Tubuh Terlalu Kurus? Ini 7 Tips Menambah Berat Badan

Memiliki tubuh yang terlalu kurus berisiko terkena penyakit osteoporosis, kekebalan tubuh rendah, dan anemia.
Ilustrasi. (Foto: Tagar Shutterstock)

Jakarta - Orang yang mengalami obesitas (kegemukan) berisiko mengalami penyakit kronis, diantaranya diabetes mellitus, penyakit jantung dan stroke. Karena itulah, menurunkan berat badan untuk mendaptkan tubuh ideal merupakan cara terbaik untuk mendapatkan kembali kualitas kesehatan. Tapi, tubuh yang terlalu kurus juga berisiko terkena penyakit yang tak kalah mengkhawatirkan, diantaranya, osteoporosis, kekebalan tubuh rendah, dan anemia.

Untuk megetahui apakah Anda sudah memilik tubuh yang ideal, atau dinyatakan terlalu kurus, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan untuk menggunakan indeks massa tubuh (IMT) dalam menghitung apakah Anda kekurangan berat badan, ideal, atau kelebihan berat badan.

Cara menghitung indeks massa tubuh adalah sebagai berikut:

Tinggi tubuh (dalam meter) x tinggi tubuh (dalam meter). Setelah itu, berat badan dibagi dengan hasil pengalian tinggi. Jika sudah mendapatkan hasilnya, kategorinya adalah sebagai berikut :

Di bawah 18,5 berarti Anda kekurangan berat badan.

Di antara 18,5–24,9 berarti Anda memiliki berat badan yang normal.

Berada di 25–29,9 berarti Anda kegemukan.

Di atas angka 30 berarti Anda mengalami obesitas.

Apabila IMT anda kurang dari 18,5 maka Anda termasuk kategori underweight / kurus dan dianjurkan untuk menambah berat badan. Tubuh kurus bisa disebabkan karena genetis / keturunan, banyak aktivitas, kekurangan asupan energi, metabolisme tubuh terlalu cepat, dan adanya masalah medis tertentu misalnya tuberkulosis, hipertiroid, dan lain-lain. Berikut tips-tips sederhana untuk menambah berat badan yang bisa dicoba.


1. Makan lebih sering

Jika Anda kurus atau memiliki berat badan yang kurang, maka biasanya Anda lebih mudah kenyang jika dibandingkan dengan mereka yang berat badannya normal. Cobalah untuk makan lebih sering misalnya lima sampai enam kali per hari. Dengan cara ini, Anda lebih mudah untuk menambah jumlah kalori tanpa perlu merasa kekenyangan.


2. Pilih jenis makanan yang kaya nutrisi

Jika ingin menambah berat badan, Anda harus lebih cermat dalam memilih makanan. Pastikan makanan yang Anda konsumsi banyak mengandung nutrisi yang dapat mendukung peningkatan berat badan, misalnya protein, lemak, karbohidrat kompleks, serta beragam vitamin dan mineral.

Makanan tinggi protein dapat meningkatkan massa otot dan menambah berat badan. Sedangkan, karbohidrat dan lemak pada makanan berfungsi untuk menambah jaringan lemak dan mencukupi kebutuhan energi.

Anda bisa mendapatkan protein dan lemak dengan mengonsumsi daging, ikan, kacang-kacangan, telur, serta tahu dan tempe. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral, Anda bisa mengonsumsi roti gandum, gandum utuh atau sereal gandum, nasi merah, serta aneka buah dan sayuran.


3. Mengonsumsi makanan berlemak sehat

Salah satu asupan nutrisi yang perlu dipenuhi untuk menggemukkan badan adalah lemak sehat atau lemak tak jenuh, seperti omega-3 dan omega-6.

Jenis lemak ini kaya akan kalori dan baik untuk memelihara kesehatan tubuh karena tidak menyebabkan penimbunan lemak di pembuluh darah atau aterosklerosis. Contoh makanan yang banyak mengandung lemak sehat adalah ikan, alpukat, telur, dan kacang-kacangan.


4. Memperbanyak minum susu

Susu dan produk olahannya, misalnya keju dan yoghurt, merupakan sumber lemak, kalori, dan protein yang baik. Tak hanya itu, susu juga banyak mengandung kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang serta gigi.

Dengan rutin minum susu atau mengonsumsi produk olahan susu, berat badan Anda bisa bertambah. Untuk menggemukkan badan, Anda dapat minum susu, baik susu sapi murni atau susu penggemuk badan, sebanyak 1 atau 2 gelas per hari.


5. Berolahraga secara rutin

Olahraga dan aktivitas fisik rutin juga berperan penting dalam menggemukkan badan. Dengan berolahraga secara rutin, terutama latihan kekuatan, berat badan akan meningkat. Tak hanya itu, olahraga juga diketahui dapat meningkatkan nafsu makan, sehingga asupan kalori dan nutrisi Anda bisa lebih tercukupi.


6. Tidak merokok

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering merokok lebih berisiko mengalami berat badan berlebih atau justru kurang. Kebiasaan kurang sehat ini juga diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Oleh karena itu, hentikan kebiasaan merokok jika Anda ingin menambah berat badan.


7. Istirahat yang cukup

Untuk meningkatkan berat badan dan menjaganya tetap ideal, Anda disarankan untuk istirahat atau tidur yang cukup setiap malamnya. Tidur yang cukup diketahui berperan dalam mendukung proses pembentukan jaringan tubuh. Waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah 7–9 jam setiap malam.

Selain dengan berbagai cara menggemukkan badan secara alami di atas, Anda juga disarankan untuk membatasi atau menghindari konsumsi makanan cepat saji, karena makanan ini tidak sehat dan rendah akan kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh. []


Baca Juga :

Cegah Osteoporosis, 5 Vitamin untuk Tulang dan Otot

7 Vitamin untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Konsumsi Vitamin C Berlebihan. Ini Resikonya

Lima Vitamin Ampuh Tingkatkan Daya Tahan Tubuh


Berita terkait
Punya Tubuh Terlalu Kurus? Waspadai Resikonya
Tubuh butuh ukuran ideal dan bobot proporsional agar kesehatan terjaga, artinya bukan kurus dan tak sehat. Tubuh yang terlalu kurus disebut sebagai cachexia/skinny.
Penyebab Ingin Makan Tanpa Merasa Lapar, Waspadai Obesitas
Pernahkah Anda merasakan, ingin makan terus tetapi tidak lapar? Apa peyebabnya ya?
Kebiasaan Tak Disadari Bisa Bikin Badan Cepat Kurus
Mungkin banyak orang tidak tahu ternyata ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat badan cepat kurus dan ramping. Ini penjelasannya.
0
Tubuh Terlalu Kurus? Ini 7 Tips Menambah Berat Badan
Memiliki tubuh yang terlalu kurus berisiko terkena penyakit osteoporosis, kekebalan tubuh rendah, dan anemia.