Berita Kasus Pembunuhan

Dalam Kitab Hukum Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), bagi seorang mengancam atau dengan sengaja melakukan pembunuhan sehingga dinyatakan perbuatan melawan hukum. Menurut hukum yang berlaku, pembunuhan dibagi tiga kategori.

Seperti membunuh dengan unsur sengaja, membunuh tanpa disengaja serta membunuh tidak sengaja. Namun hukuman yang paling terberat dalam kasus pembunuhan adalah kategori menghilangkan nyawa dengan berencana, dilakukan satu orang atau lebih dari dua orang.

Pelaku bisa dijerat dalam Pasal 340 KUHP, dikenakan hukuman 20 tahun penjara, hukuman mati atau seumur hidup. Semua ajaran agama juga ditegaskan melarang umat manusia melakukan pembunuhan. Sebab mencabut nyawa manusia bukan hak manusia, melainkan hak Tuhan.

Pembunuh Anak Mantan Ketua KPU di Nias Diburu Polisi
Polres Nias memburu pelaku pembunuhan JH, yang diketahui putra dari mantan Ketua KPU Kabupaten Nias Utara.
Ini Kata Bupati Tegal Terkait Mayat Dalam Karung
Bupati Tegal Umi Azizah mengaku prihatin dengan peristiwa pembunuhan mayat dalam karung di wilayahnya.
Pembunuhan Mayat dalam Karung, Miras dan Seks Bebas
Nur Hikmah, 16 tahun, warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tewas mengenaskan karena dibunuh lima teman mainnya.
Sidang Pembunuhan Staf UNM, Terdakwa Dibanjiri Makian
Sidang perdana kasus pembunuhan Dosen UNM dibanjiri makian dan hujatan dari keluarga korban terhadap pelaku.
Dua Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung Adalah Perempuan
Polisi akhirnya menetapkan lima tersangka pembunuhan mayat perempuan dalam karung di Tegal, mirisnya dari lima pelaku dua diantaranya adalah perempuan dan masih di bawah umur.
Video: Ditangkap, 7 Tersangka Pembunuhan Pelajar di Aceh
Tim gabungan polisi Aceh menangkap tujuh tersangka kasus pembunuhan pelajar, yang mayatnya ditemukan pada Senin, 11 Agustus 2019.
Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Serang
Pembunuhan keji satu keluarga di Kampung Gegeneng, Serang, Banten. Salah satu korban tewas bayi berusia 4 tahun.
Pembunuh Siswi SMK Tarutung Terancam Hukuman Mati
Tersangka pembunuhan Kristina boru Gultom, siswi SMK Swasta Karya Tarutung, Tapanuli Utara bisa diancam hukuman mati.
Pelajar SMA di Langkat Dibunuh, Karena Tak Bayar Utang
Pembunuhan terhadap pelajar SMA Dewantara Putra, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, karena urusan utang piutang.
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung
Polres Tegal Jawa tengah menangkap pelaku pembunuhan terhadap perempuan yang ditemukan dalam karung.
Dibunuh, Mayat Pelajar SMA di Langkat Ditemukan Membusuk
Warga di Kabupaten Langkat dihebohkan penemuan mayat yang sudah menjadi tengkorak di dalam sumur tua.
Polisi Autopsi Mayat Remaja Perempuan Dalam Karung
Kepolisian Resor (Polres) Tegal, Jawa Tengah melakukan autopsi terhadap mayat yang ditemukan dalam karung.
Video: Kisah di Balik Pembunuhan Siswi SMK Tarutung
Orang tua korban menceritakan kisah di balik pembunuhan anaknya, siswi SMK Karya Tarutung yang jasadnya ditemukan Senin, 5 Agsutus 2019.
Pembunuh Siswi SMK di Tarutung, Suka Ngintip Wanita Mandi
Tiomas, juga mengungkap kelakuan buruk tersangka, yakni suka mengintip wanita saat mandi.
Siswi SMK Tewas di Tarutung, Ayah: Hukum Mati Pelaku
Di atas rumah panggung milik pasutri itu, saat ditemui mereka bercerita banyak semasa hidup putri mereka.
Mayat Remaja Dalam Karung Gegerkan Warga Tegal
Penemuan mayat dalam karung gegerkan warga Tegal, kuat dugaan mayat tersebut adalah korban pembunuhan.
Video: Keterangan Pembunuh Siswi SMK Tarutung
Keterangan tersangka pembunuhan siswi SMK Tarutung, Jumat, 9 Agustus 2019.
RH Tersangka Pembunuh Siswi SMK di Tarutung, Suka Ganggu Ibu-ibu
RH, yang sebelumnya menjadi saksi kasus pembunuhan Kristina Gultom akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Motif Asmara, Dua Warga Bangkalan Tragis Tewas Dibunuh
Hanya karena asmara, dua warga Bangkalan bernama Seinul Arif dan Farida tewas dibunuh.
Pria Ini Dicurigai Pembunuh Siswi SMK di Tarutung
Polres Tapanuli Utara pasca penemuan jasad Kristina mengamankan dua orang saksi, yakni RH dan JH.
Pembunuh Taruna ATKP Makassar Dituntut 10 Tahun Penjara
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa, Muhammad Rusdi alias Rusdi selama 10 tahun penjara.