UNTUK INDONESIA
Makanan Sehat Bikin Perempuan Cepat Hamil
Kebanyakan perempuan yang sudah menikah pasti ingin cepat mendapatkan keturunan. Berikut, makanan yang bisa mempercepat kehamilan.
Ilustrasi Hamil. (Foto: Pixabay/Pexels)

Jakarta - Perempuan yang sudah menikah pasti ingin segera hamil. Tetapi, untuk mewujudkan mendapatkan momongan itu, ada baiknya memperhatikan jenis makanan yang cocok dikonsumsi. 

Dilansir dari Antara, makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien seimbang, kata dr Thomas Chayadi, So.OG, bisa mempercepat terjadinya kehamilan. 

Menurut dokter spesialis kandungan dari RSPI Puri Indah dan RSIA Grand Family Pantai Indah Kapuk Jakarta itu, mikronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak.

Karbohidrat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang mempengaruhi sensitivitas insulin pada individu sehat. Bagi kaum hawa yang sudah menikah dan ingin memiliki momongan, mulai mengurangi makanan yang mengandung glikemik tinggi karena berisiko mengganggu ovulasi.

Tetapi, ingat konsumsi makanan berserat tinggi berlebih (serat>22 gram per hari) juga bisa mengganggu ovulasi.

Dokter Thomas menuturkan konsumsi protein tidak mempengaruhi fungsi dari reproduksi. Selain itu, diperlukan juga untuk pembentukan sel sehingga diet protein yang seimbang dibutuhkan.

Bagi perempuan yang sudah menikah dan ingin cepat mendapatkan kehamilan dianjurkan mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti daging sapi, ikan, ayam, dan kacang-kacangan.

Namun, hal lain yang juga patut diperhatikan bagi wanita yang ingin mempunyai anak, sebaiknya tidak banyak mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh berlebih karena dapat mengganggu sel telur. 

Jadi, jangan terlalu banyak konsumsi daging merah, susu berlemak tinggi, dan makanan berminyak. Tetapi, mulai mengonsumsi alpukat, minyak olive, salmon, dan kacang-kacangan (almon, walnut, dan hazelnut), karena makanan tersebut mengandung lemak tak jenuh. 

Sementara, mikronutrien juga dibutuhkan untuk mempercepat terjadinya kehamilan yang terdiri dari asam folat, vitamin D, dan zat besi.

Kadar asam folat yang rendah dihubungkan dengan pembelah sel yang kurang baik, peningkatan kadar stres oksidatif, dan kematian sel. Hal-hal tersebut dapat mengganggu proses perkembangan sel telur.

Selain itu juga penting sekali untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat, seperti sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian dan buah beet, atau minum suplemen asam folat bila ingin hamil maupun bila sudah hamil.

Dia menuturkan vitamin D juga sangat berperan penting dalam reproduksi manusia. Kekurangan vitamin tersebut banyak dialami perempuan di Indonesia, terutama yang mengenakan hijab karena lebih sedikit terpapar sinar matahari. Pasalnya suplementasi vitamin D dibutuhkan. 

Vitamin D dapat diperoleh dengan berjemur pada sinar matahari pagi, dan makanan seperti minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, hati sapi, dan jamur kancing.

Zat Besi juga berperan penting dalam ovulasi. Pada perempuan dengan anemia defisiensi besi dan kadar ferritin yang rendah sering dijumpai pada gangguan kesuburan. Makanan mengandung zat besi, seperti daging merah, kacang-kacangan, kuning telur, dan sayur berdaun gelap atau hijau. []

Baca juga:

Berita terkait
Enam Antisipasi Ibu Hamil Tak Tertular Virus Corona
Virus corona tidak mengenal usia, bahkan ibu hamil bisa tertular penyakit tersebut. Berikut ulasannya.
Perempuan Belasan Tahun Ini Pamerkan Kehamilannya
Seorang perempuan berusia 19 tahun yang menggunggah video bersama anaknya telah memiliki 45 juta pengikut.
Risiko Medis dan Psikologis Kehamilan pada Remaja
Kehamilan di remaja pada usia 15-19 tahun jadi persoalan karena ketika hamil pada usia itu terjadi perebutan nutrisi antara si ibu dengan janin
0
Perusahaan di Jabar Pastikan Karyawan Bebas Covid-19
Pemprov Jabar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan pengawasan dan inspeksi baik sebelum dan setelah PSBB diberlakukan