UNTUK INDONESIA
Risiko Membersihkan Miss V Pakai Sabun Mandi
Kebanyakan wanita sering membersihkan vagina pakai sabun mandi. Padahal, itu bisa berisiko membuat iritasi, infeksi, dan bacterial vaginosis.
Ilustrasi perempuan cantik. (Foto: Pixabay/RondellMelling)

Jakarta - Kebanyakan wanita pasti sering membersihkan vagina atau Miss V dengan sabun mandi. Padahal, hal itu bisa berisiko pada iritasi, infeksi, hingga bacterial vaginosis. 

Vagina salah satu bagian tubuh yang memiliki banyak bakteri. Namun, bakteri tersebut berperan melindungi dan menjaga kesehatan vagina Anda. Bakteri baik itu disebut lactobacillus yang berperan penting untuk menjaga area Miss V tetap asam dan mempunyai pH rendah kurang dari 4,5. Dengan begitu organisme lain tidak akan mengganggu kesehatan vagina, sehingga terhindar dari infeksi. 

Selain itu dapat menghasilkan bakteriosin, yaitu antibiotik alami yang ampuh membunuh bakteri jenis lain yang masuk ke vagina. Bila, Anda membersihkan vagina dengan sabun mandi, tentu akan membuat bakteri-bakteri baik tersebut mati. Akibatnya, Miss V tidak memiliki pelindung untuk menghindari infeksi yang disebabkan dari bakteri jahat tersebut. 

Berikut Tagar rangkum dari berbagai sumber mengenai risiko membersihkan vagina dengan sabun mandi.

1. Membunuh Bakteri Baik

Jika Anda menggunakan sabun mandi tentu berbahaya terhadap kesehatan vagina. Itu karena kandungan antiseptik pada sabun mandi akan membunuh bakteri sehat dan merubah pH di vagina. Sehingga, Miss V akan mudah iritasi atau gatal. 

2. Infeksi dan Iritasi

Tubuh menghasilkan minyak alami yang berfungsi untuk menjaga dan melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme. Jika Anda membersihkan vagina memakai sabun mandi, justru minyak alami tersebut akan hilang sehingga mengakibatkan risiko infeksi di area kewanitaan. 

Biasanya pH yang dimiliki sabun mandi sekitar 8 alias pH basa. Bila pH vagina Anda sudah terganggu, pasti berakibat pada infeksi. Dengan kondisi demikian, tentu akan membuat bakteri jahat tumbuh di sekitar area Miss V. Apalagi aroma wangi sabun juga mampu membuat vagina menjadi iritasi dan meradang.

3. Vagina Kering

Bila vagina sering dibersihkan dengan sabun, ternyata perlahan-lahan bisa membuat Miss V tersebut menjadi kering di bagian mukosa dan bahayanya menyebabkan pembengkakan. Selain itu, Miss V yang kering karena disebabkan bahan kimia sabun tentu dapat membuat aktivitas seksual Anda terganggu. 

Vagina sesungguhnya mampu membersihkan dirinya sendiri karena pH yang dimilikinya cukup rendah, sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri jahat. Sebagai ganti sabun mandi, Anda bisa menggantinya dengan pembersih khusus area kewanitaan yang tidak memiliki kandungan pewangi dan pastikan memiliki pH yang sesuai dengan vagina. 

Selain itu, pastikan juga memiliki kandungan povidone-iodine karena terbukti mencegah jamur, parasit jahat, bakteri penyebab iritasi dan gatal pada Miss V. Namun saat Anda mencuci vagina, cukup hanya membersihkan bagian luarnya saja untuk mencegah bahaya yang ditimbulkan ke depannya. []

Baca juga:

Berita terkait
Begini Cara Tercepat Melakukan Peremajaan Vagina
Peremajaan vagina dapat meningkatkan sensasi saat bersetubuh. Namun solusi tercepatnya adalah peremajaan Miss V menggunakan teknologi laser.
Mau Vagina Tetap Kencang? Lakukan Satu dari Tiga Prosedur Ini
Perawatan vagina harus sesuai dengan prosedur tenaga ahli.
Tujuh Bahan Alami Cocok Bersihkan Miss V
Menjaga kebersihan miss v salah satu kewajiban bagi kaum hawa, bagusnya merawatnya dengan bahan alami, bukan dengan bahan yang mengandung kimia.
0
Risiko Membersihkan Miss V Pakai Sabun Mandi
Kebanyakan wanita sering membersihkan vagina pakai sabun mandi. Padahal, itu bisa berisiko membuat iritasi, infeksi, dan bacterial vaginosis.