UNTUK INDONESIA
Pallumara, Sop Kepala Ikan Kakap Khas Makassar
Jika jalan-jalan ke Kota Makassar jangan lupa mencicipi kuliner khas Makassar yakni Pallumara sop berkuah kuning.
Pallumara kepala ikan Kakap santapan nikmat khas Kota Makassar. (Foto: Tagar/Muhammad Ilham)

Makassar - Racikan hidangan berbahan daging ikan adalah salah satu kuliner khas Makassar, Sulawesi Selatan. Seperti yang tersedia di warung Mappanyukki. Warung yang berada di bilangan jalan Mappanyukki ini memiliki menu andalan, yakni Pallumara sop berkuah kuning Ikan Kakap.

Warung milik Haji Abdullah ini telah berdiri sejak 20 tahun lalu. Ia menjual berbagai hidangan dari ikan. Tetapi seiring waktu, karena sebagian besar pelanggannya hanya mencari menu Pallumara kepala Ikan Kakap, Haji Abdullah pun beralih hanya khusus menjual Pallumara kepala ikan.

Pertama saya jual itu, saya beli per ekor, kepala masih kurang. Selalu orang pesan kepala ikan saja, jadi saya jual kepala ikan saja.

Bahan kepala Ikan Kakap ini diperoleh dari perusahaan pengekspor ikan yang hanya mengirim bagian tubuh ikan lainnya secara kiloan ke luar negeri. Karena kesegaran dan kualitas bahan utamanya terjaga sesuai standar perusahaan pengeskpor ikan.

Kepala ikan Kakap Merah atau pun Kakap Putih inilah yang dimasak bersama kuah santan dan dipadu berbagai rempah lainnya, seperti sereh, daun jeruk hingga belimbing wuluh untuk memberi sensasi rasa asam yang segar.

Biasanya juga sebagai penambah rasa sedap, taburan bawang goreng dan jeruk nipis bisa ditambahkan sendiri oleh pelanggan sesuai selera. Resep turun temurun menjadi ciri khas Pallumara milik Haji Abdullah.

Pemilik warung Pallumara Mappanyukki, Haji Abdullah Daeng Abu mengatakan, dirinya pertama kali menjual Pallumara kepala Ikan Kakap ini dengan membeli ikan per ekor, namun hal itu masih kurang.

"Pertama saya jual itu, saya beli per ekor, kepala masih kurang. Selalu orang pesan kepala ikan saja, jadi saya jual kepala ikan saja," kata Haji Abdullah, Jumat 16 Oktober 2020.

Ia menyebutkan, ada dua jenis Ikan kakap yang digunakan untuk menjadi bahan dasar Pallumara tersebut. Tapi rata-rata pelanggan yang datang lebih banyak mencari kepala ikan kakap merah.

"Pelanggan selalu cari Kakap merah. Ciri khasnya ada di bumbunya. banyak yang jual, tapi ini lain rasanya. ini yang punya bumbunya sudah tidak ada (meninggal) tapi sudah ditau semua sama anggota saya (diwariskan)," ungkapnya.

Hingga kini, berbagai penggemar Pallumara kepala ikan Mappanyukki ini datang dari berbagai kalangan. Banyak diantaranya yang telah menjadi pelanggan sejak belasan tahun.

Bahkan, sebagian besar pelanggannya berasal dari luar Kota Makassar. Mereka rela menyiapkan waktunya khusus mengunjungi warung Mappanyukki demi mencicipi Pallumara kepala ikan Kakap kesukaan mereka.

"Saya sudah 15 tahun di sini, tamu-tamu saya biasa saya bawa ke sini. Bagus kalau ke sini cari Pallumara juga. Jadi saya kenal sudah lama juga. Pallu khas Makassar Pallukacci. Enak gurih, nyamanlah. Pasti tiap bulan dua kali saya ke sini," kata salah satu pelanggan, Karman.

Sejak pandemi Covid-19 yang melanda Kota Makassar, warung Mappanyukki harus mencari bahan kepala ikan untuk diolah menjadi Pallumara.

Jumlah ekspor ikan kakap yang menurun sejak masa pandemi membuat warung Mappanyukki mesti mencari ikan kakap segar dari pelelangan lainnya.

Kurangnya wisatawan dari daerah lainnya juga menjadi penyebab turunnya penikmat Pallumara kepala ini yang mengunjungi Kota Makassar. []

Berita terkait
Memulai Bisnis Kuliner Sederhana, Trik Tidak Rugi
Masa pandemi sekaligus resesi seperti sekarang diperlukan ide kreatif untuk berbisnis. Berikut trik untuk memulai bisnis kuliner sederhana.
Resep Laksa, Kuliner Khas Tangerang yang Melegenda
Bila menyambangi Kota Tangerang tak lengkap tidak mencicipi Laksa, kuliner khas dengan cita rasa otentik.
Warga Banyuwangi Buka Jajanan Kuliner Tahu Tradisional
Pasar kuliner di Banyuwangi menyuguhkan berbagai makanan kuliner tahu tradisional buatan warga setempat.
0
Video Viral: Fans Asal Indonesia Menangisi Kematian Naruto
Sebuah video berisi adegan seorang perempuan menangisi kematian karakter anime Naruto, viral di media sosial.