UNTUK INDONESIA
Cara Simpan Daging, Buah dan Sayur Agar Tahan Lama
Perubahan rutinitas selama pandemik coronavirus Covid-19 memengaruhi kebiasaan dalam berbelanja.
Ilustrasi. (Foto: Antara/Pixabay)

Jakarta - Perubahan rutinitas selama pandemik coronavirus Covid-19 memengaruhi kebiasaan dalam berbelanja. Frekuensi belanja dikurangi sehingga kita cenderung membeli bahan makanan lebih banyak untuk persediaan beberapa waktu ke depan.

Penting untuk mengetahui cara menyimpan bahan makanan, baik itu daging, sayur dan buah, yang benar agar barang belanjaan bisa bertahan lama.

Daging

Dikutip dari Antara, Sabtu, 2 Mei 2020, dokter ahli gizi klinik Cindiawaty Pudjiadi dalam acara bincang-bincang secara daring, Jumat (1/5/2020), mengatakan sebaiknya bahan-bahan belanjaan langsung dibersihkan dan dikemas untuk sekali memasak. Untuk daging, pisahkan dalam plastik vakum atau wadah kedap udara.

Apabila kita membeli daging sapi untuk lima kali memasak sebaiknya potong-potong menjadi lima porsi, kemudian pisahkan di wadah yang berbeda. Selain praktis saat akan memasak, ini juga menekan risiko terkontaminasi.

"Kalau beli banyak tidak dipisah-pisahkan, bolak-balik dikeluarkan dari freezer, risiko kontaminasi semakin tinggi," kata dr Cindiawaty.

Dia mengatakan sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin, daging tidak perlu dicuci. Kita dapat mencucinya hingga bersih saat akan diolah.

Sayur

Sementara itu, sayur yang akan dimasukkan ke dalam lemari pendingin harus dibersihkan dengan air mengalir untuk memastikan bebas dari kontaminasi. Sebelum disimpan, jangan lupa untuk ditiriskan lalu dikeringkan.

"Bungkus dengan tisu dapur, lalu simpan di kulkas," ujar dia.

Namun ada beberapa sayuran yang tidak perlu dicuci, seperti brokoli. Sebaiknya brokoli dibungkus dengan tisu dapur ketika diletakkan di dalam kulkas. Dia mengingatkan, brokoli sebaiknya harus segera dikonsumsi karena tidak tahan lama.

Tomat pun bisa disimpan di suhu ruangan, yang penting jauhkan dari sinar matahari langsung agar tak cepat layu. Jika disimpan di kulkas, tomat bisa bertahan hingga sepekan.

Khusus apel

Sama halnya dengan buah, cucilah sebelum dimasukkan ke kulkas. Khusus untuk apel, dr Cindiawaty menyarankan untuk menyiapkan wadah khusus. Apel memproduksi gas etilen, bila tidak dipisahkan dari buah dan sayur lain, proses pembusukan di kulkas berlangsung lebih cepat.

"Bungkus apel dengan kertas satu per satu, atau masukkan ke dalam kantung plastik yang dilubangi," katanya.

Bila memilih untuk menyimpan apel di suhu ruangan, buah ini bisa bertahan hingga sepekan.

Sementara pisang dan semangka lebih baik disimpan di suhu ruangan. Untuk pisang, dr Cindiawaty menyarankan agar membeli seperlunya. Jika membeli dalam jumlah banyak, lantas pisang yang dibiarkan terlalu lama akan terlalu matang dan kandungan gulanya bertambah.

"Pilih yang warnanya lebih hijau agar lebih tahan lama," ujarnya.[]

Berita terkait
5 Resep Menu Sayuran Cocok Disantap Saat Sahur
Selama berpuasa pastikan menyiapkan hidangan makanan sehat, terutama pada saat sahur. Berikut resep menu sayuran cocok disantap saat sahur.
Tips Menjaga Kesegaran Sayuran Saat Proses Memasak
Kesegaran sayuran bisa dijaga saat proses memasak, trik yang tepat perlu dilakukan untuk mempertahankan warna dari sayuran.
Hilangkan Mata Panda dengan Tiga Sayuran Ini
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mata panda, seperti kebiasaan begadang, mengonsumsi alkohol hingga kurangnya jam tidur.
0
Cara Simpan Daging, Buah dan Sayur Agar Tahan Lama
Perubahan rutinitas selama pandemik coronavirus Covid-19 memengaruhi kebiasaan dalam berbelanja.