UNTUK INDONESIA
Bejat, Orang Tua di Sulsel Cabuli Anak Kandungnya
Seorang ayah di Palopo Sulawesi Selatan tega mencabuli putri kandungnya sendiri. Begini kronologisnya
Marten saat diamankan di Mapolres Palopo. (Foto/Polisi)

Palopo - Ayah adalah sosok pemimpin dan pelindung untuk keluarga. Tapi beda halnya dengan Marten Dado alias Pong Intan, ia malah menjadi ayah yang tega merusak masa depan anak kandungnya sendiri dengan mencabulinya.

Pria berusia 32 tahun yang tercatat tinggal di jalan Tando, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulsel ini mencabuli anak kandungnya inisial IPS, 15 tahun. Marten Dado pun ditangkap oleh unit Resmob Polres Palopo di rumah orang tua angkatnya di jalan Palette Kota Palopo, Senin 16 September 2019, kemarin.

Kapolres Palopo AKBP Ardiansyah mengatakan pihaknya mengamanakan seorang pria yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berstatus dan duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Palopo, Sulsel.

Marten dilaporkan karena telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. Sehingga anggota Resmob bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Aksi bejat Marten terhadap putrinya itu terjadi pada Desember 2018 lalu. Saat itu, arah jarum jam telah menunjukkan pukul 22.00 Wita, IPS sudah terlelap tidur dalam kamarnya. Tiba-tiba saja, Marten pada malam itu masuk ke dalam kamar putrinya itu.

Tapi sebelum masuk, ia terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi rumahnya itu. Saat masuk ke dalam kamar putrinya, ia melihat putri mungilnya sedang terlelap tidur dan langsung membangunkannya. Saat putrinya terbangun, ia terlebih dahulu menjaili buah hatinya itu dengan layaknya seorang ayah dan anaknya yang sedang bercanda.

"Dia masuk ke kamar anaknya pada malam itu lalu membangunkan anaknya yang sedang tidur," tambahnya.

Tapi entah apa yang merasuki jiwa Marten, saat ia sedang menjaili (bercanda) anaknya itu, tiba-tiba membuka celananya. Melihat celana putri mungilnya itu sudah melorot, ia langsung melancarkan aksinya mencabuli IPS dengan cara memasukkan jari tangannya ke kelamin anaknya beberapa kali. Atas kejadian tersebut IPS mengalami sakit pada kelaminnya.

"Pelaku adalah orang tua kandung korban sendiri. Dan kini pelaku ini telah kita amankan di Mapolres Palopo untuk dilakukan proses hukum dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutup dia. []

Baca juga:

Berita terkait
Kuntilanak Penculik dari Bantaeng Sulawesi Bernama Anja
Menjadi cerita turun-temurun Anja sosok kuntilanak menakutkan di Banteang, Sulawesi Selatan, karena kerap menculik anak kecil selepas magrib.
Mengenal Ayurha Anjani, Dara Multitalenta Asal Sulawesi
Ayurha Anjani Sanjaya memiliki suara yang merdu dan merupakan pelatik karate. Dia baru saja menggapai gelar sarjana dengan predikat cum laude.
Dua Tahanan di Sulawesi Kabur Usai Jalani Sidang
2 tahanan kasus pencurian di Sulawesi melarikan diri usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sengkang. Hal ini dibenarkan Kepala Kejaksaan.
0
PSIM Vs Persis, Derbi Mataram Demi Gengsi dan Posisi
Derbi Mataram yang sarat gengsi dan menentukan posisi saat PSIM Yogyakarta menjamu Persis Solo di Yogyakarta, Senin 21 Oktober 2019.