UNTUK INDONESIA
Jalingkut Brebes-Tegal Ditarget Selesai 2020
Proyek Jalingkut Brebes-Tegal dipastikan berlanjut mulai bulan Desember ini. Pekerjaan ini sempat terhenti sejak 7 tahun lalu.
Seorang warga melintas di Jalingkut yang kondisinya mangkrak di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, beberapa waktu lalu. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - Setelah mangkrak tujuh tahun, proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang menghubungkan Kota Tegal dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah berlanjut. Pemerintah menargetkan proyek tersebut rampung pada 2020. 

Kepastian ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen jalan nasional Brebes-Tegal Bina Marga Wilayah 1 Jawa Tengah Yudi Harto Suseno. "Desember tahun ini akan dilanjutkan pengerjaannya," kata Yudi, Senin 2 Desember 2019.

Yudi mengungkapkan‎, pengerjaan menunggu proses lelang di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang saat ini sedang berjalan.

"Kalau proses lelang sudah selesai, akan diserahkan ke kami untuk pengerjaannya. Targetnya Desember ini dikerjakan dan selesai tahun 2020," ujarnya.

‎Sebagai informasi, proyek Jalingkut yang dikerjakan sejak 2010 dengan anggaran Rp 205 miliar terhenti pengerjaannya pada Februari 2012. Bank Dunia, salah satu pihak yang mengalokasikan bantuan dana menghentikan pendanaan dengan alasan waktu pengerjaan proyek tak sesuai dengan kontrak.

Jalingkut dari Brebes sampai Tegal insya Allah mudah-mudahan Agustus 2020 sudah jadi.

Selain pengerjaan menjadi mangkrak, penghentian proyek juga berbuntut‎ gugatan yang dilayangkan PT BRD selaku kontraktor proyek ke Badan Arbitrase Nasional (BANI) pada Mei 2013. PT BRD menggugat Bina Marga sebesar Rp 161 miliar. PT BRD menganggap molornya pengerjaan proyek karena Bina Marga terlambat mengeluarkan justifikasi teknis.

Dalam prosesnya, BANI memenangkan sebagian gugatan dan memerintahkan Bina Marga membayar kerugian Rp 26,8 miliar ke PT BRD.‎ ‎Atas putusan itu, Bina Marga kemudian mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Saat terhenti, pengerjaan proyek jalan yang dipersiapkan untuk mengurangi kepadatan di jalur pantai utara (pantura) tersebut baru mencapai 48 % dari total panjang 17,3 kilometer. Pengerjaan terhenti di ruas yang masuk wilayah Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Menurut Yudi, nantinya pengerjaan tinggal melanjutkan pengerjaan di titik yang terhenti tersebut. "Tinggal dilanjutkan saja karena pembebasan lahannya sudah semua," ujar Yudi.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono ‎juga mengungkapkan kepastian akan dilanjutkannya proyek Jalingkut. "Jalingkut dari Brebes sampai Tegal insya Allah mudah-mudahan Agustus 2020 sudah jadi," katanya.

Menurut dia, keberadaan Jalingkut dan Tol Trans Jawa yang sudah lebih dulu jadi akan menjadi‎ tantangan Pemkot Tegal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. "Karena nanti mobil pribadi hampir semua akan lewat tol, sedangkan kendaraan besar akan lewat Jalingkut," ujarnya. []

Baca juga: 

Lihat lainnya:

Berita terkait
Penusuk Wiranto asal Brebes, Dua Tahun PRT di Jakarta
Saat pulang pada Idul Fitri lalu itu, menurut Yayu, ‎Fitria juga sudah berhenti bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta.
Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Brebes Gagal Panen
Ribuan lahan pertanian di Kabupaten Brebes mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Ratusan di antaranya mengalami gagal panen.
Kereta Api Tabrak Agya di Tegal, 3 Penumpang Selamat
KA Joglosemarkerto menabrak Agya di Tegal karena petugas perlintasan kereta lupa menutup palang pintu. Beruntung tiga penumpang Agya selamat.
0
Sibuk, Wali Kota Siantar Ogah Hadiri Panggilan DPRD
Wali Kota Pematangsiantar sepertinya enggan memenuhi pemanggilan DPRD. Sebab, agenda kegiatannya cukup padat mulai dari pagi hari.