UNTUK INDONESIA
Penusuk Wiranto asal Brebes, Dua Tahun PRT di Jakarta
Saat pulang pada Idul Fitri lalu itu, menurut Yayu, ‎Fitria juga sudah berhenti bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta.
Warga mengerumuni rumah Fitria Diana, pelaku penusuk Menko Polhukam Wiranto di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 10 Oktober 2019. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Brebes - Fitria Diana, ditangkap polisi setelah melakukan penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto bersama suaminya, Syahril Alamsyah. Kerabat Fitri di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tak pernah mengetahui jika perempuan 20 tahun itu sudah menikah.

"Waktu pulang Lebaran kemarin sendirian. Tahunya belum menikah," kata bibi Fitri, Yayu 32 tahun, kepada Tagar, Kamis 10 Oktober 2019.

Yayu yang rumahnya tepat berada di depan rumah orangtua Fitria mengaku, hanya sempat mendengar Fitri meminta izin kepada orangtua akan menikah sepekan setelah keponakannya itu berangkat lagi ke Jakarta.

"‎Saya dengarnya izin menikah sama orangtuanya, ‎tapi tidak tahu menikahnya kapan," ujarnya.

Dia (Fitri) sekolah hanya sampai SD

Saat pulang pada Idul Fitri lalu itu, menurut Yayu, ‎Fitria juga sudah berhenti bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Sebelum berhenti, Fitria sudah dua tahun bekerja di rumah majikannya.

"Majikannya telpon suruh balik bekerja lagi. Tapi Pipit (panggilan Fitria) tidak mau. Padahal katanya majikannya baik," ungkapnya.

Momen Lebaran menjadi kali terakhir Yayu bertemu dan berkomunikasi dengan Fitria. Sikap dan penampilan Fitria juga sudah berubah menjadi terutup tanpa diketahui penyebabnya.

"Setelah Lebaran lost kontak. Nomor saya dan kerabat yang lain diblokir‎. Padahal sebelumnya masih sering telpon," ujarnya.

Saat nomornya diblokir, Yayu juga tak curiga jika Fitria terpapar paham radikal seperti disebut kepolisian.

"Saya mikirnya ganti nomor. Namanya di perantauan. Pas masih bisa kontak juga tidak pernah cerita apa-apa," ucapnya.

Fitria merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara. Orangtuanya, Sunarto, 60 tahun, dan Cati, 50 tahun, sehari-hari adalah buruh tani.

Ke duanya tinggal bersama adik Fitri yang berusia 13 tahun. Adapun dua kakak Fitria, seluruhnya sudah menikah dan tinggal terpisah. "Dia (Fitri) sekolah hanya sampai SD," ujar Yayu. []

Berita terkait
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penusukan Wiranto di Brebes
‎Garis polisi juga sempat terpasang untuk mencegah warga mendekat ke rumah bercat putih itu.
Foto: Rumah Penusuk Wiranto di Medan dan Brebes
Syahril Alamsyah dan Fitri Andiana, pasangan suami-istri yang berusaha membunuh Menko Polhukam Wiranto. Ini rumah mereka di Medan dan Brebes.
Penampilan Penusuk Wiranto Berubah Sejak Lebaran 2019
Penampilannya jadi berubah. Pakai pakaian tertutup, kaus kaki, dan cadar. Sebelumnya pakaiannya biasa saja.
0
Mayat Warga Solok Tersangkut di Pintu Embung
Jasad lelaki ditemukan tewas tersangkut di pintu air Embung Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.