Teror Harimau di Aceh Tamiang, BKSDA: Belum Ada Laporan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) hingga saat ini belum menerima adanya laporan kemunculan harimau di Aceh Tamiang.
Ilustrasi Harimau. (Foto: Tagar/pexels)

Aceh Tamiang - Sejak seminggu terakhir, Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dilaporkan mulai memasuki pemukiman penduduk dan seputaran objek wisata di dua Kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Bandar Pusaka dan Tamiang Hulu. 

Lokasi wisata itu yakni, Kuala Paret di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu dan Air Terjun Sangka Pane, di Desa Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka.

Tidak hanya itu, harimau juga dilaporkan telah memangsa seekor ternak milik warga di Desa Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Aceh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kamarudzaman mengatakan, pihaknya saat ini belum menerima laporan perihal kemunculan Harimau Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang itu.

"Belum ada laporan. Namun kami akan segera melakukan koordinasi dengan BKSDA wilayah III untuk segera mengkroscek ke lapangan," kata Kamarudzaman kepada Tagar melalui sambungan telepon, Senin, 5 Oktober 2020.

Seperti diketahui, Kemunculan harimau di kawasan pemukiman telah menjadi teror bagi masyarakat. Salah satu warga Desa Harum Sari, Kecamatan Tamiang Hulu, Anwar, 50 tahun, mengaku dirinya melihat seekor Harimau Sumatera berukuran sedang di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Sapa pada Kamis, 1 Oktober 2020 lalu.

Belum ada laporan. Namun kami akan segera melakukan koordinasi dengan BKSDA wilayah III untuk segera mengkroscek ke lapangan.

Ketika itu, Anwar mengaku saat hendak pulang dari memancing ikan di sungai bulutan di seputaran perkebunan kelapa sawit itu. Ia melihat harimau itu sedang berdiri tepat di sebelah sepeda motor miliknya yang sedang terparkir di bawah pohon sawit.

"Harimau itu pun segera menghindar dan pergi ketika melihat saya yang masih berada di seberang sungai. Setelah harimau pergi, saya pun segera mengambil sepeda motor saya dan pulang," katanya.

Keesokan harinya, Anwar kembali mendengar kabar dari salah seorang temannya, harimau juga terlihat di kawasan objek wisata Kuala Parit, di Desa Kaloy. harimau memperlihatkan diri kepada warga yang hendak pergi ke ladang dan mencari getah damar di hutan.

Begitu juga di sekitar wilayah Bukit Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, Anwar mengaku, jika ada salah seorang warga yang hendak pergi ke ladang juga menemukan bekas jejak telapak kaki harimau di sekitar lokasi itu arah menuju ladang mereka.

"Warga yang melihat itu, langsung mengurungkan niatnya, khawatir ketemu harimau," ujarnya.

Atas teror dari kemunculan harimau di pemukiman penduduk, Anwar berharap pihak BKSDA dapat turun ke lokasi untuk mengusir untuk mencegah harimau masuk ke kampung warga. "Agar tidak meresahkan warga. Karena sebagian warga di sana mata pencariannya dari berkebun," ujarnya. [] 

Baca juga: 

Berita terkait
Pesta Seks Swinger Bukan Hal Baru di Aceh
Yayasan Permata Aceh Peduli (YPAP) menilai pesta seks bukan hal yang baru terjadi di Aceh.
Tabrakan Beruntun di Abdya Aceh, Mobil Rusak Berat
Kecelakaan beruntun di Gampong Pantee Cermin, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh.
Avanza Tabrakan dengan Mobil Barang di Banda Aceh
Tabrakan antara mobil pengakut barang dengan mobil Avanza terjadi di Simpang Lima Banda Aceh.
0
Tips Mencegah Keriput Pada Usia Muda
Semakin cepat mencegah keriput pada kulit wajah semakin baik hasil yang Anda dapatkan sebab keriput yang dibiarkan membuat tampilan tampak tua.