UNTUK INDONESIA

Tak Percaya Adanya Covid-19, Warga Rusak Fasilitas RSUD Brebes

Video aksi brutal warga menjemput paksa jenzah pasien Covid-19 di RSUD Brebes viral di media sosial.
Aksi brutal warga saat menerobos masuk RS Brebes untuk mengambil paksa jenazah pasien positif Covid-19. (Foto: Tagar/Ist)

Brebes - Video aksi brutal warga menjemput paksa jenzah pasien Covid-19 di RSUD Brebes viral di media sosial. Warga yang diduga tidak percaya Covid ini nekat merusak fasilitas rumah sakit.

Pihak RSUD telah menerapkan SOP sebelum pasien dilakukan perawatan. Rapid test dan swab PCR sudah dilakukan, pasien ibu hamil itu menunjukkan hasil reaktif rapid dan positif swab PCR.

Video tersebut di unggah Muhammad Farid Risqi di grup Facebook Info Ketanggung & Brebes Sekitarnya (Offisial Grup). Dalam postingan tersebut dia menjelaskan kronologi penanganan pasien selama di rumah sakit hingga tragedi aksi brutal tersebut.

"Pihak RSUD telah menerapkan SOP sebelum pasien dilakukan perawatan. Rapid test dan swab PCR sudah dilakukan, pasien ibu hamil itu menunjukkan hasil reaktif rapid dan positif swab PCR," tulisnya menjelaskan upaya screening Covid-19 yang dilakukan RSUD Brebes.

Baca juga:

Nahas, beberapa saat menjalani perawatan di ruang isolasi, nyawa pasien tidak tertolong dan meninggal dunia. Pihak rumah sakit sudah berusaha menyampaikan SOP protokoler pemakaman Covid-19 pada keluarga. Tetapi pihak keluarga memaksa masuk dan merusak fasilitas rumah sakit.

"Kami sudah menyampampaikan secara langsung kepada perwakilan keluarga pasien. Jika SOP-nya memang begitu. Kita berupaya menangani pasien secara medis dan aturan yang ada. Oleh dokter pasien dinyatakan meninggal dunia. Tapi mereka malah tetap memaksa masuk dengan cara merusak dan memecah pintu kaca," tulis Muhammad Farid mengutip pernyataan Kepala Bagian Umum RSUD Brebes Wijayanto.

Usai memaksa masuk dengan merusak pintu kaca, warga membawa pulang paksa jenazah dari RSUD Brebes. Keterangan ini didapat Tagar dari komentar Agus pada Postingan Mummad Farid.

"Hari Sabtu sekira pukul 03.00 WIB: Dewi Wulandari alamat Desa Keboledan RT 24/03 usia 33 tahun meninggal dunia dengan vonis Covid-19. Dan pada pukul 08.00 WIB jenazah dibawa pulang paksa dari RUD Brebes menuju ke Desa Sawojajar Wanasari. Sekir pukul 08.30 WIB pihak RSUD di kawal Polres brebes menjemput kembali untuk dibawa ke RSUD. Pada pukul 10.05 jenazah sudah sampai di RSUD Brebes," balas Agus.

Dalam postingan Muhammad Farid, warganet Brebes ramai menyuarakan pendapatnya mengenai aksi ini. Banyak warganet yang menyesalkan aksi brutal yang berbuntut perusakan fasilitas rumah sakit.

"Ko begitu ya, ga lewat musyawarah, pak lurahnya ke RS dulu sebaiknya gimana, ko merusak fasilitas RS," ungkap Muhammad Yusro.

"Ndeso," komentar singkat Dilla AjieMumpunx.

"Donge aja sampe ngrusak fasilitas umum yah........ Angel pisan tuturanmu..," sahut Yusuf Fajar Alfarizi.

"Astaghfirullah," timpal Eny Lina. []

Berita terkait
Dampak Gempa Sesar Brebes, 23 Rumah Rusak di Kuningan
BNPB melaporkan dampak gempa Sesar Brebes, data sementara mengakibatkan 23 rumah mengalami kerusakan di Kuningan, Jawa Barat.
Apes Mudik dari Yogyakarta ke Brebes Naik Motor Curian
Pria asal Brebes, Jawa Tengah, mencuri motor milik mahasiswi di Yogyakarta dan menaikinya untuk pulang kampung. Namun, nasibnya apes.
Bank Jateng Brebes Dibobol, Mesin ATM Berisi 179 Juta Dicuri
Mesin ATM berisi uang Rp 179 juta milik Bank Jateng Capem Brebes dicuri. Hanya butuh waktu dua menit untuk bawa kabur mesin ATM.
0
Tak Percaya Adanya Covid-19, Warga Rusak Fasilitas RSUD Brebes
Video aksi brutal warga menjemput paksa jenzah pasien Covid-19 di RSUD Brebes viral di media sosial.