UNTUK INDONESIA
Berita Jimly Asshiddiqie Terpopuler

Prof. Dr Jimly Asshiddiqie S.H adalah guru besar akademi hukum tata negara. Pria ini lahir tanggal 17 April 1956, Palembang, Sumatera Selatan dan dikenal tegas dalam prinsip. Gelar S1 dan S2 ilmu hukum dia raih dari Universitas Indonesia (UI). Kemudian gelar Doktor dia raih tahun 1990 dari kampus UI dan Van Vollenhoven Institute, serta Rechts-faculteit, Universiteit Leiden, program doctor by research dalam ilmu hukum. Selama menjadi pengajar, Jimly sering diundang sebagai pembicara seminar. Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini juga gemar menulis buku dan artikel ilmiah. Ia pun sering diminta terlibat dalam penyusunan rancangan undang-undang (RUU) terkait masalah politik dan hukum.

Jimly Asshidiqie, Pakar Hukum Calon Ketua MPR
imly Asshidiqie di Palembang, Sumatera Selatan, 17 April 1956. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Jakarta.
Jimly Asshiddiqie Mau Bikin Beda DPD RI
Anggota DPD RI terpilih periode 2019- 2024 Jimly Asshiddiqie mengatakan, DPD perlu diperkuat karena belum ada prestasi yang ditorehkan.
Jimly Asshiddiqie Tanggapi Kontroversi Ceramah UAS
Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan ceramah 'salib jin kafir' itu di ruang tertutup, di masjid, intern umat Islam. Ini tanggapan Jimly Asshiddiqie.
ICMI Desak Ustaz Abdul Somad Meminta Maaf
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie meminta Ustaz Abdul Somad (UAS) segera meminta maaf dalam kontroversi 'salip jin kafir'.
Ini Empat Anggota DPD Terpilih DKI Jakarta
Untuk calon DPD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie meraih suara terbanyak dengan 644.063 suara.
Jimly Asshiddiqie, Peringkat Teratas DPD DKI
Calon DPD Jimly Asshiddiqie meraih suara terbanyak dalam rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 untuk DPD DKI Jakarta.
Jimly: Tes Baca Alquran? Ini Kan Bukan Mau Masuk Pondok Pesantren
'Tes Alquran apa kaitannya dengan pilpres? Sebaiknya tes yang diberlakukan adalah debat secara akademis antarkedua capres.'
Jimly: KY Semestinya Awasi Semua Penegak Hukum
“KY hendaknya ditambah pekerjaannya, bukan hanya mengawasi dan mengurus etika hakim, tapi juga nantinya mengawasi semua aparat penegak hukum.”
Load more ...