Berita Djoko Tjandra Aktual

Gabungan berita Djoko Tjandra, pengusaha dan buronan korupsi asal Indonesia. Pada 2009, pria kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat, 27 Agustus 1951 melarikan diri ke Papua Nugini sehari sebelum ia dijebloskan ke penjara karena perannya dalam penggelapan dana perbankan. Dia adalah tokoh utama dalam Grup Mulia yang dimulai dengan PT Mulialand, didirikan pada awal 1970-an oleh Tjandra Kusuma (Tjan Boen Hwa) dan tiga anaknya. Mulialand terlibat dalam konstruksi dan properti. Properti mewah yang dikembangkannya meliputi Hotel Mulia Senayan, Wisma Mulia, Menara Mulia, Wisma GKBI, Menara Mulia Plaza 89, Plaza Kuningan, dan apartemen Taman Anggrek

MAKI Serahkan Bukti King Maker Pejabat Hukum Kasus Djoko Tjandra
MAKI menyerahkan bukti terkait identitas rinci king maker dalam kasus Djoko Tjandra dan Pinangki Sirna Malasari ke KPK
Penjelasan Jaksa Sosialita Pinangki soal Uang 4 Juta Dolar
Jaksa Pinangki yang memiliki gaya hidup sosialita mengaku menerima uang senilai 4 juta dolar terkait kasus Djoko Tjandra.
Pengakuan Tommy Sumardi Soal Kasus Djoko Tjandra
Tommy Sumardi angkat bicara mengenai surat terbit yang berstempel Polri, setelah memberikan uang senilai USD 370 ribu.
Profil Pinangki, Jaksa Penerima Uang Djoko Tjandra
Profil jaksa Pinangki Sirna Malasari, tersangka suap pada kasus Djoko Tjandra yang mempunyai gaya hidup mewah.
Kasus Djoko Tjandra, Prasetijo Utomo Dituntut 2,5 Tahun Bui
Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo dituntut 2,5 tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan pemalsuan surat dalam kasus Djoko Tjandra.
Napoleon Jadikan Momentum Pergantian Kapolri Serang Kabareskrim
Stanislaus menduga pernyataan Napoleon Bonaparte yang menyeret nama Listyo Sigit pada kasus Djoko Tjandra lantaran momentum pergantian Kapolri.
Perekat Nusa: Pernyataan Napoleon Bawa Nama Kabareskrim Pesanan
Theo Cosner Tambunan menilai tudingan mantan Kadiv Hubinter Irjen Napoleon Bonaparte yang dialamatkan kepada Kabareskrim Listyo, pesanan.
Ditanya Skandal Djoko Tjandra Jilid II, Polisi Janji Independen
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Kombes Pol Awi Setiyono janji independen usut sakndal red notice Djoko Tjandra jilid II.
Imigrasi Mengaku Sempat Hapus Nama DPO Djoko Tjandra
Ditjen imigrasi akui ada permintaan penghapusan nama Djoko Tjandra.
Jadi Saksi Jaksa Pinangki, Terpidana Djoko Tjandra Menangis
Djoko Tjandra menangis saat memberikan keterangan sebagai saksi atas perkara yang menyeret jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Ditanya Dana Djoko Tjandra ke Atasan, Polisi: Buktinya Belum Ada
Kepolisian RI mengaku belum mendapat bukti permulaan ihwal dugaan aliran dana Irjen Napoleon Bonaparte kepada pihak yang disebut petinggi kita.
Polri: Brigjen PU Seharusnya Paham Perkap Tentang Penyidikan
semestinya Brigjen Prasetijo Utomo memahami Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang proses penyidikan tindak pidana.
Boyamin: Djoko Tjandra Korban dari Penegak Hukum Indonesia
Pimpinan MAKI Boyamin Saiman mengatakan bisa jadi Djoko Tjandra ditipu oleh penegak hukum di Indonesia dan menjadi korban.
Boyamin: Jenderal di Kasus Bank Bali, Bisa Dibui 10 Tahun
Boyamin Saiman Pimpinan MAKI memperkirakan dua jendral yang terlibat kasus Djoko Tjandra akan dijerat penjara 10 tahun.
Pimpinan MAKI: Rekonstruksi JPU Tidak 100% Persis Fakta
Koordinator MAKI menduga bahwa Napoleon meminta uang 7 miliar dalam kasus Djoko Tjandra hanyalah silat lidah dalam dunia hukum.
KPK Panggil Pimpinan MAKI Klarifikasi Gratifikasi Djoko Tjandra
Boyamin Saiman dipanggil KPK untuk dimintai klarifikasi terkait kronologi penyerahan uang 100 ribu dolar Singapura yang diterimanya.
Dakwaan Jaksa untuk Jenderal Polisi Disuap Djoko Tjandra
Dua petinggi polisi berpangkat jenderal didakwa jaksa karena menerima suap dari terpidana kasus Bank Bali Djoko Tjandra.
Tommy Sumardi Ajukan JC Terkait Kasus Suap Djoko Tjandra
Merasa berjasa dalam membongkar kasus suap Djoko Tjandra, Tommy Sumardi ingin mengajukan diri sebagai justice collaborator.
Uang Djoko Tjandra, Irjen Napoleon: Buat Petinggi Kita Ini
Irjen Napoleon Bonaparte meminta uang Djoko Tjandra dari Rp 3 miliar ke Rp 7 miliar untuk petingginya. Hal itu terungkap di persidangan.
Napoleon Bonaparte Patok Rp 7 M Hapus Red Notice Djoko Tjandra
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Napoleon Bonaparte patok Rp 7 miliar untuk hapus status DPO Djoko Tjandra.
Prasetijo Utomo Minta Jatah Uang Hapus Red Notice Djoktjan
Prasetijo Utomo disebut meminta jatah uang dalam keterlibatannya membantu menghapus nama Djoko Tjandra dari buronan Interpol.
Load more ...