Manfaat Intermittent Fasting, Diet yang Memperbolehkan Makan Apa Saja

Metode ini mengutamakan waktu makan seseorang dibanding jenis makananya, sehingga berpengaruh pada pola makan seseorang.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Diet identik dengan mengontrol jumlah kalori yang diterima tubuh dari makanan. Biasanya seseorang yang sedang menjalankan diet membatasi jenis makanan dan porsinya agar tidak melebihi target kalori yang dibutuhkan dalam sehari.

Ternyata, ada metode diet lain yang membebaskan Anda untuk makan apa pun yang diinginkan, tetapi pada jam-jam tertentu. Metode ini mengutamakan waktu makan seseorang dibanding jenis makananya, sehingga berpengaruh pada pola makan seseorang.

Intermittent fasting, begitu sebutan metode tersebut. Konsep dalam intermittent fasting adalah ‘on-off eating’ atau ada waktu untuk makan dan ada waktu untuk berhenti makan. Misalnya Anda hanya boleh makan dari pukul 12 siang hingga 5 sore, di luar jam tersebut tidak boleh makan apa pun kecuali minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Saat waktu makan berlangsung Anda diperbolehkan makan apa saja tanpa memperdulikan kalori. Walaupun setelahnya Anda tidak bisa makan lagi, tubuh tetap memiliki cadangan energi dari makanan yang Anda konsumsi. Bahkan saat tidur pun, tubuh menyimpan kalori dalam bentuk glikogen dan lemak yang membantu Anda tetap berenergi.

Butuh penyesuaian pada hari-hari pertama percobaan karena waktu tanpa menyantap apa pun lebih lama dibanding waktu makannya. Namun, jika dilakukan secara rutin tubuh akan terbiasa dengan perubahan waktu makan tersebut.

Manfaat dari penerapan intermittent fasting menurut laman Healthline, sebagai berikut.


1. Penurunan berat badan

Intermittent fasting dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan lemak perut, tanpa harus membatasi kalori.


2. Resistensi insulin

Intermittent fasting dapat mengurangi resistensi insulin, menurunkan gula darah sebesar 3–6% dan kadar insulin puasa sebesar 20–31%, yang dapat melindungi dari diabetes tipe 2.


3. Peradangan

Beberapa penelitian menunjukkan pengurangan munculnya peradangan.


4. Menjaga kesehatan jantung

Intermittent fasting dapat mengurangi kolesterol LDL, trigliserida darah, tanda inflamasi, gula darah, dan resistensi insulin (semua faktor risiko penyakit jantung).


5. Kesehatan otak

Intermiten fasting meningkatkan hormon BDNF otak dan dapat membantu pertumbuhan sel saraf baru. Ini juga dapat melindungi terhadap penyakit Alzheimer.


6. Anti-penuaan

Intermiten fasting dapat memperpanjang umur pada tikus. Studi menunjukkan bahwa tikus yang berpuasa hidup 36-83% lebih lama.

Intermittent fasting tidak disarankan bagi Anda yang menderita masalah kesehatan seperti diabetes, masalah kadar gula darah, indeks masa tubuh di bawa normal, hamil dan menyusui, dan lain-lain.

Terdapat 3 metode penerapan intermittent fasting yang dapat Anda coba, diantaranya:


1.16/8

Anda membagi waktu makan selama 8 jam dan puasa selama 16 jam dalam sehari. Misalnya waktu makan dimulai pukul 12.00 siang hingga pukul 08.00 malam. Selebihnya Anda akan berpuasa.


2. 5:2

Cara ini lebih menekankan pengurangan porsi makan yaitu 25% dari jumlah normal. Anda hanya perlu melakukan metode ini dua kali dalam seminggu dan tidak dalam waktu berturut-turut atau berdekatan.


3. Eat-Stop-Eat

Metode ini Anda memperbolehkan makan pada hari itu hingga waktu yang ditetapkan. Kemudian, Anda berpuasa selama 24 jam baru diperbolehkan makan lagi. Penerapan maksimal 2 kali dalam seminggu.

Misalnya, Anda sudah makan hingga jam 8 malam pada hari Senin maka makan lagi setelah jam 8 malam berikutnya. []

(Sekar Aqillah Indraswari)


Baca Juga







Berita terkait
Bahaya Mengintai, Inilah Efek Samping Diet Ekstrim
Berbagai macam gejala maupun penyakit dapat menyerang tubuh kita apabila melakukan diet yang ekstrim.
Diet dan Suplemen Terbaik untuk Jerawat Hormonal
Beberapa penelitian selama dekade terakhir telah mengarahkan ahli kulit untuk hubungan potensial antara diet dan jerawat.
5 Macam Buah Rendah Kalori, Cocok untuk Kamu yang Sedang Diet
Secara umum semua buah baik untuk kesehatan tapi ada beberapa buah lebih rendah kalori daripada yang lainnya.
0
Manfaat Intermittent Fasting, Diet yang Memperbolehkan Makan Apa Saja
Metode ini mengutamakan waktu makan seseorang dibanding jenis makananya, sehingga berpengaruh pada pola makan seseorang.