Lada Hitam sebagai Antiradang dan Enam Manfaat Lainnya

Lada tak sekedar bumbu dapur. Khususnya lada hitam memiliki banyak manfaat, seperti melawan kuman dan penyakit. Berikut manfaat lainnya.
Potret lada hitam atau black pepper. (Foto : Unsplash/@calumlewis)

Jakarta – Umumnya lada disebut juga merica atau sahang. Selain itu, nama latinnya ialah Piper nigrum yang merupakan sebuah tanaman yang kaya kandungan kimia. Umumnya masyarakat mengenal lada putih dan lada hitam yang sering digunakan sebagai salah satu bumbu dapur. 

Lada hitam memiliki rasa yang sedikit pahit, pedas, dan hangat. Tanaman lada adalah salah satu tumbuhan yang berkembang biak dengan biji.

Tanaman ini juga merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia dan lebih dari 80 persen hasil lada Indonesia diekspor ke luar negeri. Salah satu manfaat lada hitam yang selama ini diketahui masyarakat umum ialah menjadi bumbu dalam masakan.

Baca Juga:

Nyatanya, lada yang memiliki rasa dominan pedas ini dikenal sebagai obat-obatan tradisional sejak berabad-abad lalu. Lada hitam atau yang biasa dikenal nama black pepper merupakan buah mentah yang telah dikeringkan.

Lada hitam itu sendiri mengandung sedikit karbohidrat, kalori, vitamin A dan K, kalsium, potassium, serta antioksidan yang tinggi. Beberapa manfaat lain dari lada hitam adalah menjadi obat dari suatu penyakit tertentu seperti, sakit perut, kudis, mual, diabetes, hipertensi, malaria, dan infeksi.

Berikut beberapa manfaat lainnya dari lada hitam yang dilansir oleh Tagar dari Alodokter yang ditinjau oleh dr. Kevin Adrian.

1. Bertindak sebagai antiradang

Salah satu manfaat dari lada hitam untuk kesehatan tubuh manusia ialah sebagai zat antiradang. Hal ini disebabkan senyawa piperin yang terkandung dalam lada hitam memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan serta mengandung antioksidan yang tinggi sehingga dapat mengatasi antiradang.

2. Mampu melawan infeksi

Manfaat lada hitam selanjutnya ialah mampu melawan infeksi, dengan kata lain memiliki sifat antibakteri. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minyak dari lada hitam dapat melawan bakteri E. coli yang menjadi penyebab infeksi melalui makanan yang terkontaminasi. Selain itu, minyak lada hitam juga dapat melawan infeksi dari bakteri Staphylococcus yang menjadi penyebab bisul di permukaan kulit.

3. Meredakan gejala flu

Selain menjadi antiradang, makanan yang mengandung lada hitam juga dapat menjadi solusi sebagai pereda gejala flu. Rasa pedas yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi lada hitam bekerja sebagai dekongestan alami dan merangsang pembentukan lender untuk membersihkan saluran bernafas.

Lada HitamBlack pepper atau lada hitam biasa dijadikan sebagai bahan bumbu masakan dapur. (Foto : Unsplash/@anas_alhajj)

4. Menjaga kadar gula darah

Minyak pada lada hitam memungkinkan untuk digunakan sebagai pencegah diabetes tipe 2 yang mana kondisi kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. Pada sebuah studi mengungkapkan bahwa minyak lada hitam dapat menghambat enzim amilase dalam memecah pati menjadi glukosa. 

Manfaat ini sangat berpengaruh bagi penderita diabetes tipe 2 karena dapat membantu menjaga kadar gula darah dan menunda penyerapan glukosa. Selain itu, pada studi klinis penderita diabetes tipe 2 juga menunjukkan bahwa pemberian suplemen piperin yang terkandung dalam lada hitam, ditambah zat kurkumin dari kunyit memberi efek yang baik pada pengendalian gula darah.

5. Mengatasi kesulitan menelan pada lansia

Umumnya sejak menginjak usia lansia, manusia kerap mengalami kesulitan dalam menelan makanan, dan menimbulkan masalah yang serius seperti, pneumonia. Aroma yang dihasilkan dari minyak lada hitam dapat merangsang refleks tubuh untuk menelan makanan. Dengan cukup menghirup aroma alami yang dihasilkan oleh minyak lada hitam, sudah dapat membantu merangsang refleks otot lansia untuk menelan.

6. Mencegah radang dan infeksi lambung

Baca Juga:

Secara tradisional, lada hitam dimanfaatkan untuk mengatasi gejala gangguan lampung. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, hal tersebut dinyatakan benar bahwa ternyata lada hitam memiliki kandungan zat yang dapat melindungi lapisan dinding lambung dari efek peradangan bahkan dapat menekan pertumbuhan bakteri H. pylori yang mengakibatkan infeksi dan tukak lambung.

7. Membantu mengendalikan tumor dan kanker

Dalam penelitian lainnya, ditemukan bahwa piperin yang terkandung dalam lada hitam dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Zat piperin ini bekerja dengan cara mengurangi efek radikal bebas dan menekan peradangan sehingga pertumbuhan sel kanker dapat dihambat. Namun penelitian masih perlu dilanjutkan untuk membuktikan manfaat lada hitam dalam mencegah munculnya kanker. (Hafidjah Nuraulia S)

Berita terkait
Tujuh Manfaat Charcoal untuk Kesehatan dan Kecantikan
Charcoal atau zat arang kini banyak diolah bersama produk kecantikan dan kesehatan. Zat arang ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia.
Cegah Risiko Kanker dan Lima Manfaat Konsumsi Paprika
Papria punya banyak mafaat bagi kesehatan tubuh. Selain mencegah risiko kanker, berikut lima manfaat lain mengonsumi buah asal AS dan Meksiko ini.
5 Manfaat Baik Makanan Pedas
Berikut Tagar rangkumkan 5 manfaat baik dari makanan pedas.
0
Kemendag Teken Kerja Sama Pemberdayaan UMKM dengan Accor, BNI, dan Pemprov DKI
Kemendag kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan UMKM dengan grup perhotelan Accor, BNI & Pemprov DKI.