Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Gigi BPJS dan Swasta

Asuransi kesehatan gigi pemerintah dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).
Ilustrasi perawatan gigi (Foto:Tagar/Pexels)

Jakarta - Pilihan perawatan gigi bersifat sebagai manfaat tambahan atau rider bagi asuransi kesehatan. Dimana nasabah harus membeli terlebih dahulu asuransi kesehatan sebagai dasar, baru setelah itu Nasabah mendapatkan manfaat perawatan gigi.

Berbeda dengan asuransi gigi swasta yang memberikan lebih banyak manfaat perawatan gigi, BPJS Kesehatan memberikan pertanggungan yang sangat terbatas. Yaitu hanya mencakup perawatan dasar dan kompleks saja. Untuk pembuatan gigi palsu terdapat subsidi yang sesuai dengan peraturan pemerintah.

Asuransi kesehatan gigi pemerintah dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Asuransi kesehatan pemerintah ini bersifat wajib. Sementara asuransi kesehatan swasta ditawarkan oleh berbagai perusahaan swasta. Di antaranya adalah Prudential, Allianz, Cigna, dan masih banyak lagi.


Kelebihan dan kekurangan Asuransi BPJS Kesehatan

  • (+) Termasuk sebagai manfaat dasar. Artinya, premi yang dibayarkan sudah termasuk pertanggungan asuransi kesehatan dan gigi.
  • (-) Manfaat dasar BPJS terbatas, mencakup perawatan dasar dan kompleks. Untuk pembuatan gigi palsu* akan dikenakan biaya tambahan.
  • (-) BPJS hanya dapat digunakan di layanan medis rujukan dengan sistem klaim cashless.
  • (-) Tertanggung harus mendapat rujukan dari fasilitas medis untuk bisa mendapatkan penanganan BPJS.

Besaran subsidi yang diberikan BPJS untuk pemasangan gigi palsu

  • Biaya subsidi pemasangan 1 hingga 8 gigi palsu Rp250 ribu/ rahang.
  • Biaya subsidi pemasangan 1 rahang sekaligus atau 9 hingga 16 gigi palsu Rp500 ribu.

Biaya subsidi pemasangan 2 rahang sekaligus Rp1 juta.


Kelebihan dan kekurangan asuransi swasta:

(+) Manfaat dasar swasta lebih lengkap, yaitu perawatan dasar, kompleks, pembuatan gigi palsu. Untuk perawatan alasan estetika premi lebih mahal.

(+) Jaringan layanan kesehatan luas dengan sistem klaim cashless maupun reimbursement.

(+) Hampir semua rumah sakit menerima asuransi kesehatan swasta, sehingga prosesnya lebih sederhana.

(-) Termasuk sebagai manfaat tambahan. Artinya dikenakan biaya premi tambahan.

Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan asuransi gigi BPJS Kesehatan dan asuransi swasta. Dengan banyaknya pilihan asuransi perawatan gigi yang tersedia di Indonesia. Serta manfaat yang berbeda di setiap perusahaan, sehingga nasabah dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang telah Anda persiapkan.[]


(Fiona Renatami)

Baca Juga:

Berita terkait
Cara Membersihkan Karang Gigi dengan Baking Soda
Tak hanya untuk bahan kue, baking soda berguna untuk menjaga dan membersihkan gigi termasuk karang gigi atau plak. Ini cara membersihkannya.
4 Dampak Buruk dari Kebiasaan Menggigit Kuku
Selain memunculkan dampak buruk pada kulit dan kuku, kebiasaan ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan lain.
Cara Sederhana Menghilangkan Karang Gigi di Rumah
Ketika plak dibiarkan tidak dirawat dan tidak tersentuh, plak mulai menumpuk di gigi yang menyebabkan bakteri berbahaya menumpuk di gigi.
0
Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Gigi BPJS dan Swasta
Asuransi kesehatan gigi pemerintah dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).