UNTUK INDONESIA
Intip Indahnya Pantai Bali di Aceh Barat Daya
Kabupaten Aceh Barat Daya memiliki lokasi wisata yang siap membuat wisatawan Aceh dan mancanegara betah. Yakni Pantai Bali
Tampak ombak kecil di pantai Bali Aceh. (Foto: Tagar/Syamsu Rizal)

Aceh Barat Daya - Kabupaten Aceh Barat Daya atau disingkat Abdya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh. Ibu kota kabupaten ini bernama Blangpidie. Kabupaten Aceh Barat Daya lahir dari hasil pemekaran Kabupaten Aceh Selatan.

Kabupaten ini mengandalkan sektor pertanian dan perdagangan untuk kelangsungan perekonomian. Hal tidak terlepas dari posisinya yang sangat strategis dijalur dagang kawasan Barat Selatan Aceh, khususnya kota Blangpidie yang sejak dulu menjadi pusat perdagangan di pantai Barat Selatan Aceh.

Namun, di balik sektor pertanian dan perdagangannya yang menjadi andalan masyarakat setempat, ternyata kabupaten ini memiliki lokasi wisata yang siap membuat wisatawan Aceh dan manca negara betah berlama-lama berada di kabupaten ini.

Pantai yang menjadi primadona warga Abdya bernama Pantai Bali. Pantai ini layak dijadikan salah satu referensi untuk berlibur ketika mengunjungi Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pantai Bali

Lokasi wisata ini terletak di Desa Ladang, Kecamatan Susoh. Untuk menuju lokasi wisata ini hanya memakan waktu delapan menit jika ditempuh dengan kendaraan atau hanya berjarak sekitar satu kilometer lebih dari pusat Kota Blangpidie.

Tidak tanggung-tanggung, keindahan lokasi wisata ini layak disanding dengan pantai yang ada di Pulau Dewata. Karena itulah penikmat wisata jaman dulu menamai pantai ini dengan nama Pantai Bali.

Layaknya pantai pada umumnya, pantai ini juga nawarkan indahnya landscape pesisir yang menarik disertai dengan bulir pasir berwarna krim membentang dibawah pohon cemara yang berdiri tegak sepanjang bibir pantai. Indahnya laut biru bergelombang serasa menambah indahnya pantai ini.

Sembari bersantai di bawah pohon cemara, pegunjung juga disuguhkan oleh penampakan pulau kecil berpasir putih yang amat jelas penampakannya dari lokasi wisata ini. Pulau ini bernama Gosong.

Kreatifnya pemilik warung di lokasi ini, membuatnya menjadi tidak biasa. Pemilik warung bernama Buyung, memutar otak dan mendapat ide untuk membuat kolam ikan berukuran besar dengan jembatan beton berwarna menarik ditengahnya.

Tidak hanya itu, untuk lebih menarik minat pegunjung, kolam ini juga dijadikan tempat anak-anak bermain bebek dayung. Saat ini ada tiga bebek dayung yang bisa digunakan oleh para pegunjung.

Selain warung milik Buyung, di sepanjang bibir pantai ini juga tersedia warung yang tidak kalah menarik untuk dijadikan tempat bersantai seraya menikmati beragam menu khas yang dapat menggoyang lidah para pegunjung.

Untuk kuliner, pegunjung tidak perlu repot-repot membawa dari rumah. Warung dilokasi ini menyediakan berbagai makanan, seperti mie goreng, nasi goreng, berbagai jus, sop buah, es buah dan beragam makanan dan minuman enak lainnya.

Setiap hari, kawasan wisata ini tidak luput dari pegunjung, terutama para muda-mudi dan keluarga besar. Dilokasi ini para pegunjung kerap mengabadikan momen kebersamaan dengan camera ponsel.

Tidak hanya warga Abdya, lokasi wisata ini tidak jarang turut didatangi oleh warga luar Abdya, seperti Warga Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya dan kabupaten lain di seputaran provinsi Aceh.

Pada waktu tertentu atau seperti libur hari raya, pantai ini menjadi lokasi paling padat dikunjungi warga. Di Aceh memang sudah menjadi tradisi diwaktu-waktu seperti itu, warga kerab menghabiskan sisa waktu libur sehabis mengunjungi rumah sanak famili untuk bersantai. Lokasi wisata menjadi pilihan.  []

Baca juga:

Berita terkait
Daftar 30 Anggota DPRK Banda Aceh yang Bakal Dilantik
Daftar 30 nama calon anggota DPRK Banda Aceh hasil Pileg 2019 yang akan dilantik, diserahkan KIP Kota Banda Aceh kepada Wali Kota Aminullah Usman.
Langkah Pemerintah Banda Aceh Bebaskan Asap Rokok
Provinsi Aceh berencana membuat kota bebas asap rokok. Bagaimana langkah-langkahnya yang harus dilakukan?
Dekan FT Unsyiah Banda Aceh Polisikan Dosen
Dekan FT Unsyiah, Banda Aceh, Dr. Taufik Saidi, melaporkan seorang dosen, Dr Saiful Mahdi, ke polisi gara-gara komentarnya di grup Whatsapp.
0
Semarang-Demak Perluas Jaringan Tol Trans Jawa
Pembangunan jalan tol dan tanggul Semarang-Demak diproyeksikan dimulai pada akhir 2019 ini dan selesai tahun 2022 mendatang.