UNTUK INDONESIA
Hanya Butuh 5 Detik untuk Curi Motor di Rembang
Dua pemuda di Rembang hanya butuh waktu lima menit untuk mencuri motor. Ada 8 motor yang dicuri selama 4 bulan terakhir.
Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor di Rembang mempraktikkan cara mencuri motor di hadapan petugas kepolisian, Selasa, 4 Februari 2020. (Foto: Tagar/Rendy Teguh Wibowo)

Rembang - Pemilik kendaraan bermotor di Rembang, Jawa Tengah perlu lebih ekstra mengamankan motor miliknya. Setidaknya perlu ada kunci pengaman tambahan guna mencegah aksi pencurian sepeda motor.

Sebab, dua orang komplotan pencuri ini hanya butuh waktu lima detik untuk bisa membawa kabur motor. "Saya membawa (mencuri) motor kurang lebih cuma lima detik, paling lama tujuh sampai delapan detik," kata WY, tersangka pencurian sepeda motor di Mapolres Rembang, Selasa, 4 Februari 2020.

WY, pemuda berusia 22 tahun asal Kabupaten Pati tersebut ditangkap polisi Rembang bersama rekan malingnya, IK 24 tahun, warga Rembang. Uniknya, komplotan pencuri spesialis kendaraan roda dua ini diringkus bukan lantaran habis mencuri motor. Tapi sesaat setelah mencuri gas elipiji ukuran 3 Kg di warung di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke, Rembang.

Saya membawa (mencuri) motor kurang lebih cuma lima detik, paling lama tujuh sampai delapan detik.

Kurang dari 30 menit setelah korban melapor, Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang berhasil mengamankan WY dan IK saat sedang nongkrong di warung kopi wilayah kecamatan Sluke. 

"Kami menangkap di salah satu warung kopi di Sluke," kata Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto.

Dari penangkapan ini lah terkuat aksi pencurian yang telah dilakukan WY dan IK di Rembang. Ternyata keduanya merupakan maling motor yang pernah beraksi di delapan tempat beda. Yakni di Desa Pamotan, Desa Turus gede, Desa Pasar Banggi, Desa Kedung Rejo, Desa Waru, Desa Sumberjo dan dua desa di Kecamatan Kaliori.

"Kami kembangkan yang dilakukan pelaku tersebut. Ternyata, setelah kami kembangkan, ada delapan tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencurian kendaraan bermotor dilakukan selama ini di Rembang," terangnya.

Setiap kali beraksi, WY dan IK berbagi peran. WY menjadi eksekutor atau yang mencuri motor, sedangkan IK membantunya sebagai joki yang memboncengkan WY sekaligus pengawas situasi.

Dari tangan mereka polisi mengamankan barang bukti dua buah tabung gas elpiji 3 Kg, delapan unit sepeda motor dan kunci T yang digunakan untuk merusak kunci motor sasaran.

"Alhamdulillah semua motornya dapat, termasuk barang bukti awal gas elpiji 3 Kg. Sementara ini baru dua pelaku yang kami amankan, mudah-mudahan bisa berkembang lagi TKP-nya maupun tersangkanya," beber Dolly.

WY sendiri mengakui kejahatan yang dilakukan bersama IK. Ia mengajak IK untuk memboncengkannya ke target motor yang hendak dicuri. Tak ada target tertentu dalam mencari motor yang hendak diembat.

Jenis motor juga tidak dipedulikan. Selama ada kesempatan, mereka akan ambil motor tersebut. Tapi dari delapan aksi pencuriannya, WY dan IK biasa menggondol jenis matic dan bebek. Karenanya kunci letter T selalu dibawa WY jika berboncengan dengan IK.

"Begitu lewat depan masjid ada sepeda motor, saya lihat situasi aman langsung saya ambil," tutur dia.

WY juga mengaku delapan motor dicuri selama empat bulan terakhir. Satu sepeda motor jenis matic Honda Vario misalnya, biasa dijual dengan harga Rp 1,3 juta. "Saya dapat mulai bulan Oktober sampai Januari kemarin," ujarnya.

Hasil penjualan motor digunakan untuk bersenang-senang. Sebab WY dan IK saat ini belum berkeluarga. WY pernah berurusan dengan aparat hukum di kasus penggelapan di Kabupaten Pati. Sedangkan IK baru pertama kali berurusan dengan polisi. Keduanya saat ini dijerat pasal 363 KUHP, ancaman tujuh tahun penjara. []

Baca juga: 

Berita terkait
Ibu Muda Menangis Kepergok Curi Tas di Pasar Rembang
Ibu muda di Rembang hanya bisa menangis ketika tertangkap korban dan warga mencuri tas di pasar. Bahkan terus menangis sampai di kantor polisi.
Oknum Ojol di Sleman Curi Motor untuk Persalinan
Oknum ojol nekat mencuri motor milik teman sesama ojol di Sleman. Pelaku melakukannya untuk biaya persalinan istri yang akan melahirkan.
Kebangetan, Curi 2 Motor Milik Tetangga di Magelang
Maling ini memang keterlaluan. Ia mencuri dua motor tetangga sendiri dalam tempo 2 pekan.
0
Rintihan Ibu-ibu Tapteng yang Tak Kebagian Sembako
Diduga bantuan sembako untuk penanganan dampak Covid-2019 dari Pemkab Tapanuli Tengah tidak merata, puluhan ibu-ibu mendatangi kantor lurah.