7 Jenis Teh Herbal untuk Mengobati Sembelit, Mudah Dibuat

Teh herbal dapat dibuat dari kombinasi jamu atau campuran daun, biji, akar berbagai tanaman dan air panas.
Ilustrasi teh herbal. (Foto: Tagar/Pixabay)

Jakarta - Selama berabad-abad, orang telah menggunakan teh herbal untuk meringankan masalah pencernaan dan penelitian telah menunjukkan bahwa teh tertentu dapat membantu meredakan sembelit, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Sembelit terjadi ketika frekuensi buang air besar berkurang (kurang dari tiga kali buang air besar per minggu) dan tinja menjadi keras, kering, dan sulit dikeluarkan. Meskipun sembelit sesekali biasa terjadi, beberapa orang mengalami sembelit kronis yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Beberapa penyebab umum sembelit adalah, kurangnya asupan serat makanan, aktivitas fisik, tidak cukup minum air, minum obat tertentu dan sindrom iritasi usus (IBS) 

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan dapat membantu mengobati sembelit, dan jika ini tidak berhasil, maka bisa dibantu dengan konsumsi obat-obatan direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi sembelit, biasanya obat pencahar.

Kebanyakan ramuan pencahar mengandung antrakuinon, senyawa organik yang ditemukan di beberapa tanaman yang memiliki efek pencahar pada usus. Pencahar ini bekerja dengan memindahkan air ke usus besar dan meningkatkan gerakan peristaltik, kontraksi otot usus yang membantu memindahkan limbah tubuh melalui usus besar ke rektum.

Beberapa orang menggunakan teh herbal sebagai pengobatan rumahan untuk meredakan sembelit, karena tjuga berkhasiat kebagai pencahar.

Teh herbal dapat dibuat dari kombinasi jamu atau campuran daun, biji, akar berbagai tanaman dan air panas. Dilansir dari Boldsky, beberapa jenis teh yang biasa digunakan untuk meredakan sembelit:


1. Teh Senna

Terbuat dari daun dan polong kering dari semak Senna alexandrina, tanaman obat penting yang banyak digunakan dalam Ayurveda. Tanaman senna memiliki senyawa yang disebut glikosida yang bertindak sebagai pencahar, yang bekerja dengan cara merangsang usus untuk mengeluarkan kotoran melalui usus besar.

Cara membuat teh senna:

- Seduh 1-2 g daun senna kering dalam air panas selama 10 menit.

- Saring dalam cangkir dan tambahkan madu secukupnya.

- Jangan minum lebih dari dua cangkir per hari.


2. Teh Cascara

Cascara sagrada adalah obat pencahar terkenal yang berasal dari ekstrak kulit pohon buckthorn California. Kulit kayunya mengandung antrakuinon yang memiliki efek pencahar di usus dan merangsang usus. Ini bekerja dengan menyebabkan kontraksi otot di usus, yang membantu mengeluarkan tinja melalui usus.

Cara membuat teh cascara sagrada:

- Seduh 1 sdt serutan kulit kayu dalam dua pertiga cangkir air mendidih selama 5-10 menit.

- Saring teh sebelum diminum.

- Jangan minum terlalu banyak teh cascara.


3. Teh Peppermint

Teh peppermint dapat membantu mencegah dan mengobati sembelit. Kehadiran mentol dalam peppermint memiliki efek menenangkan yang dapat membantu merilekskan sakit perut saat mengeluarkan tinja melalui usus.

Cara membuat teh peppermint:

- Rebus secangkir air dan tambahkan segenggam daun peppermint.

- Biarkan air mendidih selama beberapa menit.

- Saring teh dan minum.


4. Teh Hijau

Teh hijau mengandung kafein, stimulan yang mempercepat buang air besar. Namun, minum terlalu banyak kafein dapat menyebabkan diare. Sebuah penelitian pada hewan tahun 2016 menunjukkan bahwa teh hijau mengandung senyawa yang disebut striktinin yang memiliki efek pencahar lebih besar dan meningkatkan pergerakan usus saat diumpankan ke tikus.

Cara membuat teh hijau:

- Seduh 1 sdt daun hijau dalam secangkir air mendidih.

- Biarkan selama beberapa menit.

- Saring teh dan minum.


5. Teh Dandelion

Teh dandelion dapat membantu mengatasi sembelit ringan. Ini dapat merangsang hati untuk menghasilkan empedu yang dapat membantu meringankan sembelit. Teh dandelion juga dapat bertindak sebagai diuretik dengan menambahkan lebih banyak air ke sistem pencernaan dan tinja, sehingga membuat tinja lunak dan lebih mudah dikeluarkan.

Cara membuat teh dandelion:

- Cuci bunga dan daun tanaman dandelion dan rendam dalam air panas selama 15-20 menit.

- Saring teh dan minum.


6. Teh Jahe

Jahe digunakan sebagai bumbu dan pengobatan rumahan untuk mengobati berbagai penyakit lambung termasuk sembelit. Minum teh jahe setelah makan dapat membantu melancarkan pencernaan dan mempercepat buang air besar.

Cara membuat teh jahe:

- Tambahkan 1-2 irisan jahe ke dalam cangkir

- Tuang air mendidih dan biarkan mendidih selama 5-10 menit

- Tambahkan madu secukupnya


7. Teh akar licorice

Akar licorice berasal dari akar tanaman licorice (Glycyrrhiza glabra). Telah lama digunakan untuk mengobati berbagai penyakit termasuk sembelit. Ia memiliki sifat anti-inflamasi dan merupakan pencahar ringan yang dapat meredakan sembelit.

Cara membuat teh licorice:

- Rebus secangkir air dan tambahkan 1 sdm akar licorice.

- Biarkan mendidih selama beberapa menit.

- Saring teh dan teguk hangat.


Teh herbal sebaiknya digunakan untuk jangka pendek, terutama bila Anda sesekali mengalami sembelit. Teh herbal tidak boleh digunakan untuk jangka panjang. Selain itu, sebelum meminum teh herbal apa pun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter  terlebih dahulu. []



Baca Juga :

12 Jenis Teh dengan Khasiat Berbeda untuk Kesehatan

10 Jenis Teh Herbal Berkhasiat Baik untuk Kesehatan

Lima Manfaat Ampas Teh untuk Tampil Cantik

Resep Es Teh Yakult

Berita terkait
8 Manfaat Teh Melati, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan
Biasanya, teh melati dibuat dengan memasukkan bunga melati ke dalam teh hijau, tapi terkadang teh hitam atau teh putih digunakan sebagai gantinya.
Waktu Terlarang untuk Minum Teh Hijau
Teh hijau sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuh.
10 Manfaat Kesehatan yang Luar Biasa dari Teh Kunyit
Teh kunyit juga bisa dikombinasikan dengan bahan lain seperti jahe, lemon, madu, dan merica untuk meningkatkan rasa dan profil nutrisi.
0
7 Jenis Teh Herbal untuk Mengobati Sembelit, Mudah Dibuat
Teh herbal dapat dibuat dari kombinasi jamu atau campuran daun, biji, akar berbagai tanaman dan air panas.