Tips Menjaga Kesehatan Mental Ibu Hamil Saat Pandemi

kesehatan mental saat pandemi penting dijaga oleh ibu hamil. Sebagai langkah ibu dan janinnya tetap sehat.
Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto: Pixabay/regina_zulauf)

Jakarta -  Selama masa pandemi, kesehatan mental penting dijaga oleh setiap orang, terutama bagi ibu hamil. Pasalnya situasi dan kondisi pandemi dapat memicu tingkat stres dan kecemasan pada ibu hamil.

Rasa khawatir bagian dari terganggunya kesehatan mental tidak baik jika terus dibiarkan oleh ibu hamil. Sejumlah cara dapat dilakukan agar kondisi mental tetap terjaga, supaya ibu dan janin yang dikandung tak terganggu kesehatannya.

Dilansir dari laman Times of India, berikut cara menjaga kesehatan mental ibu hamil selama pandemi.

1. Ikuti Protokol Kesehatan

Serupa dengan imbuan untuk masyarakat pada umumnya, protokol kesehatan bagi ibu hamil di antaranya tidak keluar rumah kecuali kondisi mendesak, memakai masker atau pelindung wajah saat keluar rumah, sering membersihkan tangan, hindari menyentuh wajah, dan menjaga jarak.

Ketika mematuhi imbauan untuk mencegah terpapar penyakit seperti di atas, ibu hamil akan merasa tenang terjaga pikirannya dari situasi pandemi.

2. Terima Sebagai Ujian

Tidak perlu berpikir secara berlebihan mengenai banyak hal yang berubah dan beradaptasi selama pandemi. Tenangkan pikiran dan mulai untuk mencoba menerima karena tak hanya Anda yang mencoba untuk beradaptasi di era normal baru.

Ada baiknya energi Anda dicurahkan kepada upaya untuk menyambut buah hati. Tetap fokus kepada pemenuhan kebutuhan Anda dan si kecil ketika pra-pasca melahirkan.

3. Kurangi Informasi Pandemi Covid-19

Meski dianjurkan untuk mengikuti perkembangan informasi mengenai pandemi Covid-19, Anda dapat meninggalkannya sejenak ketika rasa stres muncul. 

Langkah itu dilakukan agar kesehatan mental tetap terjaga. Toh, tak sedikit juga informasi terbaru soal Covid-19 yang hoaks sehingga dapat meningkatkan kecemasan.

4. Tetap Berkomunikasi

Tak sedikit orang merasa frustasi akibat tak bisa bertemu orang yang dicintai selama pandemi. Namun, cobalah untuk tetap terhubung dengan anggota keluarga atau teman dekat melalui panggilan telepon atau video. Cara itu bisa membantu Anda tetap terhubung secara emosional.

5. Buat Rutinitas

Cobalah buat rutinitas harian ketika diharuskan berada di rumah selama pandemi. Anda dapat melakukan meditasi, yoga, atau olahraga ringan lainnya. 

Ibu hamil juga dapat membaca buku tentang tata cara melahirkan atau parenting, mendengarkan podcast berkaitan kehamilan, serta melatih kesadaran sepanjang hari.

6. Ikuti Kelas Online Antenatal 

Meminimalisir pertemuan selama pandemi bukan berarti Anda harus berhenti mempelajari tentang perjalanan menjadi ibu dan melahirkan sang buah hati. Sebagai solusi, cobalah ikuti kelas online tentang antenatal. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui lebih banyak mengenai cara merawat bayi dan diri sendiri selama kehamilan berlangsung.

7. Konsultasi Psikologi Online

Nasihat seorang ahli menjadi cara terbaik menghentikan rasa khawatir secara berlebihan. Selain konsultasi dengan dokter kandungan untuk pemeriksaan antenatal, cobalah konsultasi dengan psikolog secara online agar rasa cemas bisa hilang.

Nah, itulah beberapa cara agar kesehatan mental ibu hamil bisa tetap terjaga selama pandemi. Sehingga, kondisi ibu hamil dan bayi di dalam kandungan bisa tetap sehat sampai waktu melahirkan tiba.

Baca Juga:

Berita terkait
Amankah Mencukur Rambut Kemaluan Saat Hamil?
Tak sedikit mitos bagi ibu hamil salah satunya mencukur rambut kemaluan, lantas apakah boleh hal tersebut dilakukan? Berikut penjelasannya.
Cara Mengobati Biang Keringat pada Bayi di Rumah
Biang keringat menjadi salah satu masalah yang biasa dialami anak-anak khususnya bayi. Berikut cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Cara Aman Rawat Pasien Covid-19 Isolasi di Rumah
Tidak semua pasien positif Covid-19 mendapatkan perawatan di rumah sakit. Berikut cara aman merawat pasien isolasi mandiri di rumah.
0
Biden Ingatkan Rakyat Amerika Terkait Pengorbanan Tentara
Presiden Biden beri penghormatan kepada korban perang AS dengan mengingat pengorbanan mereka untuk kebebasan Amerika