UNTUK INDONESIA
Spanduk Selamat Aceh Termiskin Sumatera Bertebaran
Sejumlah spanduk itu berisi sindiran kepada Pemerintah Aceh atas raihan yang ditoreh, khususnya soal kemiskinan.
Sejumlah spanduk bertuliskan ucapan selamat kepada pemerintah Aceh atas capaiannya menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera dipasang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar pada Jumat, 17 Januari 2020. (Foto: Tagar/Istimewa)

Banda Aceh - Sejumlah spanduk bertuliskan ucapan selamat kepada pemerintah Aceh atas capaiannya menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera mendadak viral di sejumlah media sosial provinsi tersebut.

Dalam sejumlah foto-foto yang berdar di medsos pada Jumat, 17 Januari 2020, sejumlah spanduk itu berisi sindiran kepada Pemerintah Aceh atas raihan yang ditoreh, khususnya soal kemiskinan.

Adapun tulisan-tulisan di spanduk tersebut adalah “Selamat datang di provinsi termiskin se-Sumatera". Spanduk ini dipasang di kawasan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Kemudian, ada juga spanduk lainnya bertuliskan "Selamat & Sukses Kepada Pemerintah Aceh Atas Prestasi Menjadi Juara Bertahan Sebagai Provinsi Termiskin se-Sumatera". Spanduk ini dipasang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti siapa yang memasang spanduk-spanduk tersebut dan apa tujuannya. Namun, belakangan spanduk bernada kritikan itu dikabarkan sudah dicabut oleh pihak kepolisian.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto menyebutkan, spanduk tersebut dicabut karena dipasang bukan pada tempatnya. Meskipun belum mengganggu kenyamanan pengguna jalan, petugas tetap melakukan pencabutan.

“Namun kalau sesuatu yang disampaikan di tempat umum, apabila ada yang merasa keberatan, bisa dilaporkan terkait apa maksud dari isi spanduk tersebut,” kata Trisno dalam keterangan diterima Tagar, Jumat, 17 Januari 2020.

Disebutkan Trisno, untuk spanduk yang dipasangkan di seputaran Blang Bintang telah dicabut oleh personel Polsubsektor Blang Bintang dan diserahkan kepada Sat Pol PP Aceh Besar.

“Sampai saat ini kami belum mengetahui siapa yang melakukan pemasangan spanduk tersebut. Tidak jelas siapa pemasang spanduk, karena di spanduk berwarna biru itu hanya tertulis dari Rakyat Aceh,” ujarnya.

Spanduk AcehSejumlah spanduk bertuliskan ucapan selamat kepada pemerintah Aceh atas capaiannya menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera dipasang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar pada Jumat, 17 Januari 2020. (Foto: Tagar/Istimewa)

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh merilis bahwa Tanah Rencong masih menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk miskin mencapai 810 ribu orang atau 15,01 persen. Sementara posisi kedua termiskin adalah Provinsi Bengkulu dengan angka kemiskinan mencapai 14,99 persen.

Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh di Gedung BPS setempat di Banda Aceh, Rabu, 15 Januari 2020. Angka yang dirilis tersebut merupakan data per September 2019.

Sampai saat ini kami belum mengetahui siapa yang melakukan pemasangan spanduk tersebut.

“Pada Bulan September 2019, jumlah penduduk miskin di Aceh mencapai 810 ribu orang atau 15,01 persen, artinya kita masih di posisi ke-6 seluruh Indonesia,” kata Kepala BPS Aceh, Wahyudin.

Menurut Wahyudin, meskipun Aceh menjadi provinsi termiskin di Sumatera, tetapi daerah yang dijuluki Serambi Mekkah ini masuk 10 besar provinsi dengan angka penurunan kemiskinan tertinggi di Indonesia.

Ia merincikan, apabila dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2019 yang mencapai 819 ribu orang atau 15,32 persen, maka angka kemiskinan di Aceh berkurang sebanyak 9 ribu orang.

Kemudian, lanjut Wahyudin, jika dibandingkan dengan September tahun 2018, jumlah penduduk miskin turun sebanyak 21 ribu orang atau 15.68 persen.

“Kita pada posisi penurunan tertinggi ketujuh se-Indonesia, artinya Aceh masuk 10 besar angka penurunan terbesar, tetapi provinsi lain sama-sama ingin supaya angka kemiskinan terus menurun, sehingga kita tetap berada pada posisi keenam secara keseluruhan,” katanya. []

Baca Juga: 

Berita terkait
Lewat Pukul 9 Malam, Wanita di Aceh Kena Razia
Pekan depan Pemerintah Lhokseumawe akan melakukan razia bagi wanita yang masih berkeliaran di atas pukul 21.00 WIB.
Miris, 597 Warga Abdya Aceh Alami Gangguan Jiwa
Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh mengalami peningkatan .
Konflik Manusia dengan Gajah di Aceh Terus Meningkat
Konflik gajah di Provinsi Aceh sejak lima tahun terakhir mengalami peningkatan.
0
Belasan Murid SD di Lutim Sulsel Dicabuli Gurunya
Seorang guru di Luwu Timur, Sulawesi Selatan ditangkap polisi karena mencabuli 11 muridnya.