Sambut HUT RI, Nelayan di Aceh Dilarang Melaut

Larangan melaut atau aktivitas penangkapan ikan mulai berlaku pada Minggu, 16 Agustus 2020 sore hingga Senin, 17 Agustus 2020 di Aceh.
Puluhan kapal motor milik nelayan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terlihat parkir dan tidak melaut diakibatkan besarnya gelombang laut karena cuaca buruk, Rabu 12 Agustus 2020. (Foto: Tagar/Vinda Eka Saputra).

Banda Aceh – Dalam rangka menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2020 besok, Panglima Laot Aceh menyatakan bahwa nelayan di Tanah Rencong tidak dibolehkan melaut.

Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek mengatakan, larangan melaut atau aktivitas penangkapan ikan mulai berlaku pada Minggu, 16 Agustus 2020 sore hingga Senin, 17 Agustus 2020.

“Nelayan seluruh Aceh menjadikan 17 Agustus yang merupakan hari kemerdekaan RI sebagai hari pantang laot. Hari pantang laut tersebut tidak dibolehkan pergi meulaut dan melakukan aktivitas penangkapan ikan,” kata Miftach dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2020.

Sanksinya minimal 3 hari sampai dengan 7 hari, dan semua hasil tangkapannya disita untuk lembaga panglima laot.

Baca juga:

Dia menjelaskan, apabila ada nelayan yang melanggar aturan tersebut, maka akan mendapatkan sanksi dari Panglima Laot. Sanksi dimaksud adalah berupa penyitaan kapal, boat atau perahunya selama 3 hingga 7 hari.

“Sanksinya minimal 3 hari sampai dengan 7 hari, dan semua hasil tangkapannya disita untuk lembaga panglima laot. Hal ini sudah berlaku sejak tahun 1946 pasca kemerdekaan RI,” ujar Miftach. []

Berita terkait
Pasien C-19 Aceh Sembuh 16 Orang, Positif Baru 92
Terjadi penambahan angka positif Covid-19 di Aceh sebanyak 92 kasus.
Anak Gajah di Pijay Aceh Terjerat Nilon
Seekor anak gajah Sumatera terkena jerat tali nilon di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Aceh.
BMKG: Suhu Udara di Aceh Capai 35 Derajat Celcius
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh menyebutkan suhu udara di Aceh saat ini mencapai 35 derajat celcius.
0
Kemendikbud: Pancasila Matpel Wajib SD - Perguruan Tinggi
Kemendikbudristek mengatakan Pancasila akan menjadi mata pelajaran wajib dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi dengan penerapan yang mudah.