UNTUK INDONESIA
PSM Tetap Yakin Meski Persiapan Minim di Piala AFC
PSM Makassar hanya memiliki waktu persiapan 10 hari sebelum menghadapi Lalenok United di playoff Piala AFC. Namun PSM optimistis menang.
PSM Makassar optimistis meraih hasil positif di laga pertama playoff Piala AFC melawan Lalenok United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu 22 Januari 2020. Tampak tim PSM menjalani latihan resmi sebelum menghadapi lawannya. (Foto: PSM Makassar)

Gianyar - PSM Makassar hanya memiliki waktu persiapan 10 hari sebelum menghadapi tim asal Timor Leste, Lalenok United, pada leg pertama babak playoff Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu 22 Januari 2020. Dengan persiapan minim, PSM yakin meraih hasil maksimal karena unggul pengalaman. 

Laga tak mudah bagi PSM yang lolos ke kompetisi Asia meski harus melalui playoff dengan menyandang gelar juara Piala Indonesia. Bagaimana tidak, persiapan dan fisik pemain Juku Eja belum berada pada level tertinggi. Pelatih anyar PSM Bojan Hodak hanya memiliki 10 hari untuk melakukan persiapan.

Persoalannya, waktu 10 hari itu saat para pemain baru selesai dari liburan usai liga. Artinya pemain belum sepenuhnya siap memasuki kompetisi. 

Secara fisik dan persiapan, kami belum berada pada level tertinggi. Namun kami tetap akan memberikan penampilan terbaik

Dalam situasi ini, tim sudah harus melakoni babak playoff Piala AFC. Kekhawatiran pelatih Hodak lebih karena fisik pemain yang dinilai belum siap. 

"Ini merupakan tahapan awal persiapan PSM di musim ini. Kami baru menjalani latihan selama 10 hari setelah liburan. Banyak pemain yang belum berada di level tertinggi," kata Hodak. 

"Secara fisik dan persiapan, kami belum berada pada level tertinggi. Namun kami tetap akan memberikan penampilan terbaik. Suporter tentu ingin menyaksikan yang terbaik," ujarnya. 

Menurut Hodak tim tetap memiliki keyakinan mampu meraih hasil positif di laga pertama ini. Keunggulan pengalaman bisa menjadi kekuatan tim Juku Eja untuk meladeni Lalenok United FC. 

Hanya, Hodak tetap meminta pemain waspada dan tak meremehkan lawan. Keberhasilan meraih treble selama ditangani pelatih asal Indonesia, Yantje Metmey menunjukkan bila Lalenok United FC tak bisa dipandang sebelah mata. Tim juga memiliki pemain sayap Indonesia, Iner Sontany. 

"Kami unggul dari segi pengalaman. Pemain kami lebih berpengalaman. Namun kami menaruh respek kepada tim lawan. Meski ranking negara mereka di bawah, namun tentu ada alasan tersendiri kenapa mereka bisa juara liga," ujarnya. 

PSM Sudah Siap Hadapi Lalenok United

Sementara, pemain PSM Zulkifli Syukur menuturkan bila tim sudah siap menghadapi babak playoff Piala AFC ini. Menurutnya meski persiapan tim belum maksimal dan termasuk singkat karena pemain baru berkumpul usai liburan, namun PSM tetap menargetkan kemenangan. 

"Ini adalah pertandingan perdana kami di musim baru. Tentu kami ingin memaksimalkannya untuk meraih kemenangan. Tak masalah bila pemain baru selesai liburan sehingga kami melakukan persiapan yang pendek," ujar Zulkifli. 

PSM sedikit diuntungkan karena pertandingan digelar di tempat netral saat Lalenok United FC bertindak sebagai tuan rumah. Menurut Zulkifli, suporter PSM dipastikan bakal memenuhi stadion.
 
"Bermain di Bali tentu menguntungkan bagi kami. Suporter kami sudah ada di Bali dan akan memberi dukungan. Namun kita tentu tidak menganggap remeh lawan yang bermain di luar kandang mereka," kata dia memungkasi. []

Berita terkait
Pelatih Lalenok United Waspadai Ketajaman Pemain PSM
PSM Makassar bukan lawan ringan bagi Lalenok United FC. Namun mereka optimistis meraih hasil maksimal di playoff pertama Piala AFC.
Klok Dicadangkan, Pluim Siap Perkuat PSM Makassar
Gelandang PSM Makassar Marc Anthony Klok dibangkucadangkan saat lawan Lalenok United FC di playoff Piala AFC. Sebaliknya Wiljan Pluim dimainkan.
Pelatih PSM Makassar Khawatir Kondisi Fisik Pemain
Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak khawatir dengan kondisi fisik pemain yang mengalami penurunan. Padahal tim menghadapi Lalenok United di Piala AFC.
0
Begal Sadis di Makassar Ditembak Polisi
Pelaku begal sadis yang sering melukai korbannya dalam menjalankan aksinya ditangkap Polsek Tamalanrea Makassar dan Tim Pegasus Jeneponto.