UNTUK INDONESIA

Soal Gaji, Ini Klub Liga 1 Indonesia Disanksi FIFA 3 Musim

Akibat sengketa gaji pemain, salah satu Klub Liga 1 Indonesia dijatuhi sanksi 3 musim beruntun tidak bisa berkompetisi resmi oleh FIFA.
Para pemain PSM Makassar menghadapi klub asal Myanmar dalam penyisihan grup Piala AFC tahun 2020 silam. (Foto: Tagar/Adek Berry/AFP via Getty Images)

Jakarta - Akibat sengketa gaji pemain, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan sanksi tiga musim beruntun kepada PSM Makassar. Klub Liga 1 Indonesia itu dilarang mendaftarkan pemain baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan sanksi itu, PSM Makassar terancam tidak bisa ikut berkompetisi dalam pertandingan resmi skala nasional maupun internasional. PSM Makassar dijatuhi sanksi terkait sengketa gaji dengan eks pemainnya Giancarlo Rodrigues.

Hukuman tersebut ditegaskan oleh operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam surat bernomor 024/LIB-KOM/II/2021 perihal Penegasan Implementasi Putusan FIFA terhadap Klub PSM Makassar bertanggal 15 Februari 2021.

"Surat itu sesuai petunjuk dari PSSI dan kami langsung 'follow up'," ujar Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita dikutip Antara Senin, 15 Februari 2021.

Dalam surat tersebut, berdasarkan keputusan Komite Disiplin FIFA Ref. nr. FDD-7297, 'Dispute Resolution Chamber' FIFA bernomor Ref. nr. 20-01217 dan surat PSSI bernomor 2053/UDN/836/I-2021, LIB menegaskan tiga hal terkait sanksi yang diterima PSM.

Adapun hukuman itu adalah, pertama, FIFA memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun internasional paling lama selama tiga periode pendaftaran atau sampai kewajiban klub dapat diselesaikan.

Kedua, didasarkan pada surat PSSI, LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran kepada klub PSM Makassar sampai kewajiban klub dipenuhi.

Terakhir, LIB menyampaikan tembusan surat keputusannya kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020 perihal implementasi larangan melakukan pendaftaran pemain tingkat nasional maupun internasional kepada PSM Makassar tersebut.

LIB dan PSSI sendiri menginginkan agar Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 dapat bergulir setelah Lebaran, mulai bulan Mei atau Juni 2021.

Jika kompetisi berjalan sesuai rencana dan PSM belum menunaikan kewajibannya untuk menyelesaikan tunggakan gaji Giancarlo Rodrigues, maka klub berjuluk 'Juku Eja' tersebut tidak dapat mendaftarkan satu pun pemain berkewarganegaraan Indonesia atau luar negeri.

Itu artinya, mereka terancam tidak dapat terlibat dalam Liga 1 Indonesia musim 2021.

Tentang Giancarlo Rodrigues, melalui akun media sosialnya, pesepak bola asal Brazil itu sempat mengeluhkan soal hak-haknya yang belum dilunasi oleh PSM. Pemain berpostur tubuh 1,95 meter itu direkrut PSM Makassar sejak Januari 2020.

Pria berusia 31 tahun itu angkat kaki dari PSM pada akhir tahun 2020. Saat ini, Rodrigues merumput untuk klub Sheikh Russel di Liga Bangladesh.[]

Berita terkait
Tak Ada Kompetisi, Akademi PSM Makassar Tetap Latihan
Akademi PSM Makassar tetap menggelar latihan meski tidak ada kompetisi. Latihan tetap dilaksanakan sebagai persiapan tampil di Liga 1 Elite Pro.
Pemain Akademi PSM Makassar Lolos Garuda Select III
Prestasi membanggakan dari 2 pemain Akademi PSM Makassar, Edgar Amping dan M Rafli. Mereka lolos seleksi Garuda Select III dan latihan di Inggris.
Suporter PSM Makassar Ini Kecewa Liga 1 Mundur Hingga 2021
Kompetisi Liga 1 musim 2020 diundur hingga Februari 2021. Suporter PSM Makassar merasa kecewa dengan kembali dundurnya liga sampai tahun depan.
0
Soal Gaji, Ini Klub Liga 1 Indonesia Disanksi FIFA 3 Musim
Akibat sengketa gaji pemain, salah satu Klub Liga 1 Indonesia dijatuhi sanksi 3 musim beruntun tidak bisa berkompetisi resmi oleh FIFA.