UNTUK INDONESIA
Presiden Venezuela Kecam Kudeta Bolivia
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengecam kudeta Bolivia.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro berjabat tangan dengan seorang tentara saat menghadiri upacara ulang tahun Tentara Nasional Venezuela di Caracas,Venezuela, Minggu (4/8/2019). Foto diambil tanggal 4 Agustus 2019. (Foto: Antara/REUTERS/HANDOUT)

Jakarta - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengecam kudeta terhadap sekutunya Evo Morales setelah presiden Bolivia itu meletakkan jabatannya menyusul perlawanan militer dan politik terhadap kekuasaannya selama 14 tahun, Minggu, (10/11/2019)

Pendukung Morales di Bolivia meninggalkannya setelah beberapa pekan aksi protes sengketa pemilu 20 Oktober, yang mengguncang negara Pegunungan Andes tersebut. 

Evo Morales, ikon sayap kiri sekaligus penyintas terakhir dari pink tide Amerika Latin dua dekade lalu, pada Minggu mengatakan dia mundur untuk membantu memulihkan stabilitas.

Maduro, yang pendahulunya Hugo Chaves terkadang menjadi mentor bagi Morales, meminta sekutu di seluruh dunia untuk bergerak melindungi pemimpin pribumi pertama Bolivia tersebut.

"Kami dengan tegas mengecam kudeta terhadap presiden saudara kami," cuit Maduro di Twitter. Demikian dikutip dari Antara, Senin, 11 November 2019.

Sementara posisi Maduro telah didukung dengan kembalinya pemimpin berhaluan kiri di Meksiko dan Argentina, lengsernya Morales dapat mengecilkan hati Maduro, yang tetap berkuasa pada tahun ini meskipun ada aksi oposisi yang meyakinkan pasukan bersenjata untuk bangkit melawan pemerintahannya selama enam tahun.

Pemimpin oposisi Juan Guaido pada Januari mengajukan diri untuk menduduki kursi kepresidenan sementara setelah oposisi mengecam terpilihnya kembali Maduro pada pemilu 2018, yang menurutnya sarat dengan kecurangan. 

Pada April Guaido berupaya menyemangati perlawanan militer, tapi gagal, dan sejak itu momentumnya menurun. []

Berita terkait
Pemerintah Nikaragua Kutuk Kudeta Bolivia
Pemerintah Nikaragua mengutuk aksi kudeta di Bolivia setelah Presiden Evo Morales mundur di tengah protes sengketa pemilu.
Militer Bolivia Dukung Rakyat Hadapi Pemerintah
Pasukan polisi terlihat bergabung dengan protes anti-pemerintah, akhirnya Presiden Morales meletakkan jabatannya.
Presiden Bolivia Evo Morales Mengundurkan Diri
Presiden Bolivia Evo Morales menyatakan mundur setelah militer memintanya menyerahkan jabatan.
0
Update Dampak Angin Kencang Mengamuk di Yogyakarta
Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah DIY, banyak pohon tumbang menimpa rumah dan bangunan. Sampai saat ini masih pendataan.