UNTUK INDONESIA
Martunis Ingin Ronaldo Hadiri Resepsi Pernikahan
Martunis Sarbini menginginkan ayah angkatnya Cristiano Ronaldo menghadiri resepsi pernikahannya pada Juni 2020 mendatang.
Martunis Sarbini, anak angkat bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo resmi melepas status lajangnya setelah menikahi Sri Wahyuni, seorang gadis asal Kabupaten Bireuen, Aceh. (Foto: Tagar/Instagram @@martunis_ronaldo)

Banda Aceh - Martunis Sarbini, anak angkat bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo berencana akan menggelar resepsi pernikahannya pada Juni 2020 mendatang. Namun, ia belum tahu pasti di mana lokasi acara tersebut.

“Acaranya tidak digelar saat nikah kemarin, acara resepsi bulan 6 nanti, belum tahu di mana,” kata Martunis saat dihubungi Tagar, Rabu, 1 April 2020.

Martunis belum tahu apakah Ronaldo akan datang saat resepsi pernikahannya. Menurut dia, hal ini sedang diupayakan untuk hadir oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Belum ada keputusan apakah Ronaldo datang atau tidak, karena sekarang lagi ada pengurusan untuk kedatangan dia. Pengurusan masalah acara kenegaraan di Jakarta, diundang oleh Menteri Sosial,” ujar Martunis.

Ia menjelaskan, apabila memang pemerintah Indonesia berhasil mendatangkan Ronaldo, maka kemungkinan besar resepsi pernikahannya akan digelar bersamaan dengan acara tersebut. Namun, ia belum mau merincikan di mana resepsi tersebut bakal digelar.

Belum ada keputusan apakah Ronaldo datang atau tidak, karena sekarang lagi ada pengurusan untuk kedatangan dia.

Dalam kesempatan itu, Martunis juga menjelaskan bahwa awalnya pernikahannya akan digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Namun, kondisi Tanah Rencong sedang dihadapi virus corona, keinginannya itu terpaksa dibatalkan.

“Janji awalnya di Masjid Raya, tetapi tidak bisa ada keramaian sehingga dipindah ke KUA Baiturahaman, karena itu juga permintaan keluarga di situ (KUA Baiturrahman),” tutur Martunis.

Diberitakan sebelumnya, Martunis Sarbini resmi melepas status lajangnya setelah menikahi Sri Wahyuni, seorang gadis asal Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Martunis Sarbini dan Sri Wahyuni resmi menjadi suami istri setelah mengucapkan ijab kabul dalam pernikahan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa, 31 Maret 2020 kemarin.

Baca juga: Martunis, Anak Angkat Ronaldo Resmi Menikah di Aceh

Kabar pernikahan Martunis diketahui melalui unggahan foto pada akun Instagramnya @martunis_ronaldo pada Selasa, 31 Maret 2020 malam.

Dalam postingan itu, Martunis bersyukur bisa menikahi Sri Wahyuni. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan rekannya yang telah hadir serta mendoakan kesuksesan acara tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya Sah. Terima kasih untuk keluarga dan teman-teman semua yang sudah hadir. Terima kasih untuk kalian yang sudah mendoakan kami. Terima kasih keluarga dan teman-temanku semua,” tulis Martunis di Instagram pribadinya.

Martunis adalah salah satu korban Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Ia menjadi perhatian sejumlah bintang sepak bola di Portugal karena menggunakan jersey tim nasional negara tersebut saat ditemukan selamat.

Baca juga: Anak Menikah di Aceh, Cristiano Ronaldo Tak Hadir

Karena itu pula, Ronaldo yang sempat hadir langsung ke Aceh menjadikan Martunis sebagai anak angkatnya. Bintang Juventus tersebut bahkan pernah memberi kesempatan belajar sepak bola kepada Martunis di klub Portugal, Sporting Lisbon pada 2015.

Namun, setelah itu karir Martunis mulai meredup. Setelah pulang ke Aceh pada pertengahan 2016 silam, selain latihan sepak bola, Martunis lebih banyak melakukan aktivitas sebagai selebgram hingga menjadi artis lokal Tanah Rencong.

Kini, Martunis sudah memasuki babak baru di kehidupannya. Pemuda asal Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh itu menjadi suami Sri Wahyuni, gasis asal Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh. [] 

Berita terkait
Bungkoih Kupi, Budaya Baru Aceh di Tengah Corona
Semenjak wabah virus corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia dan Aceh khususnya, warkop di Tanah Rencong ini dipaksa tutup oleh pemerintah.
TKA Cina Masuk ke Nagan Raya, Pemprov Aceh Dikritik
Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya menilai pemerintah Aceh kurang serius melakukan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Aceh.
Jawaban PLN Aceh Soal Listrik Gratis Saat Corona
Pihak PLN Aceh sejauh ini bisa menjelaskan bagaimana teknis pemberian gratis dan diskon pembayaran listrik di Aceh selama corona.
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.