Lapak Pedagang Aceh Tamiang Direlokasi saat Dibangun Parkir

Lapak pedagang di Aceh Tamiang sementara akan direlokasikan akibat adanya pembangunan parkir.
Disperindagkop, Satpol PP, PUPR, dan Anggota DPRK Aceh Tamiang meninjau lokasi pedagang yang akan direlokasi untuk pembangunan lahan parkir bertingkat, Selasa, 6 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Zulfitra)

Aceh Tamiang - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rafe'i memastikan tidak akan menggusur lapak pedagang di sekitar bekas bangunan Sekolah Dasar Negeri 3 Kualasimpang yang rencananya akan dibangun lahan parkir bertingkat dua.

"Untuk sementara mereka akan direlokasi di lokasi yang telah ditentukan, tidak jauh dari lokasi pembangunan," kata Kepala Disperindagkop Aceh Tamiang, Rafe'i saat melakukan peninjauan ke lapangan bersama anggota DPRK Aceh Tamiang, Selasa, 6 Oktober 2020.

Setelah pembangunan lahan parkir itu selesai, Rafe'i mengaku para pedagang akan dikembalikan ke lokasi yang telah disiapkan, tepatnya lantai bawah lokasi parkir itu. "Jadi akan disiapkan lose khusus bagi mereka di lantai bawah," katanya.

Untuk sementara mereka akan direlokasi di lokasi yang telah ditentukan, tidak jauh dari lokasi pembangunan.

Sementara, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, yang meninjau langsung ke lokasi mengatakan, pihak pedagang dan pemerintah sudah mendapatkan solusi terkait permasalahan itu.

"Kita sepakat bahwa pembangunan parkir bertingkat tetap berjalan sesuai perencanaan dan pedagang tetap diberikan tempat sementara," kata Fadlon.

Kesepakatan itu, kata Fadlon, setelah pihaknya melakukan diskusi kepada pihak Disperindagkop, Satpol PP, Dinas PUPR, dan rekanan untuk tidak melakukan penggusuran lapak para pedagang.

Selanjutnya, perwakilan pedagang, Juliansyah mengaku, dirinya dan para pedagang lainnya tidak lagi merasa khawatir, karena mereka sudah sama-sama mendengar solusi yang diberikan pihak Pemda dengan di mediasi oleh anggota DPRK setempat.

"Karena sudah ada lahan tempat jualan, ya kita tidak khawatir lagi digusur, sehingga dapat menghidupkan keluarga," ujarnya.

Baca juga: Lapak Jualan Digusur, Pedagang Temui Dewan di Aceh Tamiang

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pedagang di Pasar Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, Aceh tepatnya di seputaran bekas gedung Sekolah Dasar Negeri 3 Kualasimpang mendatangi dan mengadukan nasib ke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.

Mereka mengeluh akibat lapak dagangan mereka akan di gusur oleh pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan alasan lokasi itu akan dibangun gedung parkir bertingkat dua. Namun, pemerintah setempat tidak memberikan solusi atau tempat sementara untuk mereka tetap berdagang selama akan dilakukan pembangunan.

"Retribusi kami selalu dikutip. Bahkan tidak ada waktu liburnya pihak Pemda mengutip retribusi," kata salah satu pedagang, Padli, Senin, 5 Oktober 2020.

Pedagang Aceh TamiangDisperindagkop, Satpol PP, PUPR, dan Anggota DPRK Aceh Tamiang meninjau lokasi pedagang yang akan direlokasi untuk pembangunan lahan parkir bertingkat, Selasa, 6 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Zulfitra)

Padli mengaku, dirinya dan beberapa pedagang lainnya yang berjualan di bekas bangunan SD Negeri 3 Kualasimpang itu mendapatkan surat dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu agar mereka segera mengosongkan lapak dagangan.

"Tanggal 2 Oktober 2020 kami diberikan surat imbauan agar mengosongkan lapak. Dan diberikan batas waktu hingga hari ini, 5 Oktober 2020," katanya.

Namun, lanjut Padli, dalam surat itu pemerintah tidak ada memberikan tempat atau lokasi dirinya dan pedagang lain untuk berjualan sembari menunggu proses pembangunan parkir yang rencananya akan di bangun di lokasi itu.

"Kami disuruh pindah, tapi tidak diberikan tempat jualan lain. Iuran retribusi setiap harinya kami bayar. Seharusnya kami dilindungilah bukan malah menutup pencarian kami," kata Padli. [PEN]

Berita terkait
Harimau Dekati Objek Wisata di Aceh Tamiang, Warga Waspada
Warga di Aceh Tamiang diminta untuk tidak berpergian ke sejumlah objek wisata di Aceh Tamiang karena akibat adanya teror harimau.
Harimau Masuk Pemukiman Warga dan Objek Wisata di Tamiang
Harimau Sumatera bergentanyangan di sekitar pemukiman warga dan lokasi objek wisata di Aceh Tamiang. Warga diminta waspada.
Hutan Kota Aceh Tamiang Destinasi Wisata yang Terabaikan
Kondisi Hutan Kota yang terletak di Kampung Aras Sembilan Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, Aceh kian memprihatinkan.
0
Prakiraan Cuaca Jakarta, Jumat 4 Juni 2021
BMKG menyampaikan peringatan dini waspada potensi hujan disertai kilat dan petir di wilayah Jaksel, Jaktim, dan Kepulauan Seribu.