UNTUK INDONESIA
Jambore di Bantaeng, Penyuluhan KB 10 Ribu Orang
IPeKB provinsi Sulsel memilih Kabupaten Bantaeng menjadi lokasi pertama penyelenggaraan Jambore tingkat provinsi tahun 2019.
Ketua Panitia Jambore IPeKB Sulsel 2019, Syafriadi ketika diwawancarai soal event IPeKB Sulsel di Kabupaten Bantaeng.(Foto: Tagar/Fitriani Auia Rizka)

Bantaeng - Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Jambore IPeKB tingkat provinsi 2019 di Kabupaten Bantaeng. Ini untuk kali pertama penyelenggaraan jambore tingkat provinsi.

Ketua Panitia Jambore IPeKB Sulsel 2019, Syafriadi mengatakan bila sebelumnya Jambore IPeKB hanya digelar di tingkat kabupaten. Namun tahun ini untuk pertama kali digelar di tingkat provinsi. Sedangkan Kabupaten Bantaeng ditetapkan sebagai tuan rumah

"Jambore IPeKB sesungguhnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu tapi hanya tingkat kabupaten. Kali ini, jambore tingkat provinsi untuk kali pertama diselenggarakan. Dan, Kabupaten Bantaeng ditetapkan menjadi tuan rumah," tutur Syafriadi.

Jadi rencananya sehabis salat Jumat, kami melakukan penyuluhan PUP atau pendewasaan usia perkawinan kepada tidak kurang 10.000 orang. Penyuluh yang akan terjun sekitar 1000-an dan penyuluhan dilakukan secara serentak

Menurut Syafriadi, jambore yang digelar mulai Kamis 10 Oktober 2019 sampai Minggu 13 Oktober 2019 ini terasa istimewa. Pasalnya, jambore digadang-gadang memecahkan rekor. 

Kepanitiaan event tersebut telah mendaftarkan sasaran pemecahan rekor MURI. Menurut rencana sekitar 000 tenaga penyuluh bakal menggerebek alias melakukan penyuluhan kepada 10.000 orang di Kabupaten Bantaeng secara serentak.

"Jadi rencananya sehabis salat Jumat, kami melakukan penyuluhan PUP atau pendewasaan usia perkawinan kepada tidak kurang 10.000 orang. Penyuluh yang akan terjun sekitar 1000-an dan penyuluhan dilakukan secara serentak," kata dia.

Selain itu, pesertanya mencapai 2000 orang. Pasalnya jambore tidak hanya diikuti penyuluh KB di Sulsel tetapi juga dari Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Persiapan jambore, kata pria yang akrab disapa Anca, hingga kini sudah hampir rampung. 

Sementara itu, panitia lokal jambore, Thamrin menuturkan ada lima kegiatan yang bakal digelar selama empat hari pelaksanaan. Selain kegiatan penyuluhan ada juga seminar, pentas seni dan outbond.

"Kegiatan dipusatkan di Pantai Seruni dan beberapa tempat. Selain kegiatan penyuluhan serentak dengan target memecahkan rekor MURI, ada seminar Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBK) Expo, Pentas Seni, dan Outbond sekaligus penutupan kegiatan," ujar Thamrin.

"Pada seminar nanti akan jadi pemateri adalah Kepala BKKBN Pusat Hasto, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng Ilham Azikin dan Ketua IPeKB Indonesia Triyana," sebut dia.

Selain itu, dia juga menyebutkan tugas panitia Lokal pada kegiatan jambore adalah penyediaan fasilitas selama bertandang di Bantaeng.

"Tugas kami sebagai panitia lokal adalah menyediakan tempat bagi peserta untuk 1700an lebih. Ketersediaan air, sudah kita koordinasi dengan PDAM lengkap dengan alamat peserta agar tidak kesusahan air," kata dia. []

Baca juga:

Berita terkait
Jambore Penyuluh KB Provinsi di Bantaeng Pecahkan Rekor
Jambore Penyuluhan LKeluarga Berencana tingkat Provinsi Sulawesi Selatan digelar di Kota Bantaeng. Jambore diikuti tidak kurang 2000 peserta.
5 Tips Penting Saat Belanja di Pasar Lambocca Bantaeng
Pasar Lambocca merupakan pasar yang terletak di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Berikut tips untuk berbelanja di sini.
Residivis Bantaeng Diciduk Polisi Setelah Lama Kabur
Seorang residivis pencuri kendaraan bermotor di kota Bantaeng dibekuk polisi setelah lama kabur
0
Pengurus: Mathl'aul Anwar Tak Ajarkan Radikalisme
Mathl'aul Anwar berkomitmen untuk pengembangan pendidikan, dakwah, serta bidang sosial, dan tidak pernah mengajarkan paham radikalisme