Wapres: Industri Asuransi Syariah Tingkatkan Nilai Halal

Industri asuransi syariah nasional juga harus terus mempersiapkan diri, lebih kompetitif, dan lebih efisien dan mampu bersaing.
Wakil Presiden Ma\'ruf Amin. (Foto: Sekretariat Wapres)

Jakarta - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, mengatakan industri asuransi syariah memiliki kesempatan untuk meningkatkan rantai nilai halal atau halal value chain.

"Asuransi syariah memiliki kesempatan berperan lebih besar dalam halal value chain, baik melalui industri produk halal maupun industri keuangan syariah," kata Wapres dikutip Antara, Minggu, 15 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, pemerintah akan terus mendukung upaya pengembangan industri keuangan syariah nasional sebagai upaya untuk menjadikan Indonesia pusat industri keuangan syariah dunia.

Industri asuransi di Indonesia, lanjut Ma'aruf Amin, menghadapi tantangan ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) yang bertujuan untuk menghilangkan pembatasan perdagangan jasa di antara negara-negara ASEAN.

"Dalam waktu dekat, industri asuransi syariah juga akan menghadapi tantangan keterbukaan pasar regional melalui ASEAN Framework Agreement on Services yang akan dimulai pada 1 Januari 2025," katanya.

Dengan mulai berlakunya AFAS tersebut, maka industri asuransi syariah di Indonesia akan semakin kompetitif untuk memimpin pasar asuransi di tingkat nasional dan regional.

"Persaingan usaha asuransi syariah di dalam negeri akan semakin kompetitif seiring masuknya pesaing perusahaan asuransi dari negara-negara ASEAN," ujarnya.


Asuransi syariah memiliki kesempatan berperan lebih besar dalam halal value chain, baik melalui industri produk halal maupun industri keuangan syariah.


Namun demikian, kondisi tersebut bisa menjadi peluang bagi industri asuransi syariah untuk memperluas pasar ke negara-negara ASEAN.

Industri asuransi syariah nasional juga harus terus mempersiapkan diri, lebih kompetitif, dan lebih efisien sehingga mampu bersaing di dalam negeri serta memimpin pasar asuransi syariah di tingkat regional. []

Baca Juga: Maruf Amin Jelaskan 3 Kebijakan Pemerintah Tangani Corona

Berita terkait
Pengamat Soroti Kinerja Maruf Amin Selama Dampingi Jokowi
Fernando Emas menyarankan Maruf Amin mundur dari jabatannya sebagai Wakil Presiden atau Wapres Indonesia.
Wapres Maruf Amin Bantah Wakaf Uang Dirampok Pemerintah
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan tidak ada niat Pemerintah untuk mengambil dana wakaf atas Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).
Wakil Presiden Maruf Amin: Tak Ada Dua Matahari
Wakil Presiden RI Maruf Amin ogah disebut dirinya hanya pelengkap kepemimpinan Presiden Jokowi setelah genap setahun usai dilantik.
0
Wapres: Industri Asuransi Syariah Tingkatkan Nilai Halal
Industri asuransi syariah nasional juga harus terus mempersiapkan diri, lebih kompetitif, dan lebih efisien dan mampu bersaing.