UNTUK INDONESIA
Wanita Penakluk Selancar Angin Sulsel
Rika Riawan Sahba M Ali, seorang atlet Selancar Angin asal Sulwesi Selatan, selait atlet dia juga seorang anggota TNI AD.
Serka Rika Riawan Sahba M Ali. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Menjadi seorang wanita, kerap kali dianggap lemah dan rapuh. Tapi beda halnya dengan Rika Riawan Sahba M Ali. Ibu rumah tangga (IRT) ini mempunyai segudang prestasi dan kini sukses menjadi atlet Selancar Angin di Sulwesi Selatan (Sulsel).

Selain menjadi ibu rumah tangga, wanita kelahiran Sungguminasa, 13 Februari 1995 ini juga merupakan anggota TNI AD aktif yang bertugas di Den Intel Kodam XIV Hasanuddin. Saat ini Rika sapaan akrabnya, menjabat sebagai Ba Denintel Kodam XIV Hasanuddin.

Sukses menekuni hoby tanpa meninggalkan tugas negara, dilakukan Rika dengan penuh kerja keras. Tak jarang ia harus meninggalkan keluarga untuk menjalani aktivitas sebagai atlet maupun menjalankan tugas negara sebagai anggota TNI.

Serka rika RiawanSerka (K) Rika Riawan Sahba M Ali. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

"Terkadang harus meninggalkan keluarga karena tugas dinas sebagai Anggota TNI dan Atlit Selancar Angin. Saya selalu berusaha menjadi yang terbaik," ungkap Rika, Sabtu 7 September 2019.

Menjadi atlet, bukanlah hal yang mudah. Rika harus bekerja keras dan proses yang panjang. Rika menekuni hoby olahraga ini sejak berusia 14 tahun silam. Saat itu ia masih duduk di Sekolah Tingkat Pertama (SMP). Olahraga ini ia tekuni dibawa bimbingan sang pelatih, Fadly Faisal.

Karena berlatih dengan tekun, pada tahun 2009 lalu, Rika sudah mendapat panggilan pertama untuk mengikuti pertandingan pertama di Surabaya, Jawa Timur. Tapi kala itu, Rika belum mampu meraih atau membawa pulang medali karena Sulsel hanya berada di posisi ke empat di Class Mistral One Design.

"Di tahun 2009, saya sudah dipanggil untuk wakili Sulsel. Tapi keberuntungan belum berpihak sehingga belum mampu meraih medali karena juara empat," tambahnya.

Kegagalan ini tak lantas membuat anak pertama dari empat bersaudara pasangan suami istri Iwan M. Ali dan Bahriah BP ini untuk patah semangat. Bahkan ini menjadi motivasi untuk lebih baik.

Tahun 2012 Rika mengikuti event olahraga bergengsi di Indonesia, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Bengkalis RIAU. Belajar dari pengalaman sebelumnya dan dukungan dari keluarga, Rika mampu menyumbangkan medali EMAS di Class Big Techno Women untuk Sulawesi Selatan.

“Ini membuat saya semakin bersemangat untuk tetap berprestasi di cabang selancar angin," tutur Rika.

Setelah PON 2012, Rika bergabung dalam Pelatnas Prima (Pusat Latihan Nasional) di Jakarta untuk menuju Sea Games 2014 di Myanmar. Sebelum menuju ke Sea Games Myanmar, Rika terlebih dahulu mengikuti beberapa Event Internasional sebagai ajang uji coba.

"Di ajang Pra Sea Games Myanmar, kami mendapatkan Medali PERAK untuk Indonesia dan mengalahkan tim dari Tuan Rumah dan berbagai Negara Asia Tenggara lainnya," ungkapnya.

Rika dan Tim Pelatnas kembali ke Indonesia untuk melaksanakan Latihan terpusat di Jakarta. Namun belakangan tim Pelatnas Selancar Angin mendapat kabar dari Tuan Rumah Myanmar bahwa North pertandingan diubah.

"Ini membuat tim kami merubah formasi yang semula. Kami akhirnya memutuskan untuk kembali ke Sulsel. Meski kecewa, kami tetap berlatih dan semakin tertantang untuk mengikuti kejuaraan Internasional lainnya selain Sea Games," tambah istri Sertu Ami Yudha Aristo itu.

Tahun 2015 Rika kembali mendapat panggilan untuk mengikuti kejuaraan World Champions Bintan 2015. Saat itu Rika berada di posisi 4 dengan melawan beberapa negara luar seperti India, Flipihina dan lain-lain. Saat ini Serda (K) Rika sedang melaksanakan latihan untuk persiapan Olimpiade Militer Dunia ke VII Tahun 2019 di Wuhan China Cabor Sailing.

Selancar Angin merupakan olahraga air yang dihasilkan dari perpaduan dua olahraga ekstrim lainnya seperti Surfing dan perahu layar. Karena perpaduan olahraga tadi, maka peralatan yang digunakan selain papan seluncur, juga menggunakan layar dari kain tarpal berbahan sintensis.

Olahraga selancar angin semakin berkembang dan mendunia hingga ke bagian Indonesia Timur, yaitu Sulawesi Selatan. Salah satu atlet selancar angin asal Sulawesi Selatan yaitu Serda Rika Riawan Sahba M. Ali.

Wanita berumur 22 tahun ini adalah salah satu atlet perempuan yang dimiliki Sulawesi Selatan bahkan menjadi salah satu atlet peraih medali Emas PON 2012 termuda di Sulawesi Selatan.

Prestasi yang diraih oleh Serda (K) Rika ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kodam XIV Hasanuddin, terutama di Den Intel.

Danden Intel Kodam XIV Hasanuddin, Letkol Arm M. Faozan menyebut prestasi ini menjadi motivasi bagi semua anggota TNI untuk meningkatkan pengabdian. Baik pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai anggota TNI maupun kegiatan lain yang dapat mengharumkan nama bangsa.

"Kami tentu sangat bangga memiliki anggota yang juga salah satu atlet terbaik yang dimiliki Sulawesi Selatan. Bahkan menjadi salah satu atlet peraih medali Emas PON 2012 termuda di Sulawesi Selatan. Ini adalah prestasi yang luar biasa," ungkap Letkol Arm M. Faozan.

Prestasi Serda (K) Rika Riawan Sahba M. Ali Diantaranya :

1. Pra PON 2011 Balongan meraih medali Perunggu.

2. Kejurnas Layar 2011 Jakarta meraih medali Perunggu .

3. PON 2012 RIAU meraih medali Emas.

4. Pra Sea Games Myanmar 2013 di Myanmar meraih medali Perak.

5. Windsurfing Champions Di Thailand.

6. Singapore Open Di Singapore.

7. Windsurfing Champinship di Malaysia.

8. World Champions Bintan menjadi Top 4.

9. Pra PON 2015 di Balongan meraih medali Perak.

10. Piagam Penghargaan Kasad Tahun 2017. []

Baca juga:

Berita terkait
Spesialis Pencuri di Rumah Sakit Makassar Ditangkap
Seorang wanita tomboy ditangkap polisi di Makassar karena sering melakukan pencurian di berbagai kantor dan rumah sakit di kota Makassar
Pasar Karuwisi Makassar Terbakar, 11 Rumah Hangus
Kebakaran hebat menimpa pasar tradisional Karuwisi Makassar, menyebabkan 11 rumah hangus terbakar.
Ganja 1,2 Kg Asal Medan Gagal Beredar di Makassar
BNN Sulsel bekerjasama Bea Cukai kota Makassar berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja sebanyak 1,2 kilogram
0
Tiga Kuliner Indonesia Favorit Orang Asing
Tiga masakan favorit tersebut adalah sate ayam, nasi goreng kampung, gado-gado, dan kerupuk udang.