Tips Menghadapi Gempa Bumi Saat Mengemudi

Ketika seseorang mengemudi dan terjadi gempa, maka akan dirasakan sentakan tiba-tiba.
Ilustrasi mengemudikan mobil. (Foto:

Jakarta - Bencana alam memang sesuatu yang terjadi di luar kendali manusia, sebut saja gempa bumi yang baru-baru terjadi di Majane, Sulawesi Barat pada Jumat 15 Januari 2021 kemarin.

Saat gempa bumi melanda maka kepanikan terjadi di sekitar tempat kejadian. Ini pun berlaku pada saat seseorang berada di dalam mobil dan sedang mengemudi. Kadang hal ini menjadi masalah yang tidak terpikirkan oleh kebanyakan orang.

Ketika seseorang mengemudi dan terjadi gempa, maka akan dirasakan sentakan tiba-tiba. Jika guncangan cukup kuat, mungkin juga bisa membuat kendaraan keluar jalur dan mengalami guncangan. Bahkan, gempa yang cukup keras mampu membuat retakan pada badan jalan.

Gempa bumi biasanya tidak berlangsung lama, guncangan kuat dan hebat terjadi di 10-30 detik pertama. Meskipun bisa saja ada gempa susulan yang lebih kuat secara berkala untuk beberapa waktu setelahnya.

Gempa SulbarSebuah mobil dan bangunan rusak akibat gempa bumi, di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Petugas BPBD SUlawesi Barat masih mendata jumlah kerusakan dan korban akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 tersebut. (Foto: Antara/Akbar Tado)

Menurut Federal Emergency Management Agency yang dilaporkan Los Angeles Magazine jika terjadi gempa saat mengemudi maka harus segera berhenti dan menepi ke bahu jalan secepat mungkin. Hindari untuk berhenti di bawah pohon, jembatan penyebrangan, dan bangunan, atau hal yang dapat menimpa.

Jika sedang dalam jembatan penyebrangan maka lanjutkan mengemui ke depan sampai ditemukan jalan yang kokoh. Kemudian, mematikan mobil dan gunakan rem parkir. Tutupi kepala dengan lengan. Tunggulah hingga guncangan mereda, ini akan berakhir dalam waktu beberapa menit.

Jika sudah berhenti, mengemudilah dengan hati-hati. Bisa juga melihat media sosial atau laman berita yang biasanya akan langsung diposting atau disiarkan setelah gempa tersebut, agar mengetahui kemungkinan terjadi di daerah sekitar gempa.

Gempa susulan memang tidak bisa diprediksi, jadi jangan berlama-lama untuk sampai ke tujuan. Namun, tetaplah bersiap untuk berhenti ketika terjadi guncangan besar kembali.

Antisipasi juga untuk lampu lalu lintas yang mungkin akan padam ketika terjadi gempa. Jika bertemu persimpangan berhati-hati untuk melihat kendaraan yang lewat dan berhenti dengan benar. Waspadai selalu kerusakan jalan dan bangunan runtuh yang terjadi.

Hanya pengemudi yang mengetahui kapan waktunya keluar dan tetap di dalam mobil. Ketika terlihat aman bisa untuk keluar dan jangan sekali-kali memutuskan berhenti di tengah jalan karena potensi bahaya masih banyak. []

(Christine Sheptiany)

Berita terkait
Tips Kulit Wajah Glowing dan Awet Muda dengan Acai Berry
Mengutip informasi dari berbagai sumber, berikut Tagar rangkumkan 3 manfaat buah acai berry bagi kesehatan kulit wajah.
8 Tips Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Insomnia
Mengutip informasi dari berbagai sumber, berikut Tagar rangkumkan 8 pengobatan rumahan untuk mengatasi insomnia.
16 Tips Turunkan Berat Badan untuk Remaja
Mengutip informasi dari berbagai sumber, berikut Tagar rangkumkan 16 tips menurunkan berat badan yang sehat untuk remaja.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.