UNTUK INDONESIA
Berita Puisi Terdepan

Menyajikan berita/artikel tentang puisi, yaitu karya sastra dari penyair dalam menyampaikan pesan melalui diksi dan pola tertulis.

Penyair menggunakan bahasa untuk menambah kualitas estetis pada makna semantis (pembelajaran tentang makna). Mengandung pengulangan, meter (ukuran kuantitas berirama), dan rima (persajakan).

Dalam puisi juga biasa disisipkan majas (gaya bahasa) yang membuat puisi itu semakin indah. Kiasan tersebut salah satunya adalah sarkasme yakni sindiran langsung dengan kasar.

Sejarah Hari Puisi Nasional dan Pujangga Chairil Anwar
Tidak diketahui siapa pencetusnya, tanggal 28 April setiap tahunnya, Hari Puisi Nasional diperingati di media sosial demi mengenang Chairil Anwar.
Perjalanan Hidup Sang Penyair Chairil Anwar
28 April diperingati sebagai Hari Puisi Nasional dan mengenang wafatnya penyair terkemuka Chairil Anwar.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Jawa: Bila Kutitipkan
Bila Kutitipkan, satu judul puisi karya Kiai Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus. Berikut ini terjemahannya dalam bahasa Jawa.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Madura: Bila Kutitipkan
Puisi Gus Mus berjudul apa yang Anda favoritkan? Ini puisi Gus Mus berjudul Bila Kutitipkan beserta terjemahan dalam bahasa Madura.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Bugis: Bila Kutitipkan
Kiai Ahmad Mustofa Bisri akrab disapa Gus Mus dengan puisinya yang merasuk ke dalam jiwa, Bila Kutitipkan. Ini terjemahannya dalam bahasa Bugis.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Batak: Bila Kutitipkan
Kiai kharismatik Mustofa Bisri akrab disapa Gus Mus dengan puisinya yang indah, berjudul Bila Kutitipkan. Ini terjemahannya dalam bahasa Batak.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Minang: Bila Kutitipkan
Gus Mus seorang penyair dengan puisi-puisi yang indah. Satu di antaranya berjudul Bila Kutitipkan. Ini terjemahannya dalam bahasa Minang.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Sunda: Bila Kutitipkan
Gus Mus seorang kiai, penyair dengan bahasa universal yang jernih. Berikut puisinya berjudul Bila Kutitipkan dalam bahasa Sunda.
Puisi Gus Mus dalam Bahasa Aceh: Bila Kutitipkan
Satu di antara puisi Gus Mus yang fenomenal adalah Bila Kutitipkan. Ini terjemahan puisi tersebut dalam bahasa Aceh.
Kumpulan Puisi Fenomenal Sapardi Djoko Damono
Berikut Tagar rangkumkan sepuluh puisi fenomenal dari Sapardi Djoko Damono.
Bicara Seni Peran Bersama Jose Rizal Manua
Jose Rizal Manua merupakan sosok seniman yang setia mengabdi pada salah satu seni yakni, teater
Benjamin Giroux, Autis yang Luluhkan Hati Setiap Orang
Benjamin awalnya tidak terlalu pandai menunjukkan emosinya.
Kasus Puisi Sukmawati SP3, Polri: Tidak Ditemukan Perbuatan Melawan Hukum
Kasus puisi Sukmawati SP3, Polri: tidak ditemukan perbuatan melawan hukum. Penyidik sudah mendengar empat ahli termasuk ahli sastra.
Rachmawati Sebut Kasus Puisi Sukmawati Lebih Serius dari Kasus Ahok
Ia menilai kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati lebih serius dari kasus yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Ibunya Dituding Melecehkan Islam Melalui Puisi, Ini Respons Paundrakarna
Sukmawati Soekarnoputri, ibunya, dituding menghina Islam melalui puisi 'Ibu Indonesia', ini tanggapan Paundrakarna, putra sulung Sukma yang seorang seniman.
Video, Iring-iringan Demonstran Sukmawati di Bareskrim Polri Pekikkan 'Allahuakbar'
Usai salat Jumat di Masjid Istiqlal iring-iringan demonstran berjalan menuju kantor Bareskrim Polri. Mereka meneriakkan yel-yel 'Allahuakbar'.
Tiada Maaf untuk Sukmawati, Alumni 212 Tuntut Ia Segera Ditersangkakan dan Ditahan
Aksi bela Islam hari ini menuntut Polri segera memproses laporan yang sudah ada, segera menetapkan Sukmawati Soekarnoputri sebagai tersangka sekaligus menahannya
Pelaporan Puisi Sukmawati, Pesan: Jangan Berekspresi Terkait Agama Kalau tak Ingin Dipidanakan
Pelaporan puisi Sukmawati dinilai memberikan pesan negatif dimana publik sebaiknya tidak berekspresi terkait agama, jika tidak ingin dipersekusi atau dipidanakan.
Sukmawati Cium Tangan Ketua MUI, Akankah Mengakhiri Kontroversi Puisi?
Dua kali Sukmawati Soekarnoputri mencium tangan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin.
Kontroversi Puisi Sukmawati, Menteri Agama Meminta Umat Islam tidak Terpancing
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta umat Islam tidak terpancing dengan puisi Sukmawati Soekarnoputri berjudul 'Ibu Indonesia'.
Kontroversi Puisi Sukmawati, Ini Kata Ulama Karismatik Gus Mus dan Buya Syafii
Dua ulama karismatik, Gus Mus dan Buya Syafii menanggapi puisi 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri yang sedang menjadi kontroversi.
Load more ...