Berita Gerakan 212 Terpopuler

Menayangkan berita Gerakan 212, yaitu aksi bela Islam III yang terjadi pada 2 Desember 2016 di Jakarta.

Tujuan dari gerakan ini adalah untuk menonaktifkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akibat kasus dugaan penistaan agama.
Kegiatan dikenal sebagai Aksi Damai 2 Desember.
Aksi dilakukan di halaman Monumen Nasional (Monas) dihadiri sekitar 200 ribu hingga jutaan massa. Mereka mamadati areal Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kegiatan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut Syarat-syarat untuk Menjadi Anggota FPI, Minat?
Jika ingin menjadi FPI, Anda harus memenuhi 3 syarat berikut.
Infografis: Monas Sebelum dan Sesudah Fenomena 212
Seiring berjalannya waktu, Monas bukan saja untuk berwisata, Monas juga dipakai untuk unjuk rasa di antaranya oleh kelompok 212. Ini sejarah Monas.
Irfianda Abidin, Tokoh Gerakan 212 Sumbar Meninggal Dunia
Tokoh gerakan 212 dari Sumatera Barat, Irfianda Abidin meninggal dunia.
Alasan Polri Tak Izinkan Reuni 212 di Monas Tahun ini
Polri tidak akan memberikan izin keramaian acara Reuni 212 di Monas yang akan digelar pada 2 Desember 2020. Ini alasannya.
Begini Permintaan Maaf PA 212 kepada Pihak yang Terganggu
Ketua Persaudaran Alumni (PA) 212 Slamet Maarif meminta maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu atas penyambutan Rizieq Shihab.
3 Fakta Penting di Penyambutan Pentolan FPI Rizieq Shihab
Massa FPI menyambut pimpinan mereka, Rizieq Shihab setelah sekian lama tidak bertemu. Ada tiga kejadian yang menjadi sorotan publik.
Mujahid 212 Tolak Ahok Pimpin Ibu Kota Baru
Mujahid 212 mempertentangkan gagasan Presiden Jokowi yang menginginkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Negara.
GNPF Ulama Sumbar Tak Ikut Aksi 212 di Jakarta
GNPF Ulama Sumatera Barat mengklaim tidak mengirimkan anggota untuk mengikuti aksi 212 di Jakarta.
PA 212 Minta Tuduhan Reuni Rugikan Publik Dibuktikan
Ketua PA 212 Jawa Barat Nonof Hanafi, mengaku geram dengan adanya pihak-pihak yang menganggap helatan akbar Reuni 212 merugikan kepentingan publik.
Agenda Terselubung Reuni Akbar PA 212
Peneliti Indo Barometer Asep Saepudin menyebut ada agenda terselubung di reuni 212, Senin 2 Desember 2019. Yakni menolak Ahok dan menekan Jokowi
Reuni 212 Dihadiri Sosok si Buta dari Gua Hantu
Gelaran Reuni 212 dihadiri seorang peserta yang mengenakan kostum superhero asli Indonesia, si Buta dari Gua Hantu.
Massa Reuni 212 Berdatangan, Parkir di Bahu Jalan
Hingga kini, pihak kepolisian maupun Dinas Perhubungan belum memutuskan untuk memberlakukan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas.
Peserta Aksi Bubarkan Diri, Arus Lalu Lintas Lancar
Mereka berangsur-angsur membubarkan diri meninggalkan Masjid Istiqlal pulang ke rumahnya masing-masing.
Demo Mujahid 212 Melibatkan Anak-anak
Selain bersama orang tua dan pendampingnya, ada pula anak-anak yang hadir bersama teman-temannya.
Doa Al Khaththath dan Seruan Jokowi Mundur
Aksi Mujahid 212 menyerukan Presiden Jokowi untuk mundur dari kursi Presiden RI. Menurut mereka hal tersebut adalah harapan rakyat banyak.
KPAI: Anak Sekolah Jangan Terprovokasi Aksi Mujahid 212
KPAI tidak ingin pelajar terprovokasi narasi jihad dalam ajakan demonstrasi seperti Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI di Jakarta, 28 September 2019.
Peserta Aksi Mujahid 212 Minta Presiden Jokowi Mundur
Aksi Mujahid 212 di Patung Kuda, Monas, Jakarta meminta agar Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden dan tidak dilantik.
Kapitra Sebut Jokowi Alumnus 212, Prabowo Bukan
Kapitra Ampera menyebut Presiden Joko Widodo adalah alumnus 212, sedangkan Prabowo Subianto bukan.
Kapitra Ampera: Siapa yang Hina Pemimpinnya, Allah Akan Hinakan Dia
Kapitra Ampera mantan pengacara Rizieq Shihab mengungkap yang terjadi dalam reuni 212, ceramah politik dan menghina Presiden.
Niko Meninggal Usai Menghadiri Reuni 212, Anies Baswedan Berikan Bantuan
Niko wafat dalam usia 53 tahun usai menghadiri kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, Minggu siang (2/12) sekitar pukul 11.10 WIB.
Reuni 212 Lancar, Bukti Rezim Jokowi Pro Islam
Reuni 212 lancar, bukti rezim Jokowi pro Islam, kata Peneliti Intelijen Ridlwan Habib.
Load more ...