UNTUK INDONESIA
3 Fakta Penting di Penyambutan Pentolan FPI Rizieq Shihab
Massa FPI menyambut pimpinan mereka, Rizieq Shihab setelah sekian lama tidak bertemu. Ada tiga kejadian yang menjadi sorotan publik.
Rizieq Shihab. (Tagar/Facebook)

Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) menyambut kedatangan pemimpin mereka, Rizieq Shihab, setelah tiga tahun berada di Arab, pada Selasa, 10 Novmeber 2020.

Sebelumnya, Habib berkali-kali dikabarkan akan pulang ke tanah air. Namun hal itu baru dapat terlaksana tepat saat peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 di Indonesia.Berikut ini adalah tiga hal-hal besar yang terjadi dalam situasi penantian kepulangan Habib Rizieq di Jakarta Barat.

1. Lansia meninggal

Sebuah kejadian tragis telah terjadi di antara kerumunan massa yang hendak menyambut kedatangan Habib Rizieq. Seorang pria ditemukan tewas dalam kerumunan.

Pria lansia tersebut ditemukan pada Selasa pagi, 10 November 2020, di antara massa di kawasan Slipi dengan hanya beralaskan koran, dan ditutup oleh bendera hitam berlafadz kalimat tauhid milik FPI.

Pria berusia 74 tahun itu diketahui bernama Sotong.Jenazah tersebut kemudian diperiksa oleh Kanit Reskrim Palmerah AKP Haryanto. Diduga meninggal karena serangan jantung. "Masih kami dalami penyebabnya," ujar Hariyanto. Tim identifikasi lalu mengambil data jenazah warga Bogor, Jawa Barat itu di Jembatan Layang Slipi.

Pemeriksaan jenazah Sotong sempat memicu perhatian massa di lokasi tersebut.Petugas kepolisian kemudian menutupnya dengan kantong jenazah dan membawanya dengan ambulans menuju rumah sakit menjalani otopsi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pria lanjut usia ini adalah seorang penjual ikan yang datang ke Jakarta untuk menyambut kedatangan Habieb Rizieq Shihab.

Dia juga membawa gerobak dagangannya ketika berada di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat

2. Dilarang menyalakan petasan

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru meminta agar para anggota Front Pembela Islam (FPI) yang hendak menyambut kedatangan pimpinan mereka untuk tidak menyulut petasan.

"Sebentar lagi Imam besar hadir, jadi tolong dibuka jalan, laskar dibantu pengamanan jangan ada yang menyalakan petasan biar beliau bisa lewat dengan aman dan nyaman tanpa terganggu," kata Audie di Jakarta pada hari Selasa, 10 Oktober 2020.

Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki memohon kepada anggota FPI agar senantiasa melaksanakan ketertiban, dan membuka jalan bagi para pengendara yang melintas dari Jalan Letjen S Parman menuju ke arah Pejompongan.

"Saya minta tolong kepada saudara saya untuk jaga ketertiban. Mari kita sama-sama jaga keamanan, agar jalan yg dilalui imam besar supaya lancar," kata Dadang. Permintaan itu dipatuhi massa yang berkumpul di sekitar Jalan Letjen S Parman sebelum kembali menyanyikan shalawat.

3. Krumunan melanggar perjanjian dan sebabkan macet

Namun ketika Rizieq Shihab tampak melintas di kawasan S Parman pada pukul 12.25 WIB dan memperoleh sambutan massa yang menyulut petasan, meluncurkan flare gun, dan menabuh alat-alat musik. Kerumunan massa ini menimbulkan hambatan lalu lintas di Jalan S Parman menuju Jalan Gatot Subroto. Selepas Habib Rizieq melintas, barulah massa FPI membubarkan diri sehingga lalu lintas kembali ramai lancar pada pukul 13.00 WIB.

Kendaraan dari Jalan Palmerah Utara yang hendak melintasi Jalan KS Tubun dialihkan ke Jalan Letjen S Parman. Kemudian kendaraan yang datang dari Jalan Gatot Subroto menuju ke Jalan Letjen S Parman terlihat ramai lancar. 

Kendati demikian, Polisi tetap melakukan rekayasa arus lalu lintas, dengan menutup Jalan KS Tubun untuk kendaraan umum.

Kendaraan yang diizinkan masuk hanya ambulans dan kendaraan umum yang akan menuju rumah sakit atau warga yang tinggal di kawasan tersebut. Pembatasan lalu lintas ini bersifat situasional dan akan dinormalkan kembali setelah kondusif. []

Baca juga:

Berita terkait
Denny Siregar: Rizieq Shihab Pulang, Negara Enggak Ada Wibawa
Rizieq Shihab pulang, negara gagap, gak ada wibawa, saya takut, apa kelak Indonesia akan seperti Afghanistan saat dikuasai Taliban? Denny Siregar.
Pernusa Harap Rizieq Buka Lembaran Baru, Tak Buat Hati Panas
Norman Hadinegoro menilai kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) dari Arab Saudi bukanlah suatu ancaman serius.
Satgas ke Massa Rizieq Shihab: Kerumunan Sulit Bisa Jaga Jarak
Rizieq Shihab telah kembali ke Indonesia. Ia disambut ribuan massanya. Satgas sebut kerumunan sulit bisa jaga jarak.
0
Jerinx Mencium Kaki Ibunya, Ada Apa?
Jerinx SID bersimpuh lutut mencium sang ibu ketika hendak mengajukan pledoi di Pengadilan Negeri.