UNTUK INDONESIA
Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota
Sunda Empire Aceh mengaku memiliki ratusan anggota.
Pengurus Sunda Empire Aceh saat menggelar pertemuan di Keude Geudong, Kecamatan Samudra, Aceh Utara, Aceh. (Foto: Tagar/Istimewa)

Lhokseumawe – Kelompok Sunda Empire Aceh mengklaim bahwa memiliki ratusan anggota, hal tersebut dikatakan pengurusnya saat bertemu tim Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe, Aceh.

Waka Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan kelompok tersebut di Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh dan dalam pertemuan itulah mereka mengklaim kalau memiliki ratusan anggota.

“Saat ini mereka memang sedang merekrut anggota untuk bisa bergabung dalam organisasi tersebut, menurut pengakuannya organisasi itu bergerak di bidang sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Ahzan, saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu, 25 Januari 2020.

Ahzan menambahkan, pihak kepolisian telah mengingatkan agar pengurus Sunda Empire mengurus kelengkapan organisasi sesuai hukum yang ada, salah satunya dengan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Utara.

Sampai saat sekarang ini belum ada kegiatan yang melanggar hukum, sehingga pihak kepolisian belum bisa bertindak. Meskipun demikian para pengurusnya tetap tetap bersikukuh memiliki dana di Bank Swiss untuk menjalankan organisasi dan membantu masyarakat miskin di Aceh.

Saat ini mereka memang sedang merekrut anggota untuk bisa bergabung dalam organisasi tersebut.

“Belum ada tindakan mereka yang menjurus ke pidana. Video yang beredar itu, memang bulan Agustus 2019. Di salah satu warung kopi. Saat itu mereka mensosialisasikan organisasi dan rancangan programnya pada anggotanya,” tutur Ahzan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengurus Sunda Empire Aceh akan segera mendatangi pihak kepolisian, untuk memberikan klarifikasi terkait dengan beredarnya video kegiatan organisasi itu di Kabupaten Aceh Utara.

Salah seorang pengurus Sunda Empire Aceh, Ismail, saat dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, tujuan mendatangi pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi dan video itu diambil pada Agustus 2019. []

Baca Juga: 

Berita terkait
Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan
Belasan mahasiswa asal Aceh kekurangan stok makanan setelah pemerintah Cina menutup seluruh akses terkait penyebaran virus Corona.
Ratusan Penerima Bantuan PKH Abdya Aceh Mundur
821 penerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh mundur dengan sukarela.
Tiba di Aceh, Bek Adam Mitter Segera Diperkenalkan
Bek asing Persiraja Banda Aceh, Adam Mitter sudah tiba di Indonesia. Dirinya pun segera diperkenalkan kepada publik.
0
Mayat Bayi di Pasaman Hasil Seks Kakak-Adik Kandung
Mayat bayi yang ditemukan tewas mengambang di selokan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, ternyata hasil hubungan seks kakak dan adik kandung.