UNTUK INDONESIA
Sugeng Diselamatkan Kandang Ayam saat Rusuh Wamena
Sugeng warga asal Probolingo bisa lolos dari kerusuhan di Wamena Papua karena bersembunyi di kandang ayam.
Tampak warga Baliem mengevakuasi warga non Papua dalam kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, pada 23 September 2019. (Foto: Tagar/Paul Tambunan)

Malang - Kerusuhan di Wamena, Papua Barat membuat ribuan warga mengungsi dan menyelamatkan diri. Salah satunya adalah Sugeng, warga asal Probolinggo yang berhasil selamat dari kerusuhan di Wamena Papua, karena bersembunyi di kandang ayam selama enam jam.

Sugeng tiba di Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) pukul 14.50 WIB setelah menumpangi pesawat Hercules C-130 bersama 120 pengungsi lainnya yang asal Jatim.

Sugeng bercerita sebelum dirinya berhasil mengungsi di Komando Distrik Militer (Kodim), dirinya sempat bersembunyi di kandang ayam selama enam jam. Ia mengaku takut dan resah saat kerusuhan terjadi.

Saat rusuh saya sembunyi di kandang ayam mulai jam 09.00 pagi (WIT) sampai jam 4 sore.

Ia mengungkapkan dirinya berhasil menyelamatkan diri karena pada sore hari kerusahan mulai mereda dan membuat dirinya langsung lari menyelamatkan diri ke Markas Kodim.

"Setelah di markas Kodim saya dipindahkan ke pangkalan udara TNI di Wamena. Setelah itu kita diterbangkan ke Jayapura," bebernya.

Ia menambahkan banyak warga yang mengungsi karena takut menjadi korban. Pasalnya, kata dia, perusuh sangat brutal membakar rumah warga. Akibatnya, dirinya mengaku trauma dan memilih menetap di kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo, Jatim.

"Saya pilih menetap di Probolinggo," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyambut 120 warga Jatim yang mengungsi dari Wamena. Dari 120 orang tersebut, 115 diantaranya orang dewasa dan 5 anak-anak.

"Siapapun harus mendapatkan perlindungan, keamanan, dan mereka harus terproteksi," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada Tagar.

Khofifah mengaku Pemprov Jatim akan mengantar warga hingga bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di kampung halaman masing-masing.

"Kita akan pastikan mereka akan sampai dan bisa berkumpul dengan keluarganya," tegas manta Menteri Sosial (Mensos) ini.

Sekedar diketahui, 120 pengungsi yang tiba di Malang tersebut, berasal dari Probolinggo, Pasuruan, dan Madura. []

Baca juga:

Berita terkait
Edy Rahmayadi Sebut Warga Sumut di Wamena Stres
Warga menurut dia semua dalam keadaan sehat, hanya saja sedikit mengalami stres.
Angkut Pengungsi Wamena, Pesawat Hercules Disiagakan
Tiga pesawat Hercules milik TNI Angkatau Udara di siagakan di Lanud Hasanuddin untuk mengangkut pengungsi asal Wamena Papua.
Berbagai Penyakit Mulai Menyerang Pengungsi Wamena
Masih ada 6.112 jiwa pengungsi yang bertahan di Wamena, pasca kerusuhan yang terjadi di ibu kota Kabupaten Jayawijaya.
0
100 Hari Kerja Bukan Prioritas Jokowi-Ma'ruf Amin
Jubir Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman menilai 100 hari kerja Jokowi-Maruf Amin tidak bisa dijadikan barometer, karena tidak didesain.