UNTUK INDONESIA
Sopir dan Penumpang Kena Push Up di Perbatasan Aceh
Puluhan sopir dan penumpang kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi kena push up di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara.
Situasi posko pemeriksaan (cek poin) di perbatasan Aceh-Sumut. Sabtu, 1 Agustus 2020. (Foto: Tagar/Zulfitra)

Aceh Tamiang - Puluhan sopir dan penumpang kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi yang melintas di pos pemeriksaan perbatasan Aceh-Sumatera Utara di jalur lintas timur di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh mendapatkan sanksi sosial oleh petugas gabungan karena tidak memakai masker.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tamiang sekaligus koordinator lapangan gugus tugas percepatan penanganan C-19, Syuibun Anwar mengatakan, pemberian sanksi kepada sopir dan penumpang tersebut merupakan langkah agar dapat menekan penularan dan penyebaran virus C-19. 

Bahkan, terhadap petugas yang kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan, atau tidak mengenakan masker, juga akan dikenakan sanksi.

"Tetapi tidak semua yang melanggar disuruh push-up. Orang yang usianya di atas 40 tahun dan wanita tidak mungkin disamakan. Terhadap mereka paling hanya disuruh membaca Alquran ataupun menyebutkan Pancasila," kata Syuibun, Minggu, 23 Agustus 2020.

Syuibun menambahkan, sanksi sosial ini dalam waktu dekat juga akan diterapkan di tempat keramaian, seperti, pusat perbelanjaan di Kota Kualasimpang, dan terminal.

"Bahkan, terhadap petugas yang kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan, atau tidak mengenakan masker, juga akan dikenakan sanksi. Jadi tidak ada yang namanya pilih kasih dalam hal ini. Semua sama," katanya.

Penerapan dan pemberian sanksi sosial terhadap masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan oleh pihak Pemerintah Aceh Tamiang tersebut mendapat dukungan dari ketua Balai Wilayah Persatuan Wartawan Indonesia (BW-PWI) Aceh Tamiang, Syawaluddin.

Baca juga:

Menurutnya, pemberian sanksi sosial seperti itu sangat tepat, sebab tidak semua masyarakat mempunyai kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah tatanan new normal seperti ini.

"Atas nama pribadi dan organisasi, saya mendukung langkah yang sudah diambil pemerintah, dengan memberikan sangsi sosial terhadap mereka yang tidak menggunakan masker," katanya. []

Berita terkait
Kritik Stiker BBM di Aceh Tak Ada di Mobil Pejabat
Pemerintah Aceh segera membuat stiker untuk mobil dinas, agar mengantisipasi oknum pejabat menyalahgunakan dalam pengisian BBM di Aceh.
51 Pasien C-19 di Aceh Sembuh
Kasus baru positif Covid-19 dilaporkan bertambah 70 orang, dan paling banyak warga Banda Aceh dan Aceh Besar.
Sanksi untuk Warga Aceh Barat yang Tak Pakai Masker
Gugus Aceh Barat berencana akan memberikan sanksi bagi warganya yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
0
Kisah Berdarah dan Fitnah Merawat Santri Malang di Aceh
Santri di sana berlatar belakang korban konflik Aceh, tsunami, yatim piatu, duafa, dan anak-anak terlantar.