Makassar, (Tagar 13/9/2018) - Ribuan suporter menghadang bus pemain PSM Makassar  yang akan keluar dari area Stadion Mattoanging. Suporter meminta pelatih PSM Makassar menemui mereka dan menjelaskan ada apa dengan PSM sehingga PSM semakin terpuruk di klasemen sementara Liga 1 2018.

Suporter berteriak-teriak minta pertanggungjawaban Robert atas apa sebenarnya yang terjadi dengan PSM. Karena penampilan PSM sangat menurun, bahkan bermain di kandang sendiri pun PSM sulit menang.

"Kami ingin Robert menemui kami. Dia harus bertanggung jawab atas semua hasil buruk yang diderita PSM Makassar di beberapa pertandingan sehingga PSM turun ke posisi tengah," ujar orator aksi yang tidak disebutkan namanya, memakai pengeras suara.

Berita terkait: Kembali, PSM Gagal Jinakkan Barito Putra

Suporter PSMSuporter hadang bus pemain PSM Makassar. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Suporter lainnya berteriak dengan berapi-api, meminta Robert out dari PSM Makassar. Menurutnya semua permintaan Robert sudah dipenuhi PSM. Bahkan untuk mendatangkan pemain, Robert diberi kuasa penuh, tetapi penampilan PSM semakin menurun.

"Apa itu Robert, semua kemauanya sudah dipenuhi, datangkan pemain, kontrak jangka panjang, bikin akademi, semuanya sudah dipenuhi, tetapi apa yang kita lihat penampilan PSM semakin jelek," teriaknya.

Mereka menghadang bus yang membawa para pemain dan offisial PSM Makassar. Para suporter mau bubar kalau Robert menemui mereka. Setelah negosiasi hampir satu jam, akhirnya Robert bersedia menemui suporter dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Suporter PSMSuporter dengan pengeras suara menuntut untuk berbicara dengan pelatih PSM Robert Rene Alberts, menumpahkan kekecewaannya pada performa PSM yang buruk di lapangan. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Tampak hadir di antara ribuan suporter, sejumlah perwakilan suporter seperti sekretaris jenderal suporter Red Gank, Sadat. Dan juga Ketua Komunitas VIP Selatan, Ewink.

Mereka meminta penjelasan Robert terkait hasil jelek di beberapa pertandingan. Robert pun menjawab pertanyaan suporter.

"Di pertandingan tadi kita sudah bermain bagus. Banyak peluang gol cuma kurang beruntung. Kita harus meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya. Kalian merupakan suporter terbaik di negeri ini, kalian selalu ada di mana pun kami bertanding. Kita juga mau PSM juara. Tanpa dukungan kalian, kami tidak ada apa-apanya," ujar Robert melalui pengeras suara.

Suporter PSMSuporter tidak puas dengan penjelasan Robert Rene Alberts. Mereka bilang Robert hanya omong kosong. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Untuk diketahui, sehabis laga lawan Barito, suporter meneriaki, "Robert out... Robert out dari PSM Makassar". 

Mendengar teriakan tersebut Robert pun membalas dengan gestur mengangkat kedua jari dan seolah-olah sedang berjoget. Hal tersebut membuat suporter marah. Mereka menghadang bus pemain sekaligus minta klarifikasi dari Robert.

"Saat kalian meneriakkan saya, saya hanya bertepuk tangan. Tidak ada itu joget yang seperti kalian tuduhkan," ucap Robert.

Penjelasan Robert belum memuaskan mereka. Menurut suporter, Robert hanya omong kosong, dan seolah-olah melecehkan mereka. Terlebih lagi target juara yang dia ucapkan dari awal liga semakin jauh dari harapan suporter.

Pemain PSMPemain PSM Makassar tertahan di dalam bus. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

"Ini sudah tiga musim Anda latih PSM Makassar, tapi apa yang Anda berikan? Semuanya hanya janji manis dan omong kosong. Kami mau PSM juara. Kalau tidak juara, Robert out," teriak suporter beramai-ramai.

Setelah  negosiasi cukup alot akhirnya salah satu pemain senior PSM yang juga merupakan kapten, Zulkifly Sukur meminta suporter untuk membuka jalan karena sudah larut dan para pemain kelelahan, mau istirahat.

"Permintaan kalian untuk mendatangkan coach Robert sudah dipenuhi, kalian juga sudah bicara sama dia. Tolong bukakan jalan karena kami mau istirahat," ujar Zulkifly

Mendengar perkataan Zulkifly, akhirnya suporter membubarkan diri dan membiarkan bus pemain PSM Makassar lewat. Walaupun begitu, para suporter masih belum puas penjelasan Robert, yang menurut mereka hanya omong kosong. []