UNTUK INDONESIA

PSSI Bantu Mediasi Barito Putera dan Bagus Kahfi

Sebelumnya, Bagus Kahfi sempatt dilirik FC Utrecht atas rekomendasi Denny Wise yang merupakan pelatih Bagus saat mengikuti program Garuda Select.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Bagus Kahfi. (Foto: Tagar/Instragram Bagus Kahfi)

Jakarta - Ketua Umum Mochamad Iriawan Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) bertemu dengan Hasnuryadi Sulaiman (CEO Barito Putera) dan Bagus Kahfi di kawasan Kebayoran, Jakarta pada Selasa, 1 Desember 2020 malam. Pertemuan tersebut membahas soal karier Bagus Kahfi.

Barito Putera mendukung penuh Bagus Kahfi untuk berkarier di luar negeri khususnya di benua Eropa. Tentu PSSI selaku federasi sepakbola tertinggi di Indonesia sangat mendukung keputusan Barito Putera tersebut.

"Alhamdulillah hari ini saya berada di rumah mas Hasnuryadi Sulaiman yang notabene sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan pemilik Barito Putera,” ujar Ketua PSSI.

“Terima kasih dari PSSI kepada Barito Putera yang sudah membesarkan Bagus selama ini dan membikin klub Eropa tertarik untuk mengambilnya. Kami mendukung Bagus Kahfi berkarier di Eropa," ujar Iriawan seperti yang dilansir di laman PSSI.

Sebelumnya, Bagus Kahfi sempatt dilirik FC Utrecht atas rekomendasi Denny Wise yang merupakan pelatih Bagus saat mengikuti program Garuda Select. Bahkan saat itu, FC Utrecht telah memberikan tawaran dan memberikan Deadline sampai Jumat, 27 September 2020 kepada Barito Putera untuk melepas Bagus Kahfi. Namun, tim berjuluk Laskar Antasari itu belum bisa melepas Bagus Kahfi.

Kegagalan Bagus gabung ke FC Utrecht itu, sempat membuatnya kecewa. Ia membuat sebuah unggahan di media sosial pribadinya yang mengemparkan dan membuat warganet menyerang pihak Barito FC.

Namun, Bagus sudah meminta maaf lewat Instagram pribadinya kepada pihak Barito dan warganet atas kesalahpamaham yang telah terjadi.

Manajemen Barito mendukung pemain mereka untuk mengembangkan kariernya, dan hal itu mendapat pujian dari Mochamad Iriawan.

Rencana proses perpindahan ini nantinya akan dibantu oleh Mola TV. Seperti diketahui, Mola TV dan PSSI bekerja sama dalam program Garuda Select yang merupakan salah satu program pelatihan sepak bola untuk mencari pemain berbakat Indonesia yang akan dilatih di luar negeri.

Sementara itu, Bagus mengaku bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dari Mochamad Iriawan dan Barito Putera. Ia pun bertekad untuk memberikan yang terbaik saat di klub Eropa maupun Timnas Indonesia nantinya.

Program ini juga tidak membentuk tim, tapi lebih mengembangkan pemain muda untuk mendapatkan berbagai ilmu sepak bola di Eropa. Sehingga para pesepakbola Indonesia memiliki peluang yang besar untuk bisa bermain di benua Erpoa dan nantinya berimbas terhadap prestasi Timnas Indonesia di kancah sepakbola Internasional.

Sementara itu, Hasnuryadi sangat mendukung dan ingin memberikan yang terbaik untuk karier Bagus Kahfi.

"Tentu kami sangat bangga dan mendukung Bagus Kahfi untuk bergabung di klub Eropa. Mudah-mudahan berkah untuk Bagus, Barito Putera dan tentunya Timnas Indonesia,” kata Hasnuryadi.

CEO Barito Putera tersebut juga berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI yang telah memberikan dukungan kepada Barito Putera serta Bagus Kahfi.

Baca juga: Baca juga: Soal Bagus Kahfi ke FC Utrecht, Ini Penjelasan Barito Putera
Baca juga: Tunggu Liga 1 Tanpa Kepastian, Barito Putera Liburkan Pemain

Sementara itu, Bagus mengaku bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dari Mochamad Iriawan dan Barito Putera. Ia pun bertekad untuk memberikan yang terbaik saat di klub Eropa maupun Timnas Indonesia nantinya.

"Semoga saya bisa membanggakan Indonesia saat bermain di Eropa nanti. Tentu bila ada panggilan timnas, saya akan kembali dan memberikan 100 persen untuk bangsa ini," ujar pemain yang nyentrik dengan gaya rambut kribonya itu. []

(Erwin Nugraha)

Berita terkait
Soal Bagus Kahfi ke FC Utrecht, Ini Penjelasan Barito Putera
Pemain timnas U-19 Amiruddin Bagus Kahfi dikabarkan direkrut klub Belanda FC Utrecht. Namun klubnya, Barito Putera, membantah kabar itu.
Persebaya Tagih Janji PSSI Soal Hak Komersial
Manajemen Persebaya menagih janji PSSI saat Extraordinary Meeting terkait hak komersial.
Dirugikan, Barito Putera Tetap Hormati Penundaan Liga 1
Barito Putra dirugikan dengan penundaan Liga 1 2020. Klub tetap menghormati keputusan PSSI yang menunda kompetisi dan akan menggelarnya tahun 2021.
0
Jatah Anggaran Kemenpora Rp 1,17 Triliun Belum Habis
Dijatah Rp 1,17 triliun, serapan anggaran Kemenpora per 1 Desember 2020 baru Rp 858,7 miliar atau 73,1 persen. Bagaimana menghabiskan sisanya?