UNTUK INDONESIA
Polres Gowa Belum Mampu Ungkap Kematian Bos Coto
Dua bulan berlalu, Polres Gowa belum mampu menggungkapkan pelaku pembunuhan terhadap bos warung coto di Kabupaten Gowa.
Proses olah TKP penemuan jazad Dahlan Daeng Liwang di Jalan Inspeksi Kanal Gowa beberapa bulan lalu. (Foto: Afrilian Cahaya Putri).

Gowa - Dalam kurung waktu dua bulan, Polres Gowa belum mampu mengungkap kasus kematian Muh Dahlan Daeng Liwang, 52 tahun, seorang bos warung coto yang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Jalan Inspeksi Kanal, Gowa dua bulan lalu.

Belakangan terungkap bahwa Daeng Liwang meninggal tertembak peluru tajam. Almarhum adalah korban pembunuhan. Hal ini terbukti dari hasil autopsi tim kedokteran forensik. Ayah lima anak itu tewas tertembak peluru tajam.

Penyidik menyampaikan bahwa benar korban tewas tertembak peluru tajam.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum putri korban, Syamsumarlin. Ia menerima informasi penyebab kematian korban dari Polres Gowa. Polres Gowa, katanya, membenarkan bahwa Dahlan Daeng Liwang tewas tertembak peluru tajam.

"Penyidik menyampaikan bahwa benar korban tewas tertembak peluru tajam. Kami diberi tahu ketika mendatangi Polres Gowa," kata Syamsumarlin, Rabu 19 Februari 2020.

Meski begitu, hingga saat ini tak satupun pelaku yang berhasil diungkap Polres Gowa. Advokat Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sulsel ini berharap, kepolisian segera mengungkap siapa pelaku pembunuhan ini.

Ia menilai, kasus pembunuhan Daeng Liwang ini tak henti membuat pihak keluarga cemas. Sebab, pelaku pembunuhan masih berkeliaran di luar.

Sebelumnya, Kapolres Gowa AKBP Boy Samola beralasan pihaknya sulit melakukan pengungkapan kasus dugaan pembunuhan ini karena keterbatasan saksi.

Boy menuturkan, jumlah saksi di lapangan sangat minim ketika kasus dugaan pembunuhan itu terjadi. Hal itu membuat kepolisian sulit melakukan pengungkapan.

"Semua sisi TKP sudah diobok-obok untuk mendapatkan bukti-bukti, tapi sampai saat ini kita masih terkendala. Apalagi sama sekali tidak ada saksi," katanya pada Senin 20 Januari 2020 lalu.

Dia menyampaikan, pihaknya masih menantikan hasil autopsi jenazah Daeng Liwang dari Rumah Sakit Bhayangkara.

"Hasil autopsi korban kita sementara bersurat ke forensik untuk mengetahui hasilnya," katanya Boy.

Semua sisi TKP sudah diobok-obok untuk mendapatkan bukti-bukti, tapi sampai saat ini kita masih terkendala.

Diketahui, Muh Dahlan Daeng Liwang ditemukan tewas di Jalan Inspeksi Kanal, Kabupaten Gowa, Kamis 19 Desember 2019 lalu. Pemilik Warung Coto Makassar itu tewas telentang bersimbah darah di samping perumahan Citraland.

Pada tubuh korban, ditemukan luka berlubang yang diduga bekas senjata tajam ketika itu. Di lokasi kejadian, sejumlah benda berharga milik korban masih utuh. Seperti sepeda motor yang terparkir di dekatnya. []

Berita terkait
Pembunuh Pemilik Warung Coto di Makassar Masih Bebas
Keluarga korban pembunuhan di Gowa was-was. Sebab pembunuh Daeng Liwang, pemilik warung coto di Makassar, masih bebas berkeliaran.
Misteri Kematian Pemilik Warung Coto di Makassar
Keluarga Dahlan dg Liwang mempertanyakan keseriusan Polres Gowa dan Polda Sulsel dalam mengungkap siapa pelaku pembunuhan.
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Sulbar Ditangkap
Pelaku pembunuhan perempuan yang ditemukan bersimbah darah di pol Polisi di Polman sulawesi Barat akhirnya ditangkap polisi.
0
Target Ketahanan Energi 1 Juta Barel per Hari
SKK Migas menekankan agar pemerintah komitmen terhadap kontrak kerja dan dapat memberikan kemudahan terkait izin bagi para Investor