Polisi Ungkap Kematian Anak Tolong Ibunya Diperkosa di Aceh

Kematian anak yang menolong ibunya diperkosa karena dibacok oleh pelaku sehingga nadi besar di sebelah kirinya putus.
Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan saat ditangkap polisi di Aceh. (Foto: Tagar/Dok Polres Langsa)

Aceh Timur - Polisi mengungkap penyebab kematian R, 9 tahun, yang tewas usai dibacok saat menolong ibunya yang diperkosa oleh pelaku berinisial SBH, 46 tahun warga Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Minggu, 11 Oktober 2020.

Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo Wibowo mengatakan, penyebab kematian korban akibat putusnya nadi besar di sebelah kiri.

"Itu merupakan hasil visum oleh tim medis di RSUD Langsa," kata Arief saat dikonfirmasi Tagar, Minggu, 11 Oktober 2020.

Selain karena putusnya urat nadi besar, dari hasil visum petugas medis korban R juga mengalami serangkaian luka akibat bacokan dan tusukan di sejumlah tubuh, seperti di pundak kiri, leher kiri, rahang kiri, tangan kanan, jari dan lengan kanan bagian bawah, luka tusuk di leher depan, bahu kiri, luka sayatan di leher kiri, luka kanan di bagian dada bawah.

"Pelaku secara membabi buta membunuh bocah tersebut agar bisa menperkosa sang ibu," katanya.

Sebelumnya, polisi terpaksa menembak kaki SBH karena berupaya menyerang polisi menggunakan senjata tajam jenis samurai. Ia ditangkap karena terlibat dalam pemerkosa ibu muda dan pembunuh anak di bawah umur.

Informasinya, dia melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah berinisial R, 9 tahun, karena berupaya melindungi ibunya saat diperkosa oleh pelaku.

"Dia merupakan pelaku pemerkosa seorang perempuan berinisial DA, 28 tahun. Tak hanya memperkosa, dia juga membunuh anak korban yang berupaya menolong ibunya saat diperkosa," kata Iptu Arief Sukmo Wibowo.

Pelaku secara membabi buta membunuh bocah tersebut agar bisa menperkosa sang ibu.

Arief mengatakan, penangkapan pelaku cukup dramatis dan tidak mudah. Beberapa kali dia berupaya melarikan diri dan berupaya menyerang polisi menggunakan samurai yang ia bawa. Bahkan masyarakat setempat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan harus ikut turun tangan membantu polisi menangkap SBH.

"Pelaku terpaksa kami tembak di kakinya saat kami melakukan pengembangan terhadap pencarian jenazah bocah malang itu, dia kami tembak di kakinya," kata Arief.

Saat ini, pelaku sudah ditahan oleh polisi di Polres Aceh Timur. Ia diduga kuat sebagai otak pelaku pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi di salah satu desa di Kabupaten Aceh Timur.

Seperti diketahui, salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial DA, 28 tahun, warga dari salah satu desa di Kabupaten Aceh Timur diperkosa oleh orang tak dikenal dan anaknya berinisial R, 9 tahun, dibacok oleh pelaku.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2020, sekitar pukul 00.00 WIB, ketika suaminya sedang keluar untuk mencari ikan di sungai, sehingga salah seorang pria masuk ke rumahnya.

Kemudian korban DA berteriak kencang, namun naasnya karena lokasi rumahnya itu berada di tengah kebuh sawit dan jauh dari permukiman warga, sehingga teriakannya yang lantang itu tidak didengar oleh orang lain.

Sedangkan anak korban yang terbangun dari tidurnya berupaya sekuat tenaga membantu ibunya yang ingin diperkosa oleh pelaku. Namun sayang usahanya itu kandas karena kalah kondisi fisik.

Saat mencoba menolong, bocah itu dibacok beberapa kali oleh pelaku, hingga jatuh dan dimasukkan ke dalam karung goni, bersama ibunya mereka diseret ke tepi sungai yang berada di sekitar kebun sawit oleh pelaku.

Setiba di sungai, kemudian DA diperkosa setelah itu pria yang melakukan perbuatan biadab melarikan diri. Dengan tertatih-tatih, korban bangkit untuk mencarikan pertolongan kepada warga lainnya. [PEN]

Berita terkait
Pemerkosa Ibu Muda dan Pembunuh Anak di Aceh Ditangkap
Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan di Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur akhirnya ditangkap.
Tragis, Bocah 9 Tahun di Aceh Dibacok Gegara Tolong Ibunya
Seorang ibu rumah tangga di Aceh Timur diperkosa. Dan anaknya dibacok oleh orang tak dikenal.
4 Warga Sumatera Barat Ketahuan Angkut 85 Kg Ganja di Aceh
Polisi menangkap 4 warga Sumatera Barat karena kedapatan membawa 85 kilogram ganja di Nagan Raya, Aceh.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan