Polisi Selidiki Dugaan Peracunan Sumur Warga Juworo Grobogan

Sumur warga di Grobogan berubah warna. Diduga ada upaya peracunan menggunakan insektisida. Polisi lakukan penyelidikan.
Polisi melakukan penyelidikan dugaan peracunan di sumur milik warga Desa Juworo, Grobogan. (Foto: Tagar/Istimewa)

Grobogan - Sumur warga Dusun Kedungtawing, Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Grobogan, Jawa Tengah, berubah warna secara misterius. Jajaran Polres Grobogan melakukan penyelidikan terkait adanya kemungkinan upaya peracunan menggunakan serbuk yang mirip insektisida tersebut. 

Sumur gali milik Suhardi Widodo, 84 tahun, diketahui airnya berubah warna dari bening jadi kemerahan pada Sabtu, 9 Januari 2021. Perubahan warna sumur diduga karena terkontaminasi insektisida.

Dugaan ini diperkuat dengan penemuan ceceran serbuk warna merah muda di sekitar sumur. Serbuk tersebut memiliki bau seperti insektisida yang biasa digunakan dalam pertanian.

"Dari pengakuan warga, serbuk merah muda itu mirip insektisida yang kerap digunakan para petani setempat untuk membasmi serangga di sawah," kata Kepala Polsek Geyer Ajun Komisaris Polisi Danang Esanto, Minggu, 10 Januari 2021. 

Kami menduga ada seseorang yang memasukkan serbuk merah ini dalam sumur.

Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya mengambil sampel air dan tumpahan serbuk merah muda yang ada di lokasi kejadian. Sampel ini selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk diuji.

Terkait kronologi kejadian, Danang mengatakan kemarin sekitar pukul 07.00 WIB, ada warga yang mengelukan perubahan air sumur jadi kemerahan.

"Pagi itu, ada warga yang hendak mencuci pakaian dan mendapati air sumur berwarna merah muda. Selanjutnya, ia mengabarkan apa yang dilihatnya pada pemilik rumah," ungkapnya.

Setelah dicek, kondisi air sumur memang berubah warnanya menjadi merah muda. Dan ditemukan pula ceceran serbuk warna merah muda di bibir sumur.

Baca juga: 

Sumur itu, setiap hari airnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian warga. Sumur tersebut memiliki diameter 85 sentimeter dengan kedalaman sekitar tujuh meter.

"Saat kejadian, kondisi sumur penuh air. Di mana, jarak bibir sumur dengan permukaan air sekitar 1,5 meter. Kami menduga ada seseorang yang memasukkan serbuk merah ini dalam sumur," imbuhnya.

Beruntung, kejadian ini langsung diketahui warga. Sehingga air sumur tidak sempat dikonsumi warga. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tandasnya. []

Berita terkait
Pekerja Sumur Bor di Jeneponto, Tewas Tersengat Listrik
Seorang pria yang bekerja sebagai pembuat sumur bor di Kabupaten Jeneponto tewas tersengat listrik.
Halusinasi Hendak Dibunuh, Pria Jepara Meloncat ke Sumur
Berhalusinasi dikejar orang hendak dibunuh, pria asal Jepara melocat ke sumur. Beruntung, pria tersebut berhasil dievakuasi selamat.
Empat Hari Hilang, Ditemukan Meninggal dalam Sumur di Bantul
Seorang perempuan ditemukan meninggal dalam sumur di Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Sebelumnya warga sudah empat hari tak melihat keberadaannya.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.