Penjelasan Kemenkes Soal Penurunan Drastis Covid-19

Siti Nadia Tarmizi memastikan penurunan kasus di Indonesia memang terjadi dan bisa dilihat berdasarkan data.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia. (Foto: Tagar/Dok Kemenkes)

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi pernyataan politisi Partai Aksi Demokratik (DAP) Malaysia, Lim Kit Siang yang menyebut Indonesia mampu menurunkan kasus Covid-19 dengan cepat.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi memastikan penurunan kasus di Indonesia memang terjadi dan bisa dilihat berdasarkan data.

"Tentunya angka yang ada saat ini benar-benar menunjukkan penurunan laju penularan Covid-19 yang bisa kita ukur melalui penurunan kasus konfirmasi positif, keterisian tempat perawatan, kasus kematian," jelas Nadia.

Nadia menambahkan, hal tersebut bukan data di atas kertas semata. Namun, dia memastikan data yang diperoleh bisa dibuktikan langsung ke tempat-tempat perawatan Covid-19.

"Dan ini bisa dicek langsung ke lapangan dan ke masyarakat," ujarnya.

Menurut Nadia, upaya penurunan angka Covid-19 ini berkat kerjasama seluruh pihak dalam menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga leveling.

"Itu terjadi terutama kebijakan PPKM, tapi yang penting adalah dukungan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk juga para ahli," tuturnya.

Sebelumnya, politisi Lim Kit Siang mengaku heran dengan penurunan kasus Covid-19 di Indonesia yang lebih cepat dari Malaysia, padahal populasi lebih kecil dari Indonesia.


Ini bukan mencari-cari kesalahan tetapi mencari cara untuk meningkatkan penanganan kita terhadap pandemi Covid-19 sehingga memenangkan perang melawannya.


Dengan fakta tersebut, Lim mempertanyakan Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin. Malaysia telah mengalami lonjakan kasus sejak bulan lalu, di mana tingkat rata-rata kasus harian lebih dari 20.000 kasus selama lebih dari empat minggu terakhir.

"Bisakah menteri kesehatan yang baru, Khairy Jamaluddin, menjelaskan mengapa selama 16 hari berturut-turut, Indonesia telah mengurangi kasus baru Covid-19 hariannya menjadi kurang dari Malaysia, bahkan kurang dari setengahnya?" ungkap Lim seperti dilansir dari Malay Mail.

"Ini bukan mencari-cari kesalahan tetapi mencari cara untuk meningkatkan penanganan kita terhadap pandemi Covid-19 sehingga memenangkan perang melawannya,” imbuh pemimpin Democratic Action Party (DAP) itu.[]

Baca Juga:

Berita terkait
Vaksin Covid-19 untuk Negara-negara Miskin
Pertemuan G20 galang kesepakatan untuk memastikan keterjangkauan vaksin Covid-19 bagi semua orang di negara-negara miskin
3 Kematian Baru Akibat Covid-19 di Australia
Australia catat tiga kematian baru akibat Covid-19 di New South Wales, dan hampir 1.500 kasus baru pada Minggu, 5 September 2021
Tak Cukup Data untuk Luncurkan Vaksin Covid-19 Booster di AS
Pejabat-pejabat tinggi kesehatan AS katakan mereka tidak akan memiliki cukup data untuk luncurkan suntikan vaksin booster secara luas
0
Kementerian ATR/BPN Gandeng DPR Berikan Edukasi Soal PTSL
Kementerian ATR/BPN gandeng DPR RI mensosialisasikan program strategis yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang perlu diketahui.