Malaysia Akan Izinkan Penjualan Vaksin Covid-19 Secara Komersial

Malaysia akan segera mengizinkan penjualan vaksin Covid-19 Sinopharm dan Sinovac secara komersial untuk tingkatkan vaksinasi
Seorang pekerja kesehatan membuka paket vaksin virus corona (Covid-19) yang dibuat oleh anak perusahaan Sinopharm (Foto: voaindonesia.com/AP)

Kuala Lumpur – Menteri Sains Malaysia, Khairy Jamaluddin, 16 Juli 2021, mengatakan negaranya akan segera mengizinkan penjualan vaksin Covid-19 Sinopharm dan Sinovac secara komersial. Hal tersebut diputuskan ketika pemerintah mencoba meningkatkan program vaksinasi di tengah kasus Covid-19 yang melonjak.

Malaysia merupakan salah satu negara dengan jumlah infeksi virus corona per kapita tertinggi di Asia Tenggara, tetapi juga sekaligus menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tercepat.

Kantor Berita Reuters mengutip Khairy, melaporkan vaksin Sinopharm -yang disetujui Malaysia pada hari Jumat, 16 Juli 2021, untuk penggunaan darurat- akan segera dijual untuk pembelian pribadi.

Sementara itu, vaksin Sinovac akan tersedia untuk umum mulai 1 Agustus 2021, “Setelah pemerintah menerima pengiriman sekitar 15 juta dosis, kata Khairy.

nakes selangorSeorang perawat menyuntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer ke seorang lansia di rumahnya di Sabab Bernam, negara bagian Selangor, Malaysia, Selasa, 13 Juli 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Malaysia pada hari Jumat, 16 Juli 2021, melaporkan 12.541 kasus virus corona baru, sehingga total infeksi menjadi 893.323 dengan 6.728 kematian.

Malaysia sebelumnya mengatakan akan berhenti memberikan vaksin Sinovac setelah stoknya habis, dan sebaliknya akan sangat bergantung pada vaksin Pfizer untuk program vaksinasi nasionalnya.

Pada hari Jumat, 16 Juli 2021, Khairy mengklarifikasi bahwa kelebihan vaksin Sinovac akan tetap tersedia bagi mereka yang mungkin memiliki masalah alergi dengan vaksin lain. "Tidak ada masalah atas kemanjuran Sinovac," katanya.

“Malaysia juga akan mempertimbangkan untuk membeli lebih banyak dosis dari Sinovac jika terjadi kekurangan vaksin AstraZeneca dari negara tetangga Thailand,” kata Khairy (ah/Reuters/voaindonesia.com. []

Berita terkait
204 Pekerja dan Relawan Vaksinasi Covid-19 di Malaysia Terinfeksi
Malaysia menutup pusat vaksinasi Covid-19 setelah 204 dari 453 pekerja dan relawan terdeteksi positif Covid-19
0
Malaysia Akan Izinkan Penjualan Vaksin Covid-19 Secara Komersial
Malaysia akan segera mengizinkan penjualan vaksin Covid-19 Sinopharm dan Sinovac secara komersial untuk tingkatkan vaksinasi