UNTUK INDONESIA
Menteri Pertahanan Periksa Kondisi Pengungsi Wamena
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyempatkan diri melihat kondisi pengungsi kerusuhan Wamena di Makassar.
Sejumlah pengungsi kerusuhan Wamena saat tiba di Makassar. (foto: Tagar/Aan Febriasnyah).

Makassar - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memeriksa kondisi pengungsi kerusuhan Wamena, Papua yang tiba di Landasan Udara Sultan Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros, Rabu 9 Oktober 2019. Tercatat 171 pengungsi asal Wamena yang tiba di hari itu.

Menteri Pertahanan sesungguhnya sedang transit untuk melanjutkan perjalanan ke Jayapura dan Wamena. Meski hanya sebentar berada di Lanud Sultan Hasanuddin, namun Menhan menyempatkan diri meninjau para pengungsi. 

Kepala Dinas Operasi Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Penerbang Bambang Sudewo menjelaskan bila Menhan tiba di Pangkalan Udara Lanud Sultan Hasanuddin setelah melakukan penerbangan langsung dari Halim Perdanakusuma, Jakarta.

“Menhan berada di Lanud Hasanuddin untuk transit. Namun Menhan tetap menyempaytkan melihat kondisi pengungsi. Setelah transit, Menhan melanjutkan penerbangan ke Jayapura dan Wamena untuk meninjau situasi dan kondisi di sana,” ujar Kolonel Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan bila ratusan pengungsi yang tiba di Lanud Sultan Hasanuddin terbagi menjadi dua kelompok. Pengungsi yang turun di Makassar sebanyak 76 orang. Sedangkan lainnya melanjutkan perjalanan menuju Pulau Jawa

"Tercatat 76 pengungsi merupakan warga Sulawesi Selatan. Sedangkan 95 orang melanjutkan perjalanan ke Malang," ujar Bambang menambahkan.

Khusus untuk warga Sulawesi Selatan, mereka untuk sementara waktu ditempatkan di gedung yang telah disiapkan Pemerintah Kota Makassar. Selanjutnya, mereka dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Sudah 963 Eksodus yang Tiba

Dengan tibanya ratusan pengungsi di Lanud Sultan Hasanuddin menambah deretan jumlah pengungsi yang memilih pulang ke kampung halaman paska kerusuhan di Wamena. Hingga saat ini total yang turun dan transit di Lanud Sultan Hasanuddin sudah hampir mencapai seribu orang.

Bambang belum bisa memastikan berapa jumlah pengungsi yang akan kembali diangkut oleh Hercules milik TNI angkatan Udara. Yang jelas pihaknya menyatakan kesiapan jika masih ada pengungsi yang ingin pulang ke kampung halaman.

Menurut dia antrian di Jayapura masih cukup banyak. Hanya saja Bambang tidak bisa memberikan jumlah pasti pengungsi yang berada di Jayapura.

"Kami tidak bisa memaksakan karena mereka memiliki trauma masing-masing," ujarBambang. []

Baca juga:

Berita terkait
Pasca-Eksodus, Wiranto Lepas Pengungsi Balik ke Wamena
Menkopolhukam Wiranto melepas 107 pengungsi kembali ke Wamena setelah eksodus besar akibat kerusuhan terjadi di wilayah Papua tersebut.
14.896 Pengungsi Tinggalkan Wamena Selama 12 Hari
Jumlah pengungsi terus bertamah di hari ke-12 pasca rusuh Wamena ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada 23 September 2019 lalu.
Sudah 557 Pengungsi Wamena Tiba di Makassar
terhitung sejak kerusuhan beberapa hari lalu di Wamena Papua, sudah 557 pendatang meninggalkan kota tersebut.
0
Kasus Ikan Asin Galih-Fairus Siap Ke Meja Hijau
Berkas kasus 'ikan asin' oleh tiga tersangka Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami saat ini telah P21 atau lengkap untuk disidangkan.