UNTUK INDONESIA
Makanan Khas Kendari, Kota Kelahiran Idham Azis
Kota kelahiran Kapolri Jenderal Idham Azis di Kendari, Sulawesi Tenggara memiliki banyak pesona yang menarik, terutama makanan khasnya.
Pisang Epe, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: ciba_biru)

Jakarta - Kota kelahiran Kapolri Jenderal Idham Azis di Kendari, Sulawesi Tenggara memiliki banyak pesona yang menarik, terutama dilihat dari makanan khasnya. 

Salah satu daerah yang ada di Indonesia ini, begitu kaya dengan kuliner. Ingin tahu apa saja makanan khas Kendari ini? Berikut Tagar rangkumkan ulasannya yang diperoleh dari berbagai sumber. 

1. Lapa-lapa

Lapa-lapaLapa-lapa, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: tina-tinu-wisata)

Lapa-lapa memang salah satu makanan khas Kendari yang sangat terkenal. Rasanya gurih dan biasanya banyak ditemukan ketika memasuki bulan Ramadhan. 

Makanan khas ini berasal dari daerah Buton, Sulawesi Tenggara. Masyarakat di sana biasanya menikmati makanan ini bersama dengan ikan asin. 

Salah satu ikan asin yang terkenal di Kendari ini adalah ikan Kaholeonarore. Bagi kamu yang hendak berkunjung ke kota kelahiran Idham Azis ini, jangan lupa mencicipi makanan khas yang satu ini. 

2. Sinonggi

SinonggiSinonggi, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: wisatasultra.com)

Makanan khas kendari yang satu ini berbahan dasar sagu dan rempah yang diolah sebagai kuahnya. Bagi Anda yang sudah berkunjung ke Sulawesi Tenggara ini pasti sudah tidak asing dengan menu tersebut.

Memang Sinonggi merupakan makanan dari Suku Tolaki yang sangat terkenal. Suku tersebut biasanya menyantap makanan itu pada saat melaksanakan tradisi daerah yang dinamakan Mosonggi. 

3. Kasoami

KasoamiKasoami, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: nanepapers.com)

Kasoami ini berbahan dasar dari ubi. Makanan khas kendari ini bisa dinikmati secara langsung atau dengan pelengkap lain. 

Biasanya, masyarakat setempat menyantap kasoami bersama dengan ikan asin. Saat mencicipi makanan itu, kamu akan merasakan sensasi kelezatan dan gurihnya kasoami. 

Kuliner ini sudah sangat terkenal, sehingga kamu bisa menemukan kasoami di setiap rumah makan di Kendari. Jadi, jangan lewatkan menyantap makanan khasnya ketika mengunjungi daerah tersebut. 

4. Kapusu

KapusuKapusu, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: nanepapers.com)

Kapusu terbuat dari jagung dan kacang merah. Makanan ini memang memiliki cita rasa manis dan segar. 

Dalam pembuatan makanan ini, jagung diolah menjadi bubur, lalu ditaburi dengan kacang merah yang sudah direbus. Makanan ini bisa kamu santap sebagai hidangan pembuka atau penutup. 

Jika ingin mencicipi rasa dari kapusu, jangan takut makanan ini sangat banyak ditemukan di Kendari sehingga kamu tidak sulit membelinya 

5. Pisang Epe

Pisang EpePisang Epe, makanan khas Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: ciba_biru)

Kuliner khas Kendari lainnya adalah pisang epe. Makanan ini menggunakan pisang kapok yang dibakar setengah matang dan dipipihkan.

Setelah dipipihkan pisang dibakar lagi dan dihidangkan dengan gula merah yang telah dicairkan. Rasanya makanan ini tentu manis dan nikmat. Kamu bisa mencicipi kuliner tersebut dengan berbagai varian rasa, yaitu buah durian dan orisinal. 

Namun yang rasa orisinal, yaitu pisang dan gula merah masih menjadi favorit mereka yang ingin mencoba cita rasa khas dari kendari itu. Jadi, jika kamu hendak ke daerah tersebut, sempatkan waktu untuk mencicipi kenikmatan makanan khasnya itu. []

Baca juga:

Berita terkait
Blendung Jagung dan Empat Makanan Khas Indramayu
Indramayu banyak sekali berbagai potensi yang menarik, termasuk dengan kuliner atau makanan khasnya, apa sajakah itu?
Nasi Kasreng dan Empat Makanan Khas Kuningan
Berkunjung ke Kabupaten Kuningan,Jawa Barat, tidak puas jika belum mencicipi kuliner khasnya.
Sichuan Hot Pot dan Empat Makanan Paling Pedas di Dunia
Sejumlah makanan ini dikenal memiliki rasa yang sangat pedas dan mampu membuat lidah terbakar hingga berkeringat seluruh badan.
0
Masa Tunggu Calon Jamaah Haji di Sumsel 18 Tahun
Dengan kuota haji 6.988/tahun diperkirakan masa tunggu keberangkatan jamaah haji Sumsel 18 tahun, sampai tahun 2030 77.000 calon jamaah terdaftar