UNTUK INDONESIA
Lezatnya Toppa Lada Olahan Daging Sapi Khas Sulsel
Toppa Lada sering disajikan umumnya pada waktu-waktu acara tertentu di rumah. Misalnya jika ada hajatan, pernikahan, khitanan maupun akikah.
Seporsi Toppa\' Lada kuliner khas Sulawesi Selatan, olahan salah satu IRT asal Kabupaten Bantaeng, Sabtu, 1 Juli 2020. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Toppa' Lada merupakan salah satu masakan khas orang Sulawesi Selatan. Dibuat dari olahan daging sapi. Rasanya lezat, perpaduan asam manis pedas dengan bumbu dan rempah yang menyerap sampai ke dalam serat-serat daging.

Toppa' Lada sering disajikan umumnya pada waktu-waktu acara tertentu di rumah. Misalnya jika ada hajatan, pernikahan, khitanan maupun akikah.

Namun bukan tidak mungkin, masakan ini juga dicari-cari saat perayaan hari raya. Apalagi hari raya Idul Adha. Ada banyak daging sapi kurban yang dibagi-bagikan. Seperti yang dilakukan oleh Hasmawati, 33 tahun, salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

"Saya bikin menu Toppa' Lada karena request anak-anak dan suami, mungkin karena lihat banyak daging jadi maunya makan itu," kata Hasmawati, saat dikunjungi Tagar di rumahnya. Di jalan Sungai Bialo II, Kelurahan Mallilingi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Resep itu yang selalu saya gunakan dan keluarga sangat suka.

Daging sapi memang identik dengan Toppa' Lada bagi sebagian masyarakat di Sulawesi Selatan. Kuliner yang rasa dan tampilannya itu menggugah selera dengan warna merah kecoklatan berasal dari daging segar yang dibalut merahnya cabai serta bumbu lainnya.

Cara Membuat Toppa Lada

Untuk membuat kuliner ini ternyata tidak begitu sulit. Hasmawati berbagi resep dengan Tagar bagaimana membuat sajian Toppa' Lada yang nikmat, empuk dan enak.

"Misalnya ada daging sapi 500 gram, diiris-iris pipih selebar 2 x 2 sentimeter, tebalnya cukup 10-15 millimeter ini biar dagingnya tidak alot digigit," kata Hasmawati.

Potongan daging yang tebal tidak begitu dianjurkan karena akan mengurangi kenikmatan saat mengunyah. Selain itu potongan daging berbentuk pipih memang salah satu ciri khas dari Toppa' Lada.

Adapun bumbu yang digunakan antara lain bumbu yang dihaluskan bawang merah, bawang putih, lengkuas, sereh, jinten, ketumbar kecap manis, cabai merah, cabai keriting. Bahan tambahan yakni daun salam, daun jeruk, air asam jawa dan santan kental.

Semua bumbu halus ditumis hingga harum. Setelah aromanya keluar masukkan bumbu tambahan. Gunakan spatula untuk mengaduk lalu masukkan daging sedikit demi sedikit.

"Setelah daging masuk semua tambahkan sedikit air ukurannya sampai setengah senti melewati daging. Lalu di masak dengan api sedang sampai airnya berkurang, dan bumbu benar-benar meresap," kata Hasmawati.

Resep tersebut kata Hasma akan menghasilkan sajian Toppa' Lada khas Sulawesi Selatan dengan sensasi yang menggugah selera makan. "Resep itu yang selalu saya gunakan dan keluarga sangat suka," katanya. []

Baca juga: 

Berita terkait
Ayam Betutu, Makanan Khas Bali Spesial Saat Lebaran
Ayam Betutu salah satu kuliner khas Bali yang selalu disajikan saat Idul Fitri atau Lebaran. Kelezatan makanan ini sudah tidak perlu diragukan.
Makanan Spesial Khas Lebaran dari Belahan Dunia
Saat momen lebaran tiba, semua negara yang ada di belahan dunia pasti akan menyediakan makanan spesial khas dari negara masing-masing.
Tips Memasak Malamang sebagai Makanan Lebaran 2019
Makanan khas Ramadan di Tanah Minang yaitu Malamang yang terbuat dari ketan putih yang dibakar dengan kayu.
0
Hutan Bakau Lubuk Kertang di Langkat Dirusak 104 Pabrik Arang
Kelompok Tani dan Nelayan Lestari Mangrove di Langkat, Sumatera Utara, meminta petugas kepolisian menangkap pelaku pencurian kayu bakau.