UNTUK INDONESIA
Korban Hanyut Asal Kulon Progo Ditemukan di Bantul
Korban hanyut asal Kulon Progo saat mencari ikan ditemukan meninggal di Bantul. Jasad terseret air sungai hingga 10 kilometer.
Proses evakuasi korban hanyut di sungai Progo, Selasa 21 Januari 2020. (Foto: Dok Basarnas Yogyakarta/Tagar/Harun Susanto)

Kulon Progo - Jasad Hendi Aris Sunandar 15 tahun, warga Pedukuhan Bantar Kulon, Desa Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Rabu 22 Januari 2020. Korban hanyut ditemukan di Dusun Ngabean, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Bantul.

Hendi merupakan korban yang hanyut di sungai Progo pada Senin 20 Januari 2020 malam. Saat itu dia bersama tiga rekannya sedang mencari ikan di sungai tersebu. Korban terpeleset ke sungai saat debit air meningkat. Tiga orang berhasil selamat, sementara Hendi hanyut terbawa arus sungai.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengatakan, jasad Hendi pertama kali ditemukan pada Pukul 06.00 WIB oleh saksi Anthuk 45 tahun, warga Ngabean Triharjo. Saat itu, Anthuk sedang mengecek wadong bambu miliknya yang digunakan untuk menangkap ikan di pinggir sungai Progo.

"Saat tengah mengecek alat penangkap ikan miliknya, saksi melihat sesosok mayat tersangkut di pinggir sungai Progo," ucap Pipit di dalam rilis kepada media, Rabu 22 Januari 2020.

Setelah identifikasi, korban dibawa ke Polsek Pandak serta menghubungi keluarga korban.

Pipit mengatakan untuk memastikan apa yang dilihatnya, Anthuk kemudian mendekat. Setelah dipastikan yang dilihat adalah jasad manusia, Anthuk melaporkan ke Polsek Pandak. Jasad tersebut selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR gabungan, dan dibawa ke mobil ambulans milik PMI Bantul untuk diidentifikasi.

"Setelah identifikasi, korban dibawa ke Polsek Pandak serta menghubungi keluarga korban. Di sana, pihak keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Hendi Aris Sunandar," tutur Pipit.

Sementara itu, Kepala Sub sie Operasi Basarnas Yogyakarta Asnawi suroso mengatakan, jasad Hendi ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian. "Kondisi air sungai Progo di saat penemuan jasad korban cukup deras, mengingat wilayah Magelang dan Muntilan diguyur hujan deras dari siang hingga malam hari pada Selasa lalu," katanya.

Asnawi mengatakan setelah korban ditemukan, operasi SAR pencarian dinyatakan dihentikan. Potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. []

Baca Juga:

Berita terkait
Korban Hanyut di Kulon Progo Belum Ditemukan
HAS 15 tahun, warga Kulon Progo hanyut di sungai Progo saat mencari ikan bersama tiga temannya di malam hari. HAS terpeleset dan hanyut.
Underpass di Kulon Progo Tergenang Jadi Kolam Renang
Underpass Kulur di Kulon Progo kerap tergenang karena drainase buruk. Hal ini dimanfaatkan warga untuk mandi dan berenang seperti objek wisata.
Hanyut 11 Hari, Warga Solok Selatan Tewas Tersangkut
Seorang warga Solok Selatan, Sumatera Barat, ditemukan tewas di aliran sungai setelah dilaporkan hilang selama 11 hari.
0
Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta, 1 Mei 2020
Berikut jadwal lengkap imsak, jam salat, dan buka puasa hari ini Jumat 1 Mei 2020, untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya