UNTUK INDONESIA
Underpass di Kulon Progo Tergenang Jadi Kolam Renang
Underpass Kulur di Kulon Progo kerap tergenang karena drainase buruk. Hal ini dimanfaatkan warga untuk mandi dan berenang seperti objek wisata.
Ruas jalan Underpass Kulur yang tergenang air dipasangi papan dilarang melintas. Warga memanfaatkannya untuk mandi dan bereang. (Foto: Tagar/Harun Susanto)

Kulon Progo - Underpass Kulur yang berdekatan dengan Pasar Cikli, di Desa Kulur, Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo, setiap musim hujan dipastikan akan selalu digenangi air. Drainase yang buruk menjadi penyebab air menggenang.

Tidak hanya musim hujan, di saat musim kemarau air juga bisa menggenang. Hal ini terjadi jika ada luapan dari saluran irigasi dari Kalibawang. Di sisi lain lagi, dinding underpass juga acap kali tertembus air rembesan dari sawah yang ada di sekitarnya.

Genangan air di Underpass Kulur ini justru menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga sekitar. Air yang dipandang jernih, dimanfaatkan warga untuk berenang sekedar melepas kepenatan. Padahal di lokasi itu sudah dipasangi papan larangan mandi dan berenang. Warga tidak menghiraukannya.

Pada Minggu 19 Januari 2020, sejumlah warga tampak menikmati sore hari di underpass tersebut. Bahkan warga menganggap underpass ini seperti objek wisata baru. Tidak hanya orang dewasa, beberapa anak tampak berenang dengan riang gembira, memakai ban yang disewa dari seorang tukang tambal ban di dekat lokasi.

Pemilik usaha tambal ban Slamet Riyadi mengatakan air sudah menggenangi underpass Kulur sekitar tiga minggu terakhir. Air tidak hanya berasal dari air hujan saja, namun jug berasal dari mata air di dekat underpass yang masuk ke area.

 Tidak hanya itu, kurang maksimalnya sedotan pompa air mengakibatkan genangan tidak langsung hilang. "Untuk menyedot air dengan tinggi satu meter, pompa harus menyedot selama satu hari," kata Slamet di Kulon Progo, Senin 20 Januari 2020.

Namun ternyata, Slamet cukup jeli memanfaatkan genangan air di underpass tersebut. Dia mampu meraih sedikit rezeki dari genangan air itu. Sekitar tujuh ban disewaka untuk dipakai anak-anak berenang. Sekali sewa, akan dikenaka tarif Rp 2.000 dengan tidak ada batasan waktu. "Saya baru sekitar seminggu ini menyewakan ban," ucapnya.

Slamet sebenarnya menyadari genangan air di underpass tersebut tidak tepat digunakan anak-anak untuk berenang. Alasananya di sekitar lokasi sudah dipasang papan peringatan larangan melintas, apalagi mandi dan berenang. Namun, dari pada membiarkan anak-anak berenang tanpa pengawasan dan pengaman, Slamet memilih menyewakan tujuh ban agar lebih aman saat berenang.

Saya baru sekitar seminggu ini menyewakan ban.

Kepala Desa Kulur, Kapanewon Temon, Adi Nugroho mengatakan, biasanya saat musim hujan akan berakhir Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kulon Progo melakukan penyedotan air. Tujuannya agar jalan di underpass tersebut bisa dilalui warga. "Iya, nanti akan disedot kalau mulai musim kemarau," kata Adi.

Adi menyayangkan kondisi underpass yang seolah menjadi fasilitas musiman. Dia juga menyayangkan underpass hanya bisa dilewati saat musim kemarau. Namun demikian, warga tetap diimbau berhati-hati ketika berenang di sana. "Asal mereka hati-hati dan mereka bahagia," kata Adi.

Sedangkan salah seorang warga Kulur yang sengaja menikmati sore hari di underpass itu, Ika umur 29 tahun, mengatakan genangan air di underpass ini bisa jadi tempat wisata cuma-cuma. "Saya datang bersama anak saya. Sejak awal Januari ini kayaknya, airnya jernih ya," kata Ika. []

Baca Juga:


Berita terkait
Kapan Underpass Kentungan Yogyakarta Beroperasi?
Proyek underpass Kentungan Sleman, Yogyakarta senilai Rp 110 miliar sudah molor pekerjaannya. Kemacetan di Yogyakarta belum terurai.
Kementerian PUPR Rampungkan Underpass Yogyakarta
Kementerian PUPR telah merampungkan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) agar kelancaran liburan akhir tahun baru.
Kementerian PUPR Rampungkan Underpass Yogyakarta
Kementerian PUPR telah merampungkan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) agar kelancaran liburan akhir tahun baru.
0
Racikan Elektoral AHY Mulai Bagus
Direktur Eksekutif Voxpol Center Pusat Penelitian dan Konsultasi, Pangi Syarwi Chaniago menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) semakin matang.