Kena Razia Masker di Tegal, Pemuda Brebes Bawa Pil Koplo

Pemuda asal Brebes kedapatan membawa ratusan butir pil koplo jenis heximer. Ia tepergok bawa pil tersebut saat kena razia masker di Tegal.
Petugas memeriksa Johan, pemuda asal Brebes yang kedapatan membawa ratusan pil koplo saat terjaring operasi masker Kota Tegal, Selasa 6 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - ‎Razia masker yang digelar tim gabungan di Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa, 6 Oktober 2020 mendapati seorang pemuda membawa ratusan pil koplo jenis hexymer. Warga Kabupaten Brebes itu langsung digelandang ke kantor polisi.

Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan tersebut digelar di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, tepatnya di depan kantor kelurahan. Operasi dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri.

‎Dalam operasi itu, petugas bersiaga di pinggir jalan dan menghentikan para pengendara yang tidak memakai masker. Salah satunya adalah seorang pengendara sepeda motor yang memboncengkan dua orang perempuan.

Selain tidak memakai masker, pengendara yang diketahui bernama Johan, 21 tahun, warga Jalan Setiabudi, Kabupaten Brebes itu juga ternyata membawa ratusan butir pil hexymer saat isi tasnya diperiksa.

Awalnya tidak curiga pas dicegat. Tapi setelah lihat dari matanya kaya orang habis makai obat akhirnya digeledah tasnya.

Seorang anggota Satpol PP Kota Tegal, Iskandar mengungkapkan, ‎sebelum dihentikan karena tidak memakai masker, pengendara itu sempat hendak menabrak dirinya.

"Dia boncengan tiga tidak pakai masker, akhirnya saya cegat. Sempat mau nabrak dan jatuh setelah saya tepuk punggungnya. Setelah itu akhirnya dibawa masuk ke dalam kelurahan dan diperiksa. Ternyata bawa pil hexymer," kata dia.

Menurut Iskandar, jumlah pil hexymer yang ditemukan mencapai sekitar 400 butir. Obat keras ini didapati di dalam tas yang ditaruh di jok motor.

"Awalnya tidak curiga pas dicegat. Tapi setelah lihat dari matanya kaya orang habis makai obat akhirnya digeledah tasnya," ujar Iskandar.

Baca juga: 

Sementara itu, ‎Johan mengaku membeli pil hexymer dari seseorang di Jakarta sekitar sebulan yang lalu. Pil yang tergolong obat keras itu rencananya akan dikonsumsi sendiri.

"Saya beli di Jakarta pas mau pulang ke Tegal buat dipakai sendiri. Sudah 1,5 tahun makainya karena doyan, buat penenang," ucapnya.

Setelah didata identitasnya Johan bersama dua perempuan yang membonceng, yakni Am, 21 tahun, dan Wu, 17 tahun, kemudian dibawa ke Polsek Sumurpanggang untuk diperiksa lebih lanjut. [] 

Berita terkait
Dua Pria Gagal Edarkan 5.760 Pil Koplo di Yogyakarta
Polresta Yogyakarta menangkap dua pengedar pil koplo. Keduanya ditangkap di Kota Jogja dan Klaten, Jawa Tengah.
Peredaran Pil Koplo Kalangan Pemuda di Kulon Progo
Tujuh orang ditangkap dalam kasus peredaran pil koplo di Kulon Progo. Mereka mayoritas pemuda, ditangkap hampir bersamaan namun beda kasus.
Pemuda Penyuplai 32 Toples Pil Koplo di Yogyakarta
Penyuplai bandar pil koplo di Yogyakarta ditangkap polisi. Sebanyak 32 toples yang berisi 32.000 butir pil koplo disita.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.